MAHARDIKAMAHARDIKA

Jurnal Kesehatan MahardikaJurnal Kesehatan Mahardika

Pandemi covid-19 saat ini menjadi masalah serius dunia dengan jumlah kasus yang selalu meningkat setiap harinya, sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan-kegiatan diluar rumah harus mematuhi protokol kesehatan yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, karena adanya kebijakan tersebut masyarakat menjadi panik dan cemas secara fisik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana . Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini yaitu masyarakat Desa Gembongan Mekar, sampel pada penelitian ini sebanyak 88 responden dan Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu menggunakan purposive sampling instrumen yang digunakan yaitu berupa lembar kuesioner, serta analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian ini terdapat hubungan strategi koping masyarakat desa gembongan mekar dalam kepatuhan menjalankan protokol kesehatan selama pandemi covid 19. Hasil uji rank spearman P Value < α dan r < 1. Pada penelitian ini disajikan sebagai program penyediaan poster atau pamflet sebagai informasi tentang strategi koping dalam kepatuhan menjalankan protokol kesehatan selama pandemi covid 19 guna mencegah dan mengurangi penularan covid 19.

Terdapat hubungan antara strategi koping dengan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan selama pandemi covid-19 di Desa Gembongan Mekar, dengan nilai p = 0,001 dan koefisien korelasi r = 0,355.Hubungan tersebut bersifat positif dan lemah, yang berarti semakin positif strategi koping yang digunakan, semakin tinggi pula kepatuhan terhadap protokol kesehatan.Dengan demikian, strategi koping yang adaptif dapat mendukung kepatuhan masyarakat dalam mencegah penularan covid-19.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis kelamin dan usia terhadap efektivitas strategi koping dalam mendukung kepatuhan protokol kesehatan di komunitas pedesaan, mengingat dalam penelitian ini mayoritas responden adalah perempuan usia muda. Kedua, penting untuk mengeksplorasi penggunaan media informasi lokal, seperti poster dan pamflet, dalam memperkuat pemahaman masyarakat tentang strategi koping positif, serta bagaimana penyampaian pesan tersebut dapat disesuaikan dengan tingkat pendidikan penduduk setempat. Ketiga, perlu dikaji penerapan intervensi psikososial berbasis komunitas, seperti konseling kelompok atau pendampingan oleh kader kesehatan, untuk melihat apakah pendekatan ini dapat meningkatkan koping adaptif dan pada akhirnya mendorong kepatuhan jangka panjang terhadap protokol kesehatan selama masa pandemi dan krisis kesehatan lainnya.

  1. PERAN PROBLEM FOCUSED COPING DAN KONSEP DIRI TERHADAP PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA AKHIR YANG MENJADI... doi.org/10.24843/jpu.2018.v05.i01.p04PERAN PROBLEM FOCUSED COPING DAN KONSEP DIRI TERHADAP PENYESUAIAN DIRI PADA REMAJA AKHIR YANG MENJADI doi 10 24843 jpu 2018 v05 i01 p04
Read online
File size172.68 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test