UNIGOUNIGO

Gorontalo Accounting JournalGorontalo Accounting Journal

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis faktor makro ekonomi seperti Inflasi, nilai tukar dan sertifikat bank Indonesia Syariah terhadap Nilai Aktiva Bersih (NAB). Sumber data di peroleh dari OJK dan BI dengan 5 tahun pengamatan, Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling, yaitu dengan menggunakan sampling jenuh dengan total sampel 60 data. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda dan uji hipotesis. Dengan menggunakan program Statistical Package for the Social Science (SPSS) versi 22.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa inflasi tidak berpengaruh terhadap nilai aktiva bersih, sedang nilai tukar dan SBIS secara parsial berpengaruh terhadap nilai aktiva bersih. Secara simultan inflasi, nilai tukar dan SBIS berpengaruh terhadap nilai aktiva bersih. Nilai aktiva bersih (NAB) menjadi penilalian penting dalam reksa dana, karena nilai aktiva bersih merupakan salah satu tolak ukur dalam memantau kinerja reksa dana, reksa dana maka meningkatnya nilai aktiva bersih mengindikasikan penyertaan mengalami peningkatan, begitu pula sebaliknya menurunnya nilai aktiva bersih reksa dana mengindikasikan saham/unit penyertaan mengalami penurunan.

Inflasi secara parsial tidak berpengaruh terhadap nilai aktiva bersih reksa dana syariah karena tingkat inflasi kurang dari 10% pertahunnya.Nilai tukar rupiah secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai aktiva bersih reksa dana syariah akibat penguatan kurs rupiah pada tahun 2019.Sertifikat bank Indonesia syariah (SBIS) secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai aktiva bersih reksa dana syariah karena turunnya tingkat SBIS memengaruhi iklim investasi di pasar modal.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak mata uang digital terhadap nilai aktiva bersih reksa dana syariah, serta analisis peran kebijakan pemerintah dalam mengatur stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh tren ekonomi global terhadap kinerja reksa dana syariah. Saran lainnya adalah menginvestigasi hubungan antara tingkat pendapatan masyarakat dan kepercayaan investor terhadap reksa dana syariah dalam konteks perubahan ekonomi makro.

  1. Determinants of Net Asset Value of Islamic Mutual Funds in Indonesia | Septiana | Al-Amwal : Jurnal Ekonomi... syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/amwal/article/view/5443Determinants of Net Asset Value of Islamic Mutual Funds in Indonesia Septiana Al Amwal Jurnal Ekonomi syekhnurjati ac jurnal index php amwal article view 5443
  2. Determinan Makro Ekonomi Yang Mempengaruhi Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah | Gorontalo Accounting... doi.org/10.32662/gaj.v4i2.1681Determinan Makro Ekonomi Yang Mempengaruhi Nilai Aktiva Bersih Reksadana Syariah Gorontalo Accounting doi 10 32662 gaj v4i2 1681
  3. PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR RUPIAH, BI RATE TERHADAP NILAI AKTIVA BERSIH REKSA DANA TERPROTEKSI SYARIAH... e-journal.unair.ac.id/JESTT/article/view/15067PENGARUH INFLASI NILAI TUKAR RUPIAH BI RATE TERHADAP NILAI AKTIVA BERSIH REKSA DANA TERPROTEKSI SYARIAH e journal unair ac JESTT article view 15067
Read online
File size418.8 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test