UNIGOUNIGO

Gorontalo Accounting JournalGorontalo Accounting Journal

Perkembangan Artificial Intelligence telah membawa perubahan signifikan dalam praktik audit, khususnya dalam meningkatkan kualitas audit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi AI, manajemen risiko, dan tata kelola terhadap kualitas audit. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 auditor di Jawa Timur yang telah menerapkan sistem audit berbasis AI, dengan teknik purposive sampling dan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi AI, manajemen risiko, dan tata kelola berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas audit. Temuan ini mengindikasikan bahwa AI mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kemampuan analitis auditor dalam mengidentifikasi risiko. Namun, efektivitasnya bergantung pada kesiapan organisasi, kualitas data, dan penguatan kompetensi auditor, manajemen risiko, tata kelola, serta kapabilitas profesional auditor.

Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Artificial Intelligence (AI) dalam proses audit memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kualitas audit.Efektivitas AI ditingkatkan dengan dukungan manajemen risiko yang kuat dan tata kelola yang robust, sehingga memungkinkan audit menjadi lebih efisien, akurat, dan responsif terhadap dinamika risiko.Oleh karena itu, AI dapat dianggap sebagai instrumen strategis dalam mengubah praktik audit modern.Regulator disarankan untuk menyusun kebijakan yang mendorong adopsi AI secara bertanggung jawab dalam praktik audit.Organisasi dan auditor sebaiknya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperkuat manajemen risiko, serta menerapkan tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab untuk memaksimalkan manfaat AI.Penelitian masa depan disarankan untuk memperluas cakupan geografis dan menerapkan pendekatan longitudinal serta metode campuran untuk mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif mengenai implementasi AI dalam audit.

1) Penelitian lanjutan dapat fokus pada studi komparatif implementasi AI di negara berkembang dengan lingkungan regulasi yang berbeda untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi adopsi teknologi ini. 2) Pendekatan longitudinal dapat digunakan untuk mengevaluasi perubahan dinamika penggunaan AI dalam audit seiring waktu, termasuk dampak jangka panjang terhadap kualitas audit dan efisiensi operasional. 3) Penelitian campuran (mixed-methods) yang menggabungkan data kuantitatif dan kualitatif dapat memberikan wawasan lebih mendalam mengenai tantangan etis, kebijakan, dan kompetensi auditor dalam mengelola AI secara optimal.

  1. The Impact of Artificial Intelligence on Financial Auditing and Fraud Detection on Commercial Banks in... doi.org/10.47772/IJRISS.2025.914MG00158The Impact of Artificial Intelligence on Financial Auditing and Fraud Detection on Commercial Banks in doi 10 47772 IJRISS 2025 914MG00158
  2. Effectiveness and Reliability of Artificial Intelligence in Fraud Detection: A Mixed-Method Study on... jmi.stekom.ac.id/index.php/jmi/article/view/168Effectiveness and Reliability of Artificial Intelligence in Fraud Detection A Mixed Method Study on jmi stekom ac index php jmi article view 168
  3. Book Review Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches... ccsenet.org/journal/index.php/elt/article/view/0/39044Book Review Creswell J W 2014 Research Design Qualitative Quantitative and Mixed Methods Approaches ccsenet journal index php elt article view 0 39044
Read online
File size320.04 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test