UNILAUNILA
Jurnal Sylva LestariJurnal Sylva LestariPerubahan tutupan hutan karena penguasaan lahan merupakan ancaman serius untuk Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman (Tahura WAR). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan hutan pada tahun 1994, 1997, 2000, 2014, dan hal-hal yang terjadi terkait perubahan tutupan lahan di Tahura WAR. Teknik penginderaan jauh dan sistem informasi geografi digunakan untuk memonitor dan mengevaluasi perubahan tutupan lahan hutan yang terjadi sejak tahun 1994 - 2014 dan mengetahui perubahan tutupan hutan yang terjadi pada setiap blok pengelolaan. Data citra satelit landsat tahun 1994, 1997, 2000, 2014 dikumpulkan dan dianalisis. Selanjutnya pengamatan langsung di lapangan dilakukan untuk penilaian akurasi (accuracy assessment) serta studi pustaka untuk melihat kronologi peristiwa yang terkait perubahan hutan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan luas hutan pada tahun 1994 adalah 9.090,1 ha atau 40,9% dari luas keseluruhan Tahura WAR. Pada tahun 2000 tutupan hutan mengalami penurunan tertinggi menjadi 5.428,7 ha atau 24,4% dari luas keseluruhan. Tahun 2014 luasan tutupan hutan mengalami peningkatan menjadi 8.953 ha atau 40,2% dari luas keseluruhan.
Penutupan lahan di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman dibagi menjadi 5 tipe klasifikasi lahan yaitu hutan, agroforestri, lahan terbuka, semak, dan tidak ada data (No Data).Dalam kurun waktu 1994-2014, fluktuasi perubahan tutupan hutan terjadi pada setiap periode.Periode tahun 1994-1997 luas tutupan hutan menurun.Pada periode tahun berikutnya yakni tahun 1997-2000, luas tutupan hutan masih mengalami penurunan.Periode tahun 2000-2014 luasan tutupan hutan mengalami peningkatan.Fluktuasi perubahan tutupan lahan didominasi oleh tutupan hutan dan agroforestri.Faktor yang mempengaruhi perubahan penutupan lahan dalam kawasan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman adalah adanya aktifitas manusia, perubahan status kawasan, dan kebijakan pemerintah.
Berdasarkan hasil penelitian, maka disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan mengenai analisis dampak perubahan tutupan hutan terhadap keanekaragaman hayati di Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang model pengelolaan hutan yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian hutan di Tahura WAR. Penelitian lain yang dapat dilakukan adalah analisis sosial ekonomi masyarakat sekitar hutan untuk mengetahui dampak perubahan tutupan hutan terhadap kehidupan masyarakat.
| File size | 130.19 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB 076.409.779.281, BC Ratio 12,56, IRR 55%, dan Payback Period pada tahun kelima bulan keempat. Semua tujuh aspek dinyatakan layak, dan analisis keberlanjutan076.409.779.281, BC Ratio 12,56, IRR 55%, dan Payback Period pada tahun kelima bulan keempat. Semua tujuh aspek dinyatakan layak, dan analisis keberlanjutan
UMPUMP Pengukuran biomassa batang dan akar mangrove menggunakan metode allometrik. Pengukuran biomassa serasah menggunakan metode penimbangan berat kering danPengukuran biomassa batang dan akar mangrove menggunakan metode allometrik. Pengukuran biomassa serasah menggunakan metode penimbangan berat kering dan
UINSAIZUUINSAIZU Transformasi hukum pidana Islam adalah perubahan yang terjadi dalam penetapan hukum, baik yang menyangkut jarīmah ataupun sanksi karena dinamika waktuTransformasi hukum pidana Islam adalah perubahan yang terjadi dalam penetapan hukum, baik yang menyangkut jarīmah ataupun sanksi karena dinamika waktu
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan status kesuburan tanah pada kedua tipe lahan dilihat dari perubahan kandungan unsur hara dan sifatHasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan status kesuburan tanah pada kedua tipe lahan dilihat dari perubahan kandungan unsur hara dan sifat
UNILAUNILA Agroforestri merupakan salah satu bentuk penggunaan lahan secara multitajuk yang terdiri dari campuran pepohonanan, semak, dengan atau tanaman semusimAgroforestri merupakan salah satu bentuk penggunaan lahan secara multitajuk yang terdiri dari campuran pepohonanan, semak, dengan atau tanaman semusim
UNILAUNILA Kebijakan pengelolaan menunjukkan perencanaan, organisasi, dan pemeliharaan berada di kategori sedang, sementara pemasaran berada di kategori buruk. SecaraKebijakan pengelolaan menunjukkan perencanaan, organisasi, dan pemeliharaan berada di kategori sedang, sementara pemasaran berada di kategori buruk. Secara
UNILAUNILA Kekurangan mineral pada tumbuhan pakan menyebabkan gajah mencari sumber alternatif lain seperti menjilat dan memakan tanah yang mengandung garam. SedikitnyaKekurangan mineral pada tumbuhan pakan menyebabkan gajah mencari sumber alternatif lain seperti menjilat dan memakan tanah yang mengandung garam. Sedikitnya
UNILAUNILA Ukuran benih berkorelasi dengan vigor benih, di mana benih yang relatif berat cenderung mempunyai vigor yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untukUkuran benih berkorelasi dengan vigor benih, di mana benih yang relatif berat cenderung mempunyai vigor yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk
Useful /
UMPUMP Interaksi jenis kemasan dan kondisi ruang simpan hanya diamati pada kadar air benih sorgum mulai 4 bulan penyimpanan. Kombinasi perlakuan yang paling mampuInteraksi jenis kemasan dan kondisi ruang simpan hanya diamati pada kadar air benih sorgum mulai 4 bulan penyimpanan. Kombinasi perlakuan yang paling mampu
UMPUMP Penelitian ini menunjukkan bahwa riset bidang resolusi konflik telah dipublikasikan sebanyak 572 kali antara tahun 2012-2022, dengan publikasi terbanyakPenelitian ini menunjukkan bahwa riset bidang resolusi konflik telah dipublikasikan sebanyak 572 kali antara tahun 2012-2022, dengan publikasi terbanyak
UMPUMP Jumlah Luasan Ekosistem Mangrove Tahun 2022 Halmahera Barat 3. 696,1 Ha, Halmahera Selatan 17.843,7 Ha, Halmahera Tengah 2. 730,8 Ha, Halmahera Timur 6.Jumlah Luasan Ekosistem Mangrove Tahun 2022 Halmahera Barat 3. 696,1 Ha, Halmahera Selatan 17.843,7 Ha, Halmahera Tengah 2. 730,8 Ha, Halmahera Timur 6.
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Melalui survei dan observasi terhadap 120 anak di bawah delapan tahun, hasil menunjukkan hubungan signifikan antara jam penggunaan media sosial harianMelalui survei dan observasi terhadap 120 anak di bawah delapan tahun, hasil menunjukkan hubungan signifikan antara jam penggunaan media sosial harian