JURNALFTIJAYABAYAJURNALFTIJAYABAYA

Proceeding Technology of Renewable Energy and Development ConferenceProceeding Technology of Renewable Energy and Development Conference

Indonesia merupakan produsen timah terbesar di dunia. Timah memiliki kegunaan salah satunya sebagai soldering komponen. Timah yang digunakan untuk menyolder komponen adalah timah dalam bentuk wire dengan pengisi flux (cored flux). Salah satu tahapan proses dalam pembuatan tin wire adalah proses ekstrusi menggunakan ekstruder dengan tangki pelelehan flux. Masalah yang sering terjadi pada proses produksi wire cored flux adalah adanya penampang cored yang kosong sehingga menurunkan kualits produk. Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan penelitian untuk mengetahui sifat fisik flux dan kualitas transfer panas pada tangki serta alu jacket Grim. Pengambilan data suhu dilakukan pada saat start up pelelehan flux selama 25-30 menit dengan interval waktu per 2 menit sekali. Data diolah dengan menggunakan simulasi aplikasi Matlab dan perhitungan manual dengan menggunakan data alat. Berdasarkan data penelitian, didapatkan data Hf pada flux SD-61, SD-82, dan NS-31 berturut-turut sebesar 125,4589 kkal kg-1, 203,0107 kkal kg-1, dan 469,7262 kkal kg-1. Data Cp pada flux SD-61, SD-82, dan NS-31 berturut-turut sebesar 1,9755 kkal/kgK, 1,9001 kkal/kgK, dan 1,9790 kkal/kgK. Data hasil simulasi menunjukkan bahwa kualitas transfer panas pada heater dan alu jacket masih dalam keadaan baik dengan selisih rata‑rata panas transfer sebesar 0,475 kkal atau 0,135%.

Berdasarkan data penelitian yang telah dilakukan, didapatkan kesimpulan data Hf pada flux SD-61, SD-82, dan NS-31 berturut‑turut sebesar 125,4589 kkal kg‑1, 203,0107 kkal kg‑1, dan 469,7262 kkal kg‑1.Data Cp pada flux SD-61, SD-82, dan NS-31 berturut‑turut sebesar 1,9755 kkal/kgK, 1,9001 kkal/kgK, dan 1,9790 kkal/kgK.Berdasarkan data hasil simulasi menunjukkan bahwa kualitas transfer panas pada heater dan alu jacket masih dalam keadaan baik dengan selisih rata‑rata panas transfer sebesar 0,475 kkal atau 0,135%.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengkaji dampak variasi suhu lingkungan terhadap kehilangan panas pada proses Hunian flux, dengan menciptakan kamar lingkungan terkontrol guna mengukur secara sistematis pengaruh suhu luar terhadap efisiensi pemanasan, dan mengembangkan sistem kontrol dinamis yang menyesuaikan suhu penyediaan panas secara real‑time sesuai kondisi lingkungan. Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi material isolasi alternatif untuk alujacket, menggunakan analisis konduktivitas termal dan simulasi CFD, untuk menentukan kombinasi bahan yang paling efektif dalam meminimalkan heat loss sehingga meningkatkan efisiensi energi. Terakhir, model matematika yang sudah ada dapat diperluas menjadi simulasi 3‑בד CFD terintegrasi dengan sensor inframerah, guna memetakan gradien suhu spasial secara lebih akurat dalam tank flux, memvalidasi model numerik, dan memowering desain alujacket yang optimal guna memastikan distribusi suhu yang merata dan meminimalkan penurunan kualitas produk.

Read online
File size511.57 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test