USKUSK

Cakradonya Dental JournalCakradonya Dental Journal

Merokok dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke, yang merupakan penyebab utama kematian di dunia. Remaja adalah kelompok yang paling rentan memulai merokok, dan kebiasaan ini biasanya terbentuk karena pengaruh teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, dan persepsi dengan status merokok pada siswa SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan metode cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 228 siswa yang terdiri atas 201 laki-laki dan 27 perempuan. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner secara online oleh siswa melalui google form. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap dan persepsi dengan status merokok pada siswa SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan (p<0,05). Disimpulkan bahwa siswa yang memiliki pengetahuan baik (OR 2,09), sikap negatif (OR 12,57) serta persepsi positif (OR 8,22) terhadap rokok memiliki risiko lebih kecil untuk merokok.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan, sikap, dan persepsi dengan status merokok pada siswa SMK Swasta Mandiri Percut Sei Tuan.Siswa yang memiliki pengetahuan baik, sikap negatif, dan persepsi positif terhadap rokok memiliki risiko lebih kecil untuk merokok.Namun, sebagian siswa tetap merokok meskipun memiliki pengetahuan baik dan sikap negatif terhadap rokok.Hal ini mungkin disebabkan oleh kecanduan rokok dan pengaruh teman sebaya.Mayoritas siswa yang merokok memiliki keinginan untuk berhenti merokok, dan peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian terkait pengetahuan, sikap, dan persepsi dengan keinginan berhenti merokok pada remaja.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi yang berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi keinginan berhenti merokok pada remaja. Penelitian ini dapat menyelidiki bagaimana pengetahuan, sikap, dan persepsi remaja terhadap rokok berhubungan dengan motivasi dan upaya mereka untuk berhenti merokok. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi peran teman sebaya, keluarga, dan lingkungan dalam mendukung atau menghambat keinginan berhenti merokok pada remaja. Dengan memahami faktor-faktor ini, dapat dikembangkan intervensi yang efektif untuk membantu remaja berhenti merokok dan mencegah inisiasi merokok di masa mendatang.

Read online
File size781.57 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test