USKUSK

Cakradonya Dental JournalCakradonya Dental Journal

Polisitemia vera merupakan kelainan mieloproliferatif yang ditandai dengan proliferasi mieloid dan menyebabkan peningkatan produksi eritrosit. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pasien periodontitis. Periodontitis yang disertai trauma oklusi dapat menyebabkan pengeroposan tulang, resesi dan mobilitas gigi. Laporan kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan penatalaksanaan pasien polisitemia vera dalam menjaga gigi dan memulihkan jaringan periodontal yang sehat dengan operasi flap dan pencangkokan tulang. Pasien laki-laki berusia 43 tahun dengan keluhan gigi depan atas goyang sejak beberapa tahun terakhir. Pemeriksaan klinis menunjukkan luksasi gigi derajat 2 disertai poket periodontal ± 6 mm. Pemeriksaan radiografi menunjukkan pengeroposan tulang vertikal pada daerah anterior rahang atas. Pasien telah menjalani perawatan awal berupa scaling, root planing, dan splinting dengan fiber komposit serta penyesuaian oklusal. Koordinasi dan evaluasi klinis pasien oleh ahli hemato-onkologi dalam persiapan operasi flap dengan aplikasi cangkok tulang. Pada kasus pengeroposan tulang vertikal disertai gigi goyang akibat trauma oklusi, diperlukan penanganan yang memadai. Operasi flap dilakukan untuk menghilangkan kantong dalam dan cangkok tulang untuk regenerasi tulang. Disimpulkan, upaya terkoordinasi dari ahli hemato-onkologi dan periodontis diperlukan untuk perawatan periodontal, khususnya terapi invasif. Prosedur bedah rekonstruktif dengan cangkok tulang pada kasus ini menunjukkan hasil yang cukup baik.

Pasien dengan polisitemia vera mungkin memiliki presentasi klinis yang beragam, termasuk episode perdarahan, yang dapat menyulitkan terapi periodontal.Setiap kasus polisitemia vera memerlukan perawatan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien.Oleh karena itu, kerjasama yang erat dan komunikasi yang sering antara periodontis dan hematolog-onkolog sangat penting, terutama untuk prosedur invasif agar dapat mencegah komplikasi.Prosedur bedah rekonstruktif dengan cangkok tulang pada kasus ini menunjukkan hasil yang cukup baik.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan studi yang lebih mendalam tentang efek jangka panjang dari cangkok tulang pada pasien dengan polisitemia vera. Selain itu, penelitian tentang strategi perawatan periodontal yang optimal untuk pasien dengan kondisi ini dapat memberikan wawasan yang berharga. Terakhir, studi komparatif antara berbagai pendekatan bedah dan non-bedah dalam menangani kasus serupa dapat membantu mengembangkan pedoman klinis yang lebih baik.

Read online
File size711.19 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test