KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA
Jurnal Riset InformatikaJurnal Riset InformatikaPerkembangan teknologi Computer Vision telah memberikan kontribusi signifikan pada sektor pertanian, khususnya dalam identifikasi tanaman berdasarkan karakteristik visual. Jambu air (Syzygium aqueum) merupakan salah satu komoditas buah yang banyak dibudidayakan di Indonesia; namun, varietas bibitnya seringkali sulit dibedakan secara visual. Metode yang mengandalkan pengamatan manusia cenderung memiliki akurasi rendah, sehingga menyoroti kebutuhan akan sistem identifikasi konvensional yang akurat dan efisien sejak tahap awal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jarak pencitraan terhadap hasil ekstraksi fitur tekstur urat daun menggunakan metode Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) dan untuk memancarkan bagaimana parameter ini mempengaruhi kinerja klasifikasi bibit jambu air menggunakan Backpropagation Artificial Neural Network (ANN). Berbeda dengan studi klasifikasi tanaman GLCM–ANN sebelumnya yang berfokus pada pencahayaan atau variasi spesies, penelitian ini secara sistematis mengungkap jarak pencitraan sebagai faktor kunci dalam mengoptimalkan stabilitas fitur tekstur dan meningkatkan akurasi model. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan lima jarak pencitraan—7 cm, 9 cm, 11 cm, 13 cm, dan 15 cm—dengan 2.500 gambar yang digunakan untuk data pelatihan dan 500 gambar untuk data pengujian. Hasil menunjukkan bahwa jarak pencitraan 13 cm memberikan kinerja terbaik, mencapai akurasi 80%, di mana 80 dari 100 gambar uji diklasifikasikan dengan benar, didukung oleh nilai presisi, recall, dan F1-score yang seimbang yang menunjukkan kinerja klasifikasi yang stabil dan andal.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa jarak pencitraan 13 cm memberikan akurasi tertinggi sebesar 80% dalam mengidentifikasi bibit jambu air menggunakan metode ANN-BP dan GLCM.Hasil ini menunjukkan bahwa jarak pencitraan berpengaruh signifikan terhadap stabilitas fitur tekstur dan akurasi klasifikasi.Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk meningkatkan jumlah jenis bibit jambu air yang dianalisis, serta mengeksplorasi dampak perubahan ukuran pemotongan gambar dan resolusi kamera terhadap akurasi klasifikasi.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada penggunaan teknik pemrosesan citra berbasis deep learning untuk meningkatkan akurasi identifikasi bibit jambu air. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut tentang pengaruh variasi intensitas cahaya dan sudut pengambilan gambar terhadap kualitas fitur tekstur. Terakhir, penelitian juga dapat diperluas ke spesies tanaman lain untuk menguji generalisasi metode ini dalam aplikasi pertanian berbasis komputer vision.
- INFLUENCE OF LEAF IMAGING DISTANCE ON WATER GUAVA CLASSIFICATION USING NEURAL NETWORK WITH GRAY LEVEL... doi.org/10.34288/jri.v8i1.419INFLUENCE OF LEAF IMAGING DISTANCE ON WATER GUAVA CLASSIFICATION USING NEURAL NETWORK WITH GRAY LEVEL doi 10 34288 jri v8i1 419
- Klasifikasi Citra Daun dengan GLCM (Gray Level Co-Occurence) dan K-NN (K-Nearest Neighbor) | MATRIK :... journal.universitasbumigora.ac.id/index.php/matrik/article/view/1572Klasifikasi Citra Daun dengan GLCM Gray Level Co Occurence dan K NN K Nearest Neighbor MATRIK journal universitasbumigora ac index php matrik article view 1572
| File size | 1.41 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat agar hasil prediksi lebih akurat untuk mendukung kebijakanOleh karena itu, diperlukan pengembangan model yang mengintegrasikan faktor perilaku masyarakat agar hasil prediksi lebih akurat untuk mendukung kebijakan
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Hasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor validitas beta testing sebesar 88,19%, sedangkan skor kepraktisan mencapai 95,48% dari guru danHasil validasi menunjukkan bahwa media memperoleh skor validitas beta testing sebesar 88,19%, sedangkan skor kepraktisan mencapai 95,48% dari guru dan
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Penerapan metode FCFS dalam sistem ini mampu menciptakan proses pelayanan yang lebih transparan, adil, dan terstruktur dalam pengelolaan pendaftaran pernikahanPenerapan metode FCFS dalam sistem ini mampu menciptakan proses pelayanan yang lebih transparan, adil, dan terstruktur dalam pengelolaan pendaftaran pernikahan
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Data diperoleh dari informasi pariwisata digital dan tanggapan kuesioner dari 64 responden. Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria objektifData diperoleh dari informasi pariwisata digital dan tanggapan kuesioner dari 64 responden. Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria objektif
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengusulkan pendekatan hibrida yang mengintegrasikan pelabelan otomatis Lexicon-BasedPenelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengusulkan pendekatan hibrida yang mengintegrasikan pelabelan otomatis Lexicon-Based
KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA Model menunjukkan performa luar biasa, mencapai akurasi 99,70% pada data validasi. Evaluasi lebih lanjut mengkonfirmasi ketangguhan ini; model secara sempurnaModel menunjukkan performa luar biasa, mencapai akurasi 99,70% pada data validasi. Evaluasi lebih lanjut mengkonfirmasi ketangguhan ini; model secara sempurna
IAESONLINEIAESONLINE Sistem yang diusulkan dapat dikembangkan dan memungkinkan integrasi dengan berbagai infrastruktur rumah sakit dan modus pencitraan. Model ini menyediakanSistem yang diusulkan dapat dikembangkan dan memungkinkan integrasi dengan berbagai infrastruktur rumah sakit dan modus pencitraan. Model ini menyediakan
AIBPMAIBPM USc merujuk pada lingkungan fisik dan fasilitas yang disediakan oleh universitas. Sementara itu, ISQ berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi sistemUSc merujuk pada lingkungan fisik dan fasilitas yang disediakan oleh universitas. Sementara itu, ISQ berkaitan dengan efektivitas dan efisiensi sistem
Useful /
ITSITS Hubungan kurva beban-pergeseran dalam uji tarik pada model FEM sesuai dengan perilaku tarik material baja, dari zona elastis, melalui zona plastis, hinggaHubungan kurva beban-pergeseran dalam uji tarik pada model FEM sesuai dengan perilaku tarik material baja, dari zona elastis, melalui zona plastis, hingga
ITSITS Suplai kalsium biogenik untuk hidroksiapatit (HAp), komponen inorganik utama tulang manusia, diperoleh dari cangkang kepiting biru yang mengandung 53,70–78%Suplai kalsium biogenik untuk hidroksiapatit (HAp), komponen inorganik utama tulang manusia, diperoleh dari cangkang kepiting biru yang mengandung 53,70–78%
ITSITS Kontrol sudut roll (ɸ) dan pitch (θ) quadcopter menghasilkan parameter PID berikut: Kp = 15, Ki = 0,55, dan Kd = 0,13. Hasil menunjukkan bahwa quadcopterKontrol sudut roll (ɸ) dan pitch (θ) quadcopter menghasilkan parameter PID berikut: Kp = 15, Ki = 0,55, dan Kd = 0,13. Hasil menunjukkan bahwa quadcopter
IAESONLINEIAESONLINE Dengan menggabungkan keunggulan linearitas kelas A dan efisiensi tinggi kelas B, penguat ini mencapai efisiensi penambahan daya (PAE) hingga 70%, menjadikannyaDengan menggabungkan keunggulan linearitas kelas A dan efisiensi tinggi kelas B, penguat ini mencapai efisiensi penambahan daya (PAE) hingga 70%, menjadikannya