JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA

Proceeding Technology of Renewable Energy and Development ConferenceProceeding Technology of Renewable Energy and Development Conference

Mixing merupakan proses yang sering diterapkan di industri untuk mempercepat proses pencampuran fluida karena terjadinya perpindahan massa dan energi. Pengaplikasian Side Entering Mixer (SEM) masih belum optimal karena terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi pengadukan, seperti jumlah blade dan kecepatan putar impeller yang akan mempengaruhi pola alir dan homogenitas fluida. Proses mixing yang kurang optimal akan mempengaruhi mutu produk dan pemborosan energi. Untuk itu perlu dilakukan studi lanjut mengenai pengaruh jumlah blade impeller dan kecepatan putar impeller terhadap pola aliran dan homogenitas fluida menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD) pada software ANSYS.

Hasil terbaik yang didapatkan yaitu pada penggunaan 4-blade propeller dengan kecepatan 500 rpm karena pola alir yang dihasilkan semakin cepat dan vortex yang dihasilkan lebih sedikit, serta homogenitas fluida akan cepat tercapai.Adanya vortex dalam proses mixing tidak diinginkan karena menyebabkan buruknya kualitas proses mixing.Terdapat upaya untuk menghindari vortex yaitu dengan cara menempatkan tangki berpengaduk lebih ke tepi serta menambahkan baffle pada dinding tangki.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi lebih lanjut mengenai pengaruh geometri tangki dan jenis fluida terhadap pola aliran dan homogenitas fluida. Selain itu, dapat juga diteliti pengaruh variasi sudut masuk impeller pada SEM terhadap pola aliran dan homogenitas fluida. Penelitian ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode simulasi CFD yang telah terbukti efektif dalam memprediksi proses mixing.

Read online
File size963.55 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test