JMHSAJMHSA

Journal of Midwifery and Health Science of Sultan AgungJournal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung

Stunting masih menjadi permasalahan gizi di Indonesia. Stunting merupakan penggambaran dari status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan. Indonesia tahun 2019 menunjukkan prevalensi stunting sebesar 27,67%. Pada tahun 2020 Kota Kediri menempati urutan pertama di Jawa Timur dengan angka stunting 23%. Salah satu faktor yang memengaruhi diantaranya status gizi ibu selama kehamilan yang memperhatikan IMT ibu sebelum hamil dan kemudian dengan melihat BB terakhir pada trimester III ibu selama hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita 24–59 bulan dari ibu yang menikah usia dini di Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Pada hasil penelitian ibu yang menikah usia dini dengan kejadian stunting melalui status gizi ibu saat hamil yang memiliki pengaruh signifikan dengan nilai p=0,045 (sig<0,05).Oleh karena itu pihak terkait misal dinas kesehatan hendaknya terus meningkatkan upaya pemberian pendidikan kesehatan berupa penyuluhan bagi ibu hamil mengenai gizi seimbang pada masa kehamilan.Ibu hamil hendaknya lebih meningkatkan kesadaran dalam melakukan pemeriksaan kehamilan secara aktif di posyandu atau puskesmas paling sedikit empat kali selama kehamilan.Serta diharapkan agar dibentuk pelayanan kesehatan peduli remaja dan pemantauan balita terpadu untuk mengurangi resiko kejadian pernikahan dini dan gangguan tumbuh kembang balita.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang lebih mendalam tentang pengaruh status gizi ibu hamil pada kejadian stunting. Penelitian ini dapat fokus pada faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi, seperti kondisi kesehatan ibu sebelum dan selama kehamilan, serta faktor-faktor genetik. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi intervensi yang efektif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil dan mengurangi kejadian stunting pada bayi. Studi ini dapat mencakup intervensi edukasi, dukungan nutrisi, dan pemantauan kesehatan ibu dan bayi secara terpadu. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan sumbangsih yang lebih besar dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu dan bayi.

Read online
File size237.27 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test