UNNESUNNES
Journal of Social and Industrial PsychologyJournal of Social and Industrial PsychologyIklan merupakan salah satu media untuk meningkatkan kesadaran akan merek (brand awareness). Iklan perguruan tinggi yang menarik dapat meningkatkan brand awareness atau kesadaran merek pada subjek yang mengamati. Iklan perguruan tinggi diharapkan mampu memunculkan brand awareness pada subjek yang melihat bahkan membacanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tingkatan brand awareness subjek pada iklan perguruan tinggi yang diamati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek pada penelitian ini berjumlah 21 siswa SMA kelas 3. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Brand awareness diukur dengan menggunakan angket brand awareness. Hasil penelitian menunjukkan variabel brand awareness iklan perguruan tinggi dilihat dari segi desain iklan menunjukan hasil sebesar 63,10% masuk dalam tingkatan brand recall dan untuk segi isi pesan iklan menunjukkan hasil 75,71% masuk dalam tingkatan brand recall. Sedangkan brand awareness secara keseluruhan pada siswa SMA kelas 3 masuk dalam tingkatan brand recall (pengingatan kembali terhadap merek) dengan persentase sebesar 72,11%. Dari hasil diatas menunjukan tingkatan brand awareness pada iklan perguruan tinggi.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat tingkat keefektifan iklan perguruan tinggi dilihat dari dua komponen iklan, yaitu desain iklan dan isi pesan iklan terhadap brand awareness.Pada komponen desain iklan, brand awareness siswa kelas 3 di SMAN 1 Bae Kudus masuk pada tingkatan brand recall, yaitu pengingatan kembali terhadap merek tanpa bantuan.Demikian pula pada komponen isi pesan iklan, brand awareness siswa kelas 3 di SMAN 1 Bae Kudus juga masuk pada tingkatan brand recall.Dengan demikian, secara keseluruhan, brand awareness pada siswa kelas 3 di SMA Negeri 1 Bae Kudus berada pada tingkatan brand recall.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan subjek penelitian, tidak hanya pada siswa kelas 3 SMA Negeri 1 Bae Kudus, tetapi juga pada siswa dari sekolah lain atau bahkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitas iklan perguruan tinggi. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi brand awareness terhadap perguruan tinggi, seperti pengaruh media sosial, testimoni dari alumni, atau reputasi perguruan tinggi di mata masyarakat. Ketiga, penelitian dapat berfokus pada perbandingan efektivitas berbagai jenis iklan perguruan tinggi, misalnya iklan cetak, iklan televisi, iklan radio, atau iklan online, untuk mengetahui jenis iklan mana yang paling efektif dalam meningkatkan brand awareness. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan strategi pemasaran perguruan tinggi yang lebih efektif dan efisien, serta membantu perguruan tinggi untuk meningkatkan citra dan daya tariknya di mata calon mahasiswa.
| File size | 231.93 KB |
| Pages | 5 |
| DMCA | Report |
Related /
UNNESUNNES Teknik sampling yang digunakan adalah sampling insidental, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang yang secara kebetulan atauTeknik sampling yang digunakan adalah sampling insidental, yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan kebetulan, siapa saja yang yang secara kebetulan atau
STIESTEKOMSTIESTEKOM Hasil uji F menunjukkan bahwa pendidikan technopreneurship dan dukungan keluarga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha,Hasil uji F menunjukkan bahwa pendidikan technopreneurship dan dukungan keluarga secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap niat berwirausaha,
STIESTEKOMSTIESTEKOM Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan elektronik, reputasi lembaga, kepercayaan pengguna dan electronic word of mouth secaraBerdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa kualitas pelayanan elektronik, reputasi lembaga, kepercayaan pengguna dan electronic word of mouth secara
STIKESEUBSTIKESEUB Sebelum intervensi, sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang cukup, namun setelah diberikan pendidikan kesehatan, seluruh siswa menunjukkan pengetahuanSebelum intervensi, sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang cukup, namun setelah diberikan pendidikan kesehatan, seluruh siswa menunjukkan pengetahuan
UYPUYP The material provided in community service activities is the introduction of IoT, the basic electronic components, the introduction of Arduino, the applicationThe material provided in community service activities is the introduction of IoT, the basic electronic components, the introduction of Arduino, the application
UNNESUNNES Hasil uji hipotesis menunjukan nilai signifikansi sebesar Sign 0,008. Oleh karena Sign < α 0,05 maka hipotesis yag berbunyi “Ada Perbedaan pada PerilakuHasil uji hipotesis menunjukan nilai signifikansi sebesar Sign 0,008. Oleh karena Sign < α 0,05 maka hipotesis yag berbunyi “Ada Perbedaan pada Perilaku
UNNESUNNES Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat resistance to change pada perubahan peraturan di PT. Mitra Sentosa Plastik Industri Semarang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat resistance to change pada perubahan peraturan di PT. Mitra Sentosa Plastik Industri Semarang.
UNNESUNNES Subjek A pernah mendapatkan intimidasi ketika menolak tawaran gratifikasi yang diberikan oleh pihak yang berperkara. Subjek B mengungkapkan bahwa gratifikasiSubjek A pernah mendapatkan intimidasi ketika menolak tawaran gratifikasi yang diberikan oleh pihak yang berperkara. Subjek B mengungkapkan bahwa gratifikasi
Useful /
STIESTEKOMSTIESTEKOM Latar belakang studi ini didorong oleh meningkatnya kompetisi dalam industri sepatu lokal serta pergeseran perilaku konsumen yang kini tidak hanya menilaiLatar belakang studi ini didorong oleh meningkatnya kompetisi dalam industri sepatu lokal serta pergeseran perilaku konsumen yang kini tidak hanya menilai
STIESTEKOMSTIESTEKOM Menghadapi tantangan industri yang semakin kompleks, perusahaan perlu mengelola sumber daya manusia secara efektif untuk menjaga daya saing. Work-lifeMenghadapi tantangan industri yang semakin kompleks, perusahaan perlu mengelola sumber daya manusia secara efektif untuk menjaga daya saing. Work-life
STIKESEUBSTIKESEUB Kesiapsiagaan adalah paradigma baru dalam penanggulangan bencana yang berfokus pada pengurangan risiko. Tujuan: Menentukan hubungan antara pengetahuanKesiapsiagaan adalah paradigma baru dalam penanggulangan bencana yang berfokus pada pengurangan risiko. Tujuan: Menentukan hubungan antara pengetahuan
STIKESEUBSTIKESEUB Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 99 siswi kelas VII. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, timbangan, dan staturPenelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dilakukan pada 99 siswi kelas VII. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, timbangan, dan statur