UNUHAUNUHA

Al-I'tibar : Jurnal Pendidikan IslamAl-I'tibar : Jurnal Pendidikan Islam

Pendidikan Islam multikultural selama ini dipandang sebagai pendekatan strategis dalam membangun toleransi dan keadaban sosial di lingkungan pendidikan. Namun, maraknya kekerasan dan intoleransi di sekolah memunculkan pertanyaan kritis mengenai relevansi dan efektivitas penerapan konsep tersebut dalam praktik pendidikan. Penelitian ini bertujuan merefleksikan secara kritis relevansi pendidikan Islam multikultural di tengah realitas kekerasan dan intoleransi di sekolah, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan melemahnya daya transformasi konsep tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan melalui analisis terhadap literatur ilmiah yang membahas pendidikan Islam multikultural, pendidikan toleransi, serta fenomena kekerasan dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam multikultural masih relevan secara konseptual, namun kerap terjebak dalam formalisme normatif, kegagalan internalisasi nilai, minimnya pemahaman guru, dan lemahnya budaya kelembagaan yang berkeadaban. Kondisi tersebut menyebabkan nilai-nilai multikultural tidak terimplementasi secara efektif dalam praktik pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan Islam multikultural hanya akan tetap relevan apabila direkontekstualisasikan sebagai paradigma etis dan pedagogis yang hidup, terintegrasi dalam pembelajaran, keteladanan guru, serta budaya institusi pendidikan.

Pendidikan Islam multikultural tetap relevan secara konseptual tetapi perlu direkontekstualisasi untuk meningkatkan efektivitas implementasinya.Kegagalan internalisasi nilai dan pemahaman guru menjadi faktor utama yang memperkuat kekerasan dan intoleransi di sekolah.Rekontekstualisasi pendidikan Islam multikultural harus melibatkan perubahan paradigma, peningkatan kapasitas guru, serta pengembangan budaya sekolah yang inklusif dan berkeadaban.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas strategi rekontekstualisasi pendidikan Islam multikultural dalam konteks sekolah inklusif. 2. Studi tentang pengembangan program pelatihan guru untuk meningkatkan pemahaman dan implementasi nilai multikultural. 3. Analisis peran kebijakan kelembagaan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif sebagai upaya pencegahan kekerasan dan intoleransi.

Read online
File size590.36 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test