IPBIPB

Journal of Tropical SilvicultureJournal of Tropical Silviculture

Kerusakan bibit dalam pengangkutan sering terjadi pada bibit yang menggunakan kontainer (polybag, potray, dan sebagainya), terutama pada saat penyusunan bibit ke dalam alat angkut, selama perjalanan, pada saat bongkar dan pada saat distribusi bibit ke lubang tanam. Salah satu solusi mengatasi masalah kerusakan bibit dalam pengangkutan adalah dengan menggunakan bibit akar telanjang. Penggunaan bibit mahoni yang disemai pada media cocopeat dapat dijadikan bibit akar telanjang dan diharapkan dapat menjawab permasalahan selama pengangkutan dari persemaian ke lokasi penanaman. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh umur bibit mahoni (pada media cocopeat di persemaian) dan lama penundaan waktu tanam (bibit akar telanjang) terhadap pertumbuhan tanaman mahoni.

Perlakuan umur bibit yang tua (5,5 bulan) menunjukkan pertumbuhan baik dibandingkan perlakuan lainnya.Pengaruh faktor lama penundaan waktu tanam tidak berpengaruh nyata terhadap parameter pertumbuhan tanaman.Penundaan waktu tanam hingga 6 hari masih diperbolehkan karena dapat memberikan respon pertumbuhan yang baik.Secara keseluruhan perlakuan umur bibit 5,5 bulan memberikan respon terbaik, sedangkan waktu penundaan 0, 3, dan 6 hari memberikan pengaruh sama terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter tanaman.

Penelitian lebih lanjut mengenai umur bibit akar telanjang mahoni yang lebih tua dari 5,5 bulan dan waktu tunda penanaman yang lebih lama dengan metode penyimpanan bibit akar telanjang yang berbeda dibutuhkan untuk mengetahui umur bibit, lama penundaan waktu tanam, dan metode penyimpanan bibit akar telanjang yang optimal.

Read online
File size243.72 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test