KRESNA MEDIAKRESNA MEDIA

Jurnal Riset InformatikaJurnal Riset Informatika

Pariwisata merupakan sektor penting yang mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Di wilayah Semarang, meningkatnya jumlah destinasi wisata memberikan banyak pilihan bagi pengunjung, namun hal ini juga dapat menyulitkan wisatawan dalam menentukan destinasi yang paling sesuai berdasarkan beberapa pertimbangan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pendukung keputusan dalam pemilihan destinasi wisata menggunakan pendekatan pengambilan keputusan multi-kriteria. Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi waktu perjalanan, harga tiket, fasilitas wisata, dan peringkat destinasi. Data diperoleh dari informasi pariwisata digital dan tanggapan kuesioner dari 64 responden. Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria objektif berdasarkan variasi data, sementara metode MARCOS diterapkan untuk mengurutkan alternatif destinasi wisata berdasarkan kedekatan mereka dengan solusi ideal dan anti-ideal. Hasil menunjukkan bahwa Kota Lama adalah destinasi wisata yang paling direkomendasikan dengan skor akhir tertinggi, diikuti oleh Lawang Sewu dan Pagoda Avalokitesvara. Hasil validasi menggunakan analisis korelasi Spearman menghasilkan nilai koefisien 0.9879, menunjukkan kesepakatan yang sangat kuat antara hasil peringkat yang dihasilkan oleh model Entropy–MARCOS dan peringkat preferensi wisatawan. Studi ini berkontribusi dengan mengintegrasikan metode penimbangan dan peringkat objektif menggunakan data pariwisata digital untuk menyediakan pendekatan terstruktur bagi sistem pendukung keputusan pariwisata.

Penelitian ini berhasil mengembangkan sistem pendukung keputusan untuk menentukan destinasi wisata di Semarang dengan menggabungkan metode Entropy dan MARCOS.Metode Entropy digunakan untuk menentukan bobot kriteria secara objektif berdasarkan variasi data, sedangkan metode MARCOS digunakan untuk mengurutkan destinasi berdasarkan kedekatan dengan solusi ideal.Hasil menunjukkan bahwa Kota Lama adalah destinasi yang paling direkomendasikan.Validasi menggunakan korelasi Spearman menunjukkan konsistensi tinggi antara hasil model dan preferensi wisatawan.

Penelitian lanjutan dapat memperluas jumlah responden dengan latar belakang yang lebih beragam untuk meningkatkan representasi preferensi wisatawan. Selain itu, kriteria penilaian dapat dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor seperti ketersediaan transportasi umum atau kapasitas pengunjung di destinasi wisata. Pengembangan aplikasi berbasis mobile juga menjadi rekomendasi untuk memberikan rekomendasi destinasi yang lebih praktis dan real-time.

  1. APPLICATION OF THE ENTROPY–MARCOS METHOD IN A DECISION SUPPORT SYSTEM FOR SELECTING TOURIST DESTINATIONS... ejournal.kresnamediapublisher.com/index.php/jri/article/view/509APPLICATION OF THE ENTROPYAeMARCOS METHOD IN A DECISION SUPPORT SYSTEM FOR SELECTING TOURIST DESTINATIONS ejournal kresnamediapublisher index php jri article view 509
Read online
File size575.87 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test