POLTEKKESBENGKULUPOLTEKKESBENGKULU

JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATANJURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible dimana kemampuan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan dan elektrolit sehingga menjadi uremia. Kepatuhan menjalani pembatasan asupan cairan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan, karena jika pasien tidak patuh akan menyebabkan terjadinya penumpukan zat-zat berbahaya dari tubuh, dan akan mempunyai dampak buruk terhadap kualitas hidup. Perilaku dalam kepatuhan diit cairan pada pasien gagal ginjal kronik merupakan suatu hal yang spesifik dan berbeda antara individu yang satu dengan yang lainnya. Ketidakpatuhan dapat menyebabkan memperburuknya masalah kesehatan yang sedang diderita oleh pasien. Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien Chronic Kidney Disease di rumah sakit harapan dan doa kota bengkulu dengan media kalender kepatuhan. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Total sampel pada penelitian ini 48 orang terbagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 24 orang dan kelompok kontrol sebanyak 24 orang. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Uji statistic menggunakan mann-whitney pada kepatuhan pembatasan intake cairan diapatkan p value 0,033 (p value ≤ α 0,05) dapat diartikan bahwa ada perbedaan rata-rata kepatuhan pembatasan intake cairan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Sehingga dapat di simpulkan ada pengaruh terhadap kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien Chronic Kidney Disease di RSHD Kota Bengkulu.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pengaruh pengaruh edukasi terhadap kepatuhan pembatasan cairan pada pasiencronic kidney disease, maka didapatkan.Rata-rata usia responden pada kelompok intervensi 49.Jenis kelamin Pada kelompok intervensi maupun kontrol banyak dijumpai berjenis kelamin laki-laki.Pendidikan responden pada kelompok intervensi dan kontrol tamatan SMA dengan pekerjaan wiraswasta.Rata-rata nilai kepatuhan pembatasan intake cairan pada kelompok intervensi sebelum dilakukan intervensi yaitu 28.38, sedangkan pada kelompok kontrol rata-rata nilai RHDS sebelum dilakukan intervensi yaitu 28.Terdapat perbedaan rata-rata nilai kepatuhan pembatasan intake cairan sebelum dan setelah dilakukan intervensi pada kedua kelompok (p = 0.000) sehingga ada Pengaruh Edukasi Terhadap Kepatuhan Pembatasan Intake Cairan Pada Pasien Chronic Kidney Disease (p = 0.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas edukasi dalam meningkatkan kepatuhan pembatasan intake cairan pada pasien Chronic Kidney Disease. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien dalam pembatasan intake cairan, seperti usia, pendidikan, dan motivasi. Ketiga, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pembatasan intake cairan.

Read online
File size259.38 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test