POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3
JKEPJKEPRemaja merupakan generasi penerus bangsa yang rentan terhadap perilaku kesehatan reproduksi menyimpang, yang akan berdampak seperti perkawinan dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ketahanan keluarga dan perilaku kesehatan reproduksi dengan sikap terhadap perkawinan dini pada remaja di SMP Negeri X Parung Panjang. Desain penelitian menggunakan pendekatan analitik observasional kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Sebanyak 285 siswa SMP Negeri X Parung Panjang berpartisipasi dalam penelitian ini. Analisis data univariat menggunakan uji proposi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara ketahanan keluarga dengan sikap terhadap perkawinan dini dengan nilai p (p-value 0,000), serta perilaku kesehatan reproduksi memiliki hubungan dengan sikap terhadap perkawinan dini remaja dengan nilai p (p-value 0,006). Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat berupa layanan kesehatan reproduksi remaja dalam setting sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara ketahanan keluarga dan perilaku kesehatan reproduksi dengan sikap remaja terhadap perkawinan dini.Remaja dengan ketahanan keluarga tinggi memiliki kecenderungan 2,45 kali lebih besar untuk memiliki sikap positif menunda pernikahan dibandingkan remaja dari keluarga dengan ketahanan rendah.Demikian pula, remaja dengan perilaku kesehatan reproduksi baik hampir dua kali lebih mungkin menolak praktik perkawinan dini dibandingkan yang memiliki perilaku buruk.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang pengaruh lingkungan teman sebaya terhadap sikap remaja terhadap perkawinan dini, mengingat interaksi sosial di usia remaja sangat dipengaruhi oleh kelompok pertemanan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana norma sosial dan tekanan budaya lokal di Parung Panjang membentuk persepsi remaja mengenai perkawinan dini, terutama dalam konteks keluarga berpenghasilan rendah yang mungkin melihat pernikahan dini sebagai solusi ekonomi. Ketiga, perlu dikaji efektivitas program edukasi kesehatan reproduksi berbasis sekolah yang melibatkan orang tua secara aktif, untuk melihat apakah pendekatan kolaboratif antara sekolah dan keluarga lebih mampu membentuk pemahaman dan sikap kritis remaja terhadap risiko perkawinan dini. Penelitian lanjutan sebaiknya dirancang secara kualitatif atau mixed methods agar dapat mendalami makna di balik data kuantitatif yang telah diperoleh, serta memperluas cakupan responden dari latar belakang sosial dan lingkungan yang lebih beragam untuk hasil yang lebih komprehensif.
| File size | 324.16 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
HTPHTP Sebanyak 72% subjek memiliki riwayat malaria > 1 kali, dimana episode malaria berhubungan dengan jenis kelamin, perilaku menginap di ladang. Jenis kelaminSebanyak 72% subjek memiliki riwayat malaria > 1 kali, dimana episode malaria berhubungan dengan jenis kelamin, perilaku menginap di ladang. Jenis kelamin
EJURNALILMIAHEJURNALILMIAH Program ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya diversifikasi usaha pertanian serta potensi ekonomi berkelanjutan berbasis pangan lokal. PemanfaatanProgram ini menumbuhkan kesadaran akan pentingnya diversifikasi usaha pertanian serta potensi ekonomi berkelanjutan berbasis pangan lokal. Pemanfaatan
UBAYAUBAYA Diperlukan upaya konkret agar alat‑alat tes psikologi Indonesia terindeks di APA PsycTests® serta artikel‑artikel jurnal Indonesia masuk ke basisDiperlukan upaya konkret agar alat‑alat tes psikologi Indonesia terindeks di APA PsycTests® serta artikel‑artikel jurnal Indonesia masuk ke basis
SALNESIASALNESIA Metode yang digunakan antara lain dengan memberikan edukasi interaktif oleh oftalmologis mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan pengobatan katarak,Metode yang digunakan antara lain dengan memberikan edukasi interaktif oleh oftalmologis mengenai penyebab, gejala, pencegahan, dan pengobatan katarak,
AMIKOMAMIKOM Implementasi Inisiatif Sabuk dan Jalan Hijau (Green Belt and Road Initiative) China mencerminkan perubahan dalam kebijakan luar negerinya untuk mendukungImplementasi Inisiatif Sabuk dan Jalan Hijau (Green Belt and Road Initiative) China mencerminkan perubahan dalam kebijakan luar negerinya untuk mendukung
PROSPECTPUBLISHINGPROSPECTPUBLISHING Dampak perubahan iklim, seperti kenaikan suhu ekstrem dan cuaca yang tidak stabil, memengaruhi sektor pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama.Dampak perubahan iklim, seperti kenaikan suhu ekstrem dan cuaca yang tidak stabil, memengaruhi sektor pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian utama.
UWGMUWGM Hasil: Ditemukan pengaruh kesehatan rumah sakit. Kesimpulan Dalam konteks perubuhan rumah sakit, penerapan Lean Management dapat membawa dampak yang signifikanHasil: Ditemukan pengaruh kesehatan rumah sakit. Kesimpulan Dalam konteks perubuhan rumah sakit, penerapan Lean Management dapat membawa dampak yang signifikan
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Keenam, Rasialisme dan imperialisme. Ketujuh, fasisime memiliki unsur menentang hukum dan ketertiban internasional. Ekonomi fasis memiliki ciri negaraKeenam, Rasialisme dan imperialisme. Ketujuh, fasisime memiliki unsur menentang hukum dan ketertiban internasional. Ekonomi fasis memiliki ciri negara
Useful /
KALBISKALBIS Budaya organisasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, kepuasan kerja dan pengembangan karier tidak memberikanBudaya organisasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Namun, kepuasan kerja dan pengembangan karier tidak memberikan
SALNESIASALNESIA Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Sukakarya, Kabupaten Sukabumi dengan jumlah peserta sebanyak 46 orang ibu rumah tangga. EdukasiKegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Sukakarya, Kabupaten Sukabumi dengan jumlah peserta sebanyak 46 orang ibu rumah tangga. Edukasi
UWGMUWGM Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden berusia 16 tahun (42,4%), pekerjaan ayahnya adalah buruh (87,9%), pekerjaan ibu adalahHasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden berusia 16 tahun (42,4%), pekerjaan ayahnya adalah buruh (87,9%), pekerjaan ibu adalah
UIRUIR Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Riau angkatan 2009 yang berjumlah 85 orang. Metode analisisSubyek penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil Universitas Islam Riau angkatan 2009 yang berjumlah 85 orang. Metode analisis