UIGMUIGM

BIO PALEMBANICABIO PALEMBANICA

The Javan Plover Anarhynchus javanicus is a range-restricted shorebird endemic to the Indonesian archipelago. While long considered resident in Java and nearby islands, its status on the island of Flores has remained poorly understood, with no previously documented breeding records. In March and April 2025, we conducted targeted field surveys in the Labuan Bajo region of western Flores to search for potential breeding activity. Two active nests were located with a minimum population of five territorial pairs at Sawah Kaca Mese, 6 km south of Labuan Bajo. This constitutes the first confirmed evidence of breeding by A. javanicus on Flores. These observations underscore the need for further surveys across Flores to reassess the species distribution, population size and breeding status.

Pengamatan yang disajikan dalam penelitian ini mengonfirmasi bahwa A.javanicus merupakan burung pantai penghuni yang berkembang biak di wilayah Labuan Bajo, dan, sejauh yang kami ketahui, merupakan bukti pertama yang didokumentasikan dari perkembangbiakan spesies ini di pulau Flores.Penelitian lapangan kami bertepatan dengan musim berkembang biak lokal, berbeda dengan waktu kunjungan sebelumnya oleh ornitolog yang dilakukan pada waktu yang berbeda sepanjang tahun.Meskipun ada upaya pencarian yang terfokus selama lima hari penuh di lapangan, kami gagal menemukan A.javanicus di tempat lain di lokasi yang sebelumnya tercatat secara teratur.Kami berhipotesis bahwa populasi lokal mungkin berkumpul di area Sawah Kaca Mese selama musim berkembang biak, tertarik oleh ketersediaan habitat yang luas dan tidak terganggu.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti kesenjangan data mengenai status perkembangbiakan Javan Plover di Flores, serta metode survei yang digunakan, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan survei lebih lanjut di seluruh pulau Flores, khususnya di wilayah pantai barat laut dan tengah yang memiliki potensi habitat serupa dengan Sawah Kaca Mese, untuk mengidentifikasi populasi Javan Plover yang mungkin terdistribusi secara sporadis. Kedua, penelitian ekologi reproduksi yang lebih mendalam, termasuk analisis faktor-faktor lingkungan yang memengaruhi keberhasilan penetasan dan pertumbuhan anak burung, dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika populasi. Ketiga, studi tentang pola migrasi dan pergerakan Javan Plover antara pulau-pulau di Nusa Tenggara dapat membantu mengidentifikasi koridor penting dan area tempat burung-burung ini melakukan persinggahan selama musim migrasi, sehingga memungkinkan pengembangan strategi konservasi yang lebih efektif. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh gambaran yang lebih lengkap tentang ekologi dan status konservasi Javan Plover di Flores dan wilayah sekitarnya, serta berkontribusi pada upaya perlindungan spesies yang rentan ini.

  1. One moment, please.... one moment please wait request verified waderstudygroup.org/article/12113One moment please one moment please wait request verified waderstudygroup article 12113
Read online
File size634.12 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test