MALAHAYATIMALAHAYATI
Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia KesmasRhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal merupakan bentuk rhinosinusitis kronis unilateral yang relatif jarang, berasal dari mukosa sinus maksilaris dan umumnya mengenai anak-anak serta dewasa muda. Kondisi ini ditandai oleh inflamasi kronik lokal yang menyebabkan gangguan ventilasi dan drainase sinus, sehingga sering bersifat refrakter terhadap terapi medikamentosa. Dilaporkan kasus seorang perempuan berusia 23 tahun dengan keluhan obstruksi hidung kanan progresif sejak ±6 bulan, disertai rinorea purulent, nyeri wajah, post-nasal drip, dan penurunan fungsi penciuman. Pemeriksaan rhinoskopi anterior menunjukkan polip pada meatus media dextra, sedangkan CT-scan sinus paranasal memperlihatkan gambaran pansinusitis kanan dengan kecurigaan polip antrokoanal yang berasal dari sinus maksilaris. Pasien didiagnosis sebagai rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal dextra yang tidak responsif terhadap terapi konservatif dan selanjutnya menjalani tindakan operatif dengan prosedur Caldwell-Luc.
Rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal merupakan bentuk rhinosinusitis kronis unilateral yang relatif jarang dan umumnya berasal dari mukosa sinus maksilaris.Pada laporan kasus ini, seorang perempuan berusia 23 tahun menunjukkan gambaran klinis khas berupa obstruksi hidung kanan kronik, rinorea purulent, nyeri wajah, dan gangguan penciuman yang berlangsung lebih dari 12 minggu, disertai temuan objektif berupa polip antrokoanal dextra dan pada pemeriksaan CT-scan sinus paranasal.Tidak ditemukan bukti klinis maupun radiologis yang mengarah pada etiologi penyebab odontogenik, sehingga disimpulkan bahwa penyakit ini bersifat inflamasi kronik rhinogenik akibat gangguan ventilasi dan drainase sinus.Kondisi ini bersifat lokal, non-tipe 2 dan refrakter terhadap terapi medikamentosa, sehingga tatalaksana operatif menjadi pilihan terapi definitif.Pasien dikategorikan sebagai rhinosinusitis kronis refrakter terhadap terapi medikamentosa, sehingga tatalaksana operatif menjadi pilihan rasional.Prosedur Caldwell-Luc dipilih karena keterlibatan dominan sinus maksilaris dan sifat unilateral penyakit, dengan tujuan eliminasi jaringan patologis dan perbaikan drainase sinus.Patofisiologi utama pada pasien ini bersifat lokal, ditandai oleh gangguan ventilasi dan drainase akibat inflamasi kronik yang menyebabkan edema mukosa dan pembentukan lesi polipoid soliter, tanpa dominasi inflamasi tipe 2 sistemik.Dengan tatalaksana yang tepat dan terapi pascaoperasi yang adekuat, prognosis baik, meskipun pemantauan jangka panjang tetap diperlukan untuk mencegah kekambuhan.
Untuk pasien dengan obstruksi hidung unilateral kronik, diperlukan evaluasi diagnostik komprehensif untuk menegakkan diagnosis secara tepat dan menyingkirkan penyebab sinonasal unilateral lainnya. Polip antrokoanal yang refrakter terhadap terapi medikamentosa memerlukan tatalaksana definitif, dengan pemilihan teknik operasi yang disesuaikan dengan karakteristik lesi. Terapi pascaoperasi dan kontrol berkala untuk mencegah kekambuhan. Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan teknik operasi yang lebih efektif untuk menangani polip antrokoanal, serta studi komparatif antara berbagai pendekatan bedah untuk menentukan pilihan terbaik berdasarkan karakteristik lesi dan keterlibatan sinus. Selain itu, penelitian tentang faktor risiko dan pencegahan kekambuhan rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal dapat memberikan sumbangsih signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup pasien.
| File size | 1.13 MB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
YARSIYARSI Asam urat merupakan produksi akhir yang dikeluarkan melalui urin, tetapi lebih dari 70% dikeluarkan melalui ginjal. Seseorang dikatakan mengalami peningkatanAsam urat merupakan produksi akhir yang dikeluarkan melalui urin, tetapi lebih dari 70% dikeluarkan melalui ginjal. Seseorang dikatakan mengalami peningkatan
WIDYATAMAWIDYATAMA Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa fitur glukosa dan indeks massa tubuh (BMI) memiliki pengaruh paling signifikan terhadap ketepatan prediksi. KontribusiTemuan penelitian mengonfirmasi bahwa fitur glukosa dan indeks massa tubuh (BMI) memiliki pengaruh paling signifikan terhadap ketepatan prediksi. Kontribusi
UNDIPUNDIP Selain itu, penelitian mengalami tantangan dalam menangkap konteks lokal dan faktor budaya yang rumit yang dapat mempengaruhi implementasi dan efektivitasSelain itu, penelitian mengalami tantangan dalam menangkap konteks lokal dan faktor budaya yang rumit yang dapat mempengaruhi implementasi dan efektivitas
MITRAHUSADAMITRAHUSADA Hasil: Sebanyak 60 responden dianalisis, dengan 41 pasien (68,3%) memiliki riwayat menarke dini. Derajat skoliosis terdiri atas ringan 18 pasien (30,0%),Hasil: Sebanyak 60 responden dianalisis, dengan 41 pasien (68,3%) memiliki riwayat menarke dini. Derajat skoliosis terdiri atas ringan 18 pasien (30,0%),
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Sampelnya ada 30 murid yang dipilih sengaja dari peserta tetap program MBG. Data dikumpulkan lewat kuesioner untuk menilai penerapan MBG dan mengukur ukuranSampelnya ada 30 murid yang dipilih sengaja dari peserta tetap program MBG. Data dikumpulkan lewat kuesioner untuk menilai penerapan MBG dan mengukur ukuran
CENDEKIA UTAMA KUDUSCENDEKIA UTAMA KUDUS Subjek penelitian berjumlah 176 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen adalah status hipertensi yang diklasifikasikanSubjek penelitian berjumlah 176 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel dependen adalah status hipertensi yang diklasifikasikan
PUBLINEPUBLINE Data status gizi dikumpulkan melalui pengukuran indeks massa tubuh (IMT), sedangkan usia menarche diperoleh melalui kuesioner. Kejadian dismenore diukurData status gizi dikumpulkan melalui pengukuran indeks massa tubuh (IMT), sedangkan usia menarche diperoleh melalui kuesioner. Kejadian dismenore diukur
POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA Analisis statistik menggunakan korelasi Spearman untuk menentukan hubungan antara indikator gizi dan kejadian anemia. Hasil menunjukkan adanya hubunganAnalisis statistik menggunakan korelasi Spearman untuk menentukan hubungan antara indikator gizi dan kejadian anemia. Hasil menunjukkan adanya hubungan
Useful /
DINIYAHDINIYAH Sumber daya staf cukup baik namun masih kurang fasilitas dan informasi. Disposisi pelaksana berjalan baik, namun struktur organisasi kurang efektif karenaSumber daya staf cukup baik namun masih kurang fasilitas dan informasi. Disposisi pelaksana berjalan baik, namun struktur organisasi kurang efektif karena
MALAHAYATIMALAHAYATI Efektivitas ini dibuktikan melalui instrumen VAS, NRS, dan NDI dengan rerata penurunan nyeri mencapai 42,2% dan signifikansi statistik (p < 0,05) padaEfektivitas ini dibuktikan melalui instrumen VAS, NRS, dan NDI dengan rerata penurunan nyeri mencapai 42,2% dan signifikansi statistik (p < 0,05) pada
IJCISIJCIS Hasilnya menunjukkan bahwa di bawah skema harga pertama, proyek gagal memenuhi ekspektasi pengembalian minimum, sementara skenario kedua menunjukkan kinerjaHasilnya menunjukkan bahwa di bawah skema harga pertama, proyek gagal memenuhi ekspektasi pengembalian minimum, sementara skenario kedua menunjukkan kinerja
UMMAUMMA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Bittuang yang diajar menggunakan model pembelajaran Auditory IntelectuallyPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Bittuang yang diajar menggunakan model pembelajaran Auditory Intelectually