UnijoyoUnijoyo

Jurnal SimantecJurnal Simantec

Pada artikel ini membahas tentang perbandingan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) untuk klasifikasi citra fundus. Arsitektur CNN yang diujicobakan yaitu AlexNet, Visual Geometry Group (VGG) 16, VGG19, Residual Network (ResNet) 50, ResNet101, GoogleNet, Inception-V3, InceptionResNetV2 dan Squeezenet. Citra ujicoba menggunakan retina untuk mengklasifikasi 2 kelas yaitu normal dan neovaskularisasi. Citra dilakukan preprosesing dengan membaginya menjadi 16 bagian yang sama. Skenario ujicoba menggunakan 2 tahap yaitu, pertama, menggunakan CNN tanpa optimasi tambahan, kedua, CNN menggunakan optimasi Gradient Descent. Hasil ujicoba pada kedua skenario menunjukkan arsitektur terbaik yaitu VGG19 dan VGG16. Ujicoba tahap pertama menghasilkan sensitivitas, spesifisitas dan akurasi yaitu 87,8%, 90,7% dan 89,3%. Untuk ujicoba tahap kedua sensitivitas, spesifisitas dan akurasi yaitu 94,2%, 90,4% dan 92,31%.

Telah dilakukan klasifikasi citra fundus terhadap 2 kelas yaitu normal dan neovaskularisasi.Ujicoba telah dilakukan menggunakan 9 arsitektur CNN diantaranya AlexNet, VGG16, GoogleNet, Inception-V3, ResNet50, ResNet101, InceptionResNet-V2, dan Squeezenet.Tahapan pertama dilakukan klasifikasi menggunakan arsitektur CNN dan SVM.Hasil ujicoba menunjukkan dengan akurasi hingga 89,3% dengan sensitivitas 90,4% dan spesifisitas 88,2% menggunakan arsitektur VGG19.Pada tahapan kedua dilakukan klasifikasi citra fundus menggunakan sembilan arsitektur CNN dengan teknik transfer learning dan metode optimasi gradient descent.Hasil ujicoba menunjukkan akurasi hingga 92,31% dengan sensitivitas 90,7% dan spesifisitas 94% menggunakan arsitektur VGG16.Hal ini menunjukkan bahwa ujicoba optimasi algoritma gradient descent menghasilkan akurasi lebih baik dibandingkan tanpa optimasi.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan arsitektur CNN berdasarkan arsitektur VGG dengan jumlah layer dan parameter yang lebih sederhana namun lebih baik dalam hal akurasi hasil klasifikasi. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pengoptimalan teknik transfer learning untuk meningkatkan efisiensi proses klasifikasi citra fundus. Terakhir, penelitian juga dapat mengeksplorasi kombinasi antara beberapa arsitektur CNN untuk menciptakan model hybrid yang lebih akurat dalam mendeteksi neovaskularisasi pada citra fundus.

Read online
File size529.05 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test