UNHASUNHAS
Hasanuddin Journal of Public HealthHasanuddin Journal of Public HealthLatar Belakang: Penderita diabetes melitus (DM) tipe 2 memiliki risiko lebih tinggi untuk komplikasi kardiovaskular, terutama penyakit jantung koroner (PJK), yang merupakan faktor penyebab morbiditas dan mortalitas yang lebih tinggi. Tujuan: Menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian penyakit jantung koroner pada penderita Diabetes Melitus tipe 2. Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain case control yang dilakukan di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo pada November 2025 - Januari 2026. Sampel penelitian sebanyak 128 responden terdiri atas 64 kelompok kasus dan 64 kelompok kontrol yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan rekam medis, kemudian diolah menggunakan software statistik Jamovi serta dianalisis secara univariat dan multivariat menggunakan uji regresi logistik dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Analisis multivariat menunjukkan bahwa usia, jenis kelamin, lama menderita Diabetes Melitus (DM), dan hereditas Penyakit Jantung Koroner (PJK) berhubungan bermakna dengan kejadian PJK pada penderita DKM tipe 2. Hereditas PJK merupakan faktor risiko paling dominan, dengan peluang 15,3 kali lebih besar mengalami PJK pada penderita DM tipe 2 yang memiliki riwayat keluarga PJK. Sementara itu, hipertensi, riwayat merokok, indeks massa tubuh, dan aktivitas fisik tidak menunjukkan hubungan bermakna. Kesimpulan: Faktor risiko kejadian PJK pada penderita DM tipe 2 meliputi usia ≥55 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan hereditas penyakit jantung koroner. Hereditas PJK merupakan faktor risiko paling dominan dengan peluang 15,3 kali lebih besar mengalami PJK pada penderita DM tipe 2 dengan riwayat keluarga jantung.
Faktor risiko kejadian penyakit jantung koroner (PJK) pada penderita diabetes melitus tipe 2 adalah usia ≥55 tahun, jenis kelamin laki-laki, dan riwayat keluarga PJK.Hereditas PJK merupakan faktor risiko paling dominan dengan peluang 15,3 kali lebih besar mengalami PJK.Penderita DM tipe 2 dengan riwayat keluarga PJK perlu mendapatkan deteksi dini dan pengendalian faktor risiko kardiovaskular secara intensif.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh kadar HbA1c terhadap risiko PJK pada penderita DM tipe 2, serta mempelajari pola makan dan kepatuhan pengobatan sebagai faktor modifikasi. Selain itu, perlu dilakukan studi kohort untuk mengidentifikasi hubungan sebab-akibat antara faktor risiko seperti hereditas dan komplikasi kardiovaskular. Terakhir, penelitian tentang profil lipid dan stres psikologis sebagai faktor risiko tambahan dapat memberikan wawasan lebih komprehensif untuk pencegahan PJK.
- FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUP DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO... doi.org/10.30597/hjph.v7i2.49474FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORONER PADA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUP DR WAHIDIN SUDIROHUSODO doi 10 30597 hjph v7i2 49474
- Faktor Risiko Terjadinya Komplikasi Kronis Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pra Lansia | Amerta Nutrition.... doi.org/10.20473/amnt.v6i3.2022.262-271Faktor Risiko Terjadinya Komplikasi Kronis Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pra Lansia Amerta Nutrition doi 10 20473 amnt v6i3 2022 262 271
- Determinants of Increased Risk Coronary Heart Disease in Posbindu PTM Participants in Jayapura | Miracle... journal.fikes-umw.ac.id/index.php/mjph/article/view/283Determinants of Increased Risk Coronary Heart Disease in Posbindu PTM Participants in Jayapura Miracle journal fikes umw ac index php mjph article view 283
- Hubungan Hipertensi, Kadar Kolesterol Total, dan Kadar LDL Terhadap Penyakit Jantung Koroner Di Poli... doi.org/10.33024/jikk.v11i10.15961Hubungan Hipertensi Kadar Kolesterol Total dan Kadar LDL Terhadap Penyakit Jantung Koroner Di Poli doi 10 33024 jikk v11i10 15961
- Self-reported smoking status and exhaled carbon monoxide in secondary preventive follow-up after coronary... doi.org/10.18332/tpc/191843Self reported smoking status and exhaled carbon monoxide in secondary preventive follow up after coronary doi 10 18332 tpc 191843
| File size | 470.29 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
E GREENATIONE GREENATION Selanjutnya, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Secara ringkas, temuan menunjukkan bahwa baik Gaya Kepemimpinan maupun Pengembangan KarierSelanjutnya, data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Secara ringkas, temuan menunjukkan bahwa baik Gaya Kepemimpinan maupun Pengembangan Karier
E GREENATIONE GREENATION Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kecurangan laporan keuangan menggunakan metode Beneish M-Score. Variabel utama memanfaatkan indikator dariTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kecurangan laporan keuangan menggunakan metode Beneish M-Score. Variabel utama memanfaatkan indikator dari
E GREENATIONE GREENATION Namun, penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang bervariasi mengenai pengaruh gaya kepemimpinan dan sistem insentif terhadap motivasi karyawan, sertaNamun, penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang bervariasi mengenai pengaruh gaya kepemimpinan dan sistem insentif terhadap motivasi karyawan, serta
E GREENATIONE GREENATION Hasil menunjukkan bahwa transformasi bisnis digital memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuanHasil menunjukkan bahwa transformasi bisnis digital memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, sekaligus meningkatkan kemampuan
UNHASUNHAS Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Sebanyak 45,5% remaja putriTeknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil: Sebanyak 45,5% remaja putri
STMIKBINSASTMIKBINSA Penyakit kronis memerlukan pengelolaan yang sistematis, terutama dalam penggunaan obat, untuk mencegah komplikasi serius dan memaksimalkan efektivitasPenyakit kronis memerlukan pengelolaan yang sistematis, terutama dalam penggunaan obat, untuk mencegah komplikasi serius dan memaksimalkan efektivitas
MALAHAYATIMALAHAYATI Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbinduJenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbindu
STIKES ISFISTIKES ISFI Diabetes mellitus adalah penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan karena tidak dapat disembuhkan secara permanen. Kepatuhan terhadap rencanaDiabetes mellitus adalah penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan karena tidak dapat disembuhkan secara permanen. Kepatuhan terhadap rencana
Useful /
ITSCIENCEITSCIENCE Selain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pemberdayaanSelain itu, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai menerapkan kebiasaan hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pemberdayaan
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan penyuluhan kesehatan berhasil meningkatkan pemahaman dan pengetahuan lansia secara signifikan mengenai manajemen hipertensi, khususnya terkaitKegiatan penyuluhan kesehatan berhasil meningkatkan pemahaman dan pengetahuan lansia secara signifikan mengenai manajemen hipertensi, khususnya terkait
E GREENATIONE GREENATION Data penelitian dikumpulkan dengan mendistribusikan kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria pengawas, anggota dewan, dan anggota koperasi aktifData penelitian dikumpulkan dengan mendistribusikan kuesioner kepada responden yang memenuhi kriteria pengawas, anggota dewan, dan anggota koperasi aktif
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Berdasarkan analisis data dari 250 responden pegawai Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional,Berdasarkan analisis data dari 250 responden pegawai Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta, penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional,