PELITABANGSAPELITABANGSA

Jurnal Pelita PengabdianJurnal Pelita Pengabdian

Perkembangan teknologi internet dan media sosial yang semakin pesat telah memberikan perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, termasuk di lingkungan perumahan. Selain memberikan manfaat positif seperti kemudahan komunikasi dan akses informasi, penggunaan media sosial yang tidak bijak juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, penipuan online, kecanduan media sosial, serta menurunnya interaksi sosial di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan media sosial yang bijak dan bertanggung jawab. Program edukasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya penggunaan media sosial secara bijak sebagai upaya pencegahan dampak negatif internet di lingkungan Perumahan RT01/RW017 Desa Sukaragam Kecamatan Serang Baru. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi edukatif mengenai literasi digital, etika bermedia sosial, penyaringan informasi, serta keamanan dalam penggunaan internet. Sasaran kegiatan meliputi remaja, orang tua, dan masyarakat umum agar mampu memahami risiko serta manfaat penggunaan media sosial secara tepat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait penggunaan media sosial yang sehat, kemampuan dalam mengenali informasi palsu, serta meningkatnya kesadaran untuk menjaga etika dan keamanan dalam aktivitas digital. Dengan adanya program edukasi ini, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan media sosial sehingga dapat meminimalkan dampak negatif internet di lingkungan sosial masyarakat.

Program Edukasi Bijak Bermedia Sosial sebagai Upaya Pencegahan Dampak Negatif Internet di Lingkungan Perumahan RT01/RW017 Desa Sukaragam Kecamatan Serang Baru telah dilaksanakan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.Kegiatan edukasi yang dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan simulasi edukatif mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya penggunaan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, masyarakat menjadi lebih memahami dampak positif dan negatif penggunaan internet, pentingnya literasi digital, cara mengenali informasi hoaks, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi di media sosial.Selain itu, peserta juga mulai menyadari pentingnya etika dalam berkomunikasi di dunia digital serta perlunya pengawasan penggunaan internet pada anak dan remaja.Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi digital sangat penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai penggunaan media sosial yang sehat, diharapkan dampak negatif internet seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, penipuan online, dan kecanduan media sosial dapat diminimalkan di lingkungan masyarakat.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan aplikasi digital berbasis AI untuk membantu masyarakat memfilter informasi hoaks secara otomatis. Peneliti juga bisa mengeksplorasi dampak jangka panjang program edukasi ini terhadap perilaku generasi muda dalam menggunakan internet. Selain itu, studi tentang peran tokoh masyarakat atau influencer lokal dalam menyebarkan literasi digital secara lebih efektif bisa menjadi arah penelitian baru. Penelitian juga bisa fokus pada pengembangan metode edukasi yang lebih interaktif, seperti game edukatif atau platform media sosial khusus untuk remaja. Selain itu, penting untuk mengevaluasi efektivitas pengawasan orang tua terhadap penggunaan gadget oleh anak-anak. Penelitian juga bisa mengkaji perbedaan tingkat pemahaman literasi digital antar generasi atau kelompok usia. Selain itu, mempelajari dampak pemberdayaan masyarakat melalui program edukasi ini terhadap partisipasi ekonomi digital di wilayah pedesaan. Peneliti juga bisa mengeksplorasi kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi nirlaba dalam memperluas cakupan program literasi digital. Terakhir, studi tentang pengaruh budaya lokal terhadap penerimaan edukasi literasi digital di masyarakat pedesaan bisa menjadi fokus penelitian lanjutan.

Read online
File size287.35 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test