JPRESSJPRESS

Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu KesehatanJurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan

Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) tetap menjadi beban kesehatan masyarakat utama di Indonesia, yang secara tidak proporsional memengaruhi populasi usia kerja dan secara signifikan mengganggu kualitas hidup pasien di berbagai domain fisik, psikologis, dan sosial. Faktor demografis memainkan peran penting dalam membentuk kualitas hidup terkait kesehatan (HRQoL) pasien; namun, bukti tentang hubungan ini dari lingkungan rumah sakit di Indonesia masih terbatas. Tujuan: Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara faktor demografis (usia, jenis kelamin, pendidikan, dan pekerjaan) dan kualitas hidup di antara pasien tuberkulosis paru yang dirawat di rumah sakit di sebuah rumah sakit daerah di Kalimantan Utara, Indonesia. Metode: Survei analitik potong lintang dilakukan di Bangsal Daisy RSUD Dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor, dari Agustus hingga November 2022. Enam puluh delapan pasien tuberkulosis paru yang dirawat di rumah sakit dipilih menggunakan pengambilan sampel bertujuan berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditentukan. Ukuran sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan margin kesalahan 0,05 (n = N / (1 N·e²)), menghasilkan minimal 63 responden dari populasi referensi sebanyak 82 pasien. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner demografis dan instrumen WHOQoL-BREF yang telah divalidasi secara internasional. Asosiasi bivariat diperiksa menggunakan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Mayoritas responden adalah lansia berusia 46–60 tahun (67,6%), perempuan (52,9%), berpendidikan tinggi (55,9%), bekerja (51,5%), dan melaporkan kualitas hidup yang baik (64,7%). Keempat variabel demografis tersebut secara signifikan berhubungan dengan kualitas hidup: usia (p = 0,001), jenis kelamin (p = 0,032), pendidikan (p = 0,046), dan pekerjaan (p = 0,035). Pasien dewasa sebagian besar melaporkan kualitas hidup yang baik, sedangkan pasien lansia menunjukkan distribusi yang sama antara kualitas hidup yang buruk dan baik. Pasien perempuan menunjukkan kualitas hidup yang lebih baik daripada pasien laki-laki. Pendidikan yang lebih tinggi dan pengangguran masing-masing dikaitkan dengan hasil kualitas hidup yang lebih baik. Kesimpulan: Semua faktor demografis yang diteliti berkorelasi signifikan dengan kualitas hidup di antara pasien TB yang dirawat di rumah sakit. Penyedia layanan kesehatan harus mengintegrasikan penilaian demografis ke dalam perencanaan perawatan TB holistik, dengan perhatian khusus pada pasien lanjut usia dan mereka yang memiliki tingkat pendidikan lebih rendah. Desain studi potong lintang dan pengambilan sampel bertujuan membatasi inferensi kausal dan generalisasi; studi masa depan harus menggunakan pengambilan sampel probabilitas dan model multivariat.

Semua faktor demografis yang diteliti berkorelasi signifikan dengan kualitas hidup pasien TB.Penyedia layanan kesehatan harus mengintegrasikan penilaian demografis dalam perawatan TB.Studi ini memiliki keterbatasan desain potong lintang dan pengambilan sampel bertujuan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak faktor demografis terhadap kualitas hidup pasien TB secara longitudinal untuk memahami perubahan jangka panjang. Selain itu, perlu dilakukan analisis mengenai peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup pasien TB. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk membandingkan efek fase pengobatan (intensif vs. lanjutan) terhadap kualitas hidup pasien TB, serta mengidentifikasi variabel mediasi seperti stigma dan kesadaran kesehatan.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12889-019-6825-yClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12889 019 6825 y
  2. Age patterns in subjective well-being are partially accounted for by psychological and social factors... doi.org/10.1371/journal.pone.0242664Age patterns in subjective well being are partially accounted for by psychological and social factors doi 10 1371 journal pone 0242664
  3. Health-related quality of life among menopausal women: A cross-sectional study from Pokhara, Nepal |... journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0280632Health related quality of life among menopausal women A cross sectional study from Pokhara Nepal journals plos plosone article id 10 1371 journal pone 0280632
Read online
File size329.94 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test