IDEAJOURNALIDEAJOURNAL

Idea Pengabdian MasyarakatIdea Pengabdian Masyarakat

SMK Negeri 1 Bungku Tengah adalah salah satu sekolah kejuruan yang memiliki kompetensi keahlian geologi pertambangan. Kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa-siswi salah satunya yaitu menggunakan alat survey untuk pemetaan dan pembuatan peta topografi. Berdasarkan data yang diperoleh dari mitra sekolah hampir semua siswa tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan alat survey untuk pembuatan peta topografi. Hal ini disebabkan kurangnya guru produktif yang memiliki kemampuan tersebut serta belum adanya sarana dan prasarana yang mendukung proses pembelajaran berupa alat navigasi berupa GPS, Kompas, Total Station dan Komputer PC yang mendukung penggunaan software untuk pembuatan peta topografi. Program PKM ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menggunakan alat survey untuk pemetaan dan pembuatan peta topografi berbasis software ArcGIS. Alat survey yang digunakan berupa GPS dan Total Station serta untuk pembuatan peta topografi menggunakan software ArcGIS. Metode yang dilakukan yaitu memberikan pelatihan berupa konsep dasar pemetaan, penggunaan alat survei dan pengolahan data hasil survei untuk membuat peta topografi. Hasil penilaian kegiatan pelatihan yang dilakukan melalui kuisioner menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa-siswi pada 11 peserta. Tingkat kemampuan siswa sebelum pelatihan berada pada tingkat sangat rendah (sekitar 25‑40 %) dan setelah pelatihan meningkat menjadi 80‑86 % pada post‑test. Evaluasi kepuasan peserta pelatihan menunjukkan 85 % menyatakan sangat puas terhadap materi pelatihan.

Berdasarkan hasil dari kegiatan pelatihan yang dilakukan peserta dalam hal ini siswa‑siswi jurusan Geologi Pertambangan SMK Negeri 1 Bungku Tengah mengalami peningkatan yang signifikan terhadap materi yang disampaikan berdasarkan evaluasi yang dilakukan sebelum dan setelah pelatihan.Hal ini juga ditandai dengan kemampuan peserta pelatihan membuat peta topografi menggunakan software ArcGIS dari data yang diperoleh pada saat pengambilan data menggunakan alat survey berupa GPS dan Total Station.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbandingan efektivitas penggunaan perangkat lunak GIS alternatif, seperti QGIS, dibandingkan ArcGIS dalam meningkatkan kompetensi pemetaan topografi siswa SMK, sehingga dapat menentukan solusi perangkat lunak yang lebih ekonomis dan mudah diakses. Selain itu, diperlukan studi longitudinal untuk menilai retensi jangka panjang keterampilan yang diperoleh setelah pelatihan, misalnya dengan melakukan follow‑up evaluasi kemampuan pembuatan peta setelah enam atau dua belas bulan, guna mengidentifikasi faktor‑faktor yang mempengaruhi keberlanjutan pembelajaran. Selanjutnya, penelitian dapat mengkaji integrasi data dari drone bersamaan dengan GPS dan Total Station dalam proses pemetaan topografi, untuk menilai apakah kombinasi teknologi ini dapat meningkatkan akurasi peta serta memperkaya pengalaman belajar siswa dalam konteks pemetaan modern.

Read online
File size213.56 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test