STIKESWILLIAMBOOTHSTIKESWILLIAMBOOTH

KebKeb

Latar Belakang: Produksi ASI dapat meningkat atau menurun tergantung stimulasi pada kelenjar payudara. Beberapa faktor yang mempengaruhi produksi ASI diantaranya frekuensi penyusuan, berat lahir, usia kehamilan saat melahirkan, stres dan penyakit akut, konsumsi alkohol, konsumsi rokok, pil kontrasepsi, pola makan ibu, dukungan suami dan keluarga, perawatan payudara, jenis persalinan, dan rawat gabung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola makan dan pola istirahat dengan produksi ASI pada ibu menyusui. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang menyusui berjumlah 75 orang. Teknik pengambilan subjek menggunakan total sampling sebanyak 75 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan kuesioner yang disusun untuk mengukur variabel pola makan, pola istirahat dan produksi ASI. Analisa data penelitian adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian menjelaskan bahwa terdapat hubungan pola makan (p=0,000) dan pola istirahat (p=0,013) dengan produksi ASI pada ibu menyusui. Diskusi: Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan pola makan (p=0,000) dan pola istirahat (p=0,013) dengan produksi ASI pada ibu menyusui.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dan produksi ASI pada ibu menyusui.Selain itu, terdapat pula hubungan yang signifikan antara pola istirahat dan produksi ASI pada ibu menyusui.Dengan demikian, pola makan dan pola istirahat merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan untuk mendukung produksi ASI yang optimal.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam untuk memperkuat generalisasi temuan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi ibu menyusui mengenai pola makan, pola istirahat, dan produksi ASI. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program peningkatan pola makan dan pola istirahat terhadap peningkatan produksi ASI. Penelitian ini dapat dilakukan dengan memberikan edukasi gizi dan manajemen waktu kepada ibu menyusui, serta memantau dampaknya terhadap volume dan kualitas ASI yang dihasilkan. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran faktor-faktor lain seperti dukungan sosial, tingkat stres, dan kondisi kesehatan ibu terhadap produksi ASI, sehingga dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan menyusui.

  1. HUBUNGAN PENGETAHUAN STATUS GIZI, POLA MAKAN DAN PANTANGAN MAKANAN DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/4411HUBUNGAN PENGETAHUAN STATUS GIZI POLA MAKAN DAN PANTANGAN MAKANAN DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA ejurnalmalahayati ac index php kebidanan article view 4411
  2. FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUKSI AIR SUSU IBU (ASI) PADA IBU MENYUSUI | DELVINA | Human Care Journal.... doi.org/10.32883/hcj.v7i1.1618FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUKSI AIR SUSU IBU ASI PADA IBU MENYUSUI DELVINA Human Care Journal doi 10 32883 hcj v7i1 1618
  3. Hubungan Frekuensi Makan dan Pola Istirahat dengan Produksi Asi pada Ibu Nifas | Jurnal Kebidanan Harapan... doi.org/10.37402/jurbidhip.vol7.iss2.96Hubungan Frekuensi Makan dan Pola Istirahat dengan Produksi Asi pada Ibu Nifas Jurnal Kebidanan Harapan doi 10 37402 jurbidhip vol7 iss2 96
Read online
File size176.85 KB
Pages29
DMCAReport

Related /

ads-block-test