POLTEKKESJAMBIPOLTEKKESJAMBI

Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)Jurnal Bahana Kesehatan Masyarakat (Bahana of Journal Public Health)

Latar Belakang: Anemia pada remaja putri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kualitas sumber daya manusia dan periode 1.000 hari pertama kehidupan. Prevalensi anemia di Indonesia meningkat dari 22,7% pada tahun 2013 menjadi 32% pada tahun 2018. Di Samarinda sebanyak 33% siswi kelas X mengalami anemia. Meskipun suplementasi tablet tambah darah telah rutin dilaksanakan, kepatuhan konsumsinya masih rendah dan pola konsumsi pangan tinggi zat besi yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi gizi terhadap perubahan asupan zat gizi pendukung pencegahan anemia pada remaja putri di SMA Muhammadiyah Samarinda.

Edukasi gizi berpengaruh terhadap peningkatan asupan zat gizi pendukung pencegahan anemia pada remaja putri.Integrasi edukasi gizi dalam program kesehatan sekolah berpotensi memperkuat upaya pencegahan anemia dan mendukung pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas sejak remaja.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar edukasi gizi terintegrasi dalam program kesehatan sekolah untuk memperkuat upaya pencegahan anemia. Edukasi gizi dapat meningkatkan pemahaman remaja putri tentang pentingnya konsumsi pangan sumber zat besi, asam folat, dan vitamin C. Selain itu, intervensi edukasi gizi berbasis sekolah dapat mendorong perubahan perilaku makan yang lebih sehat dan berkelanjutan. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi strategi edukasi gizi yang efektif dan berkelanjutan, serta mengukur dampak jangka panjangnya terhadap pencegahan anemia dan kualitas sumber daya manusia remaja.

Read online
File size349.78 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test