USKUSK
Cakradonya Dental JournalCakradonya Dental JournalSoket pada ekstraksi baru di alveolar ridge menimbulkan tantangan signifikan dalam praktik klinis, yang memerlukan preservasi baik pada jaringan keras maupun jaringan lunak untuk mempertahankan volume ridge yang stabil. Alveolar Ridge Preservation (ARP) adalah prosedur pembedahan yang bertujuan meminimalkan kehilangan tulang setelah pencabutan gigi. Hal ini membantu mengurangi kebutuhan akan perawatan yang lebih kompleks dan mengoptimalkan hasil penggantian gigi palsu di masa depan. Berbagai teknik ARP telah dikembangkan, termasuk Guided Bone Regeneration (GBR), pengisian dan penutupan soket. Alveolar Socket Sealing (ASS) adalah prosedur yang menggunakan cangkok mukosa atau biomaterial untuk menutup soket, baik untuk melengkapi GBR atau berfungsi secara independen untuk menjaga jaringan lunak dan mencegah kolapsnya jaringan lunak. Laporan ini menyajikan dua kasus yang menggunakan prosedur ASS dengan cangkok mukosa, cangkok jaringan autogenous bebas (FGG) dan membran Platelet-Rich Fibrin (PRF) untuk menutup soket ekstraksi gigi pada alveolar. Teknik-teknik ini dipadukan dengan penempatan material cangkok tulang xenograft. Kedua pendekatan klinis tersebut berhasil membatasi perubahan dimensi tulang sekaligus memberikan strategi perawatan yang hemat biaya untuk penempatan implan gigi.
Memanfaatkan cangkok mukosa bersama bahan xenograft tulang tetap menjadi strategi klinis yang dapat diandalkan untuk prosedur Alveolar Socket Sealing (ASS) dalam Alveolar Ridge Preservation (ARP).Kedua pendekatan klinis berhasil membatasi perubahan dimensi tulang serta menyediakan strategi perawatan yang hemat biaya untuk penempatan implan gigi.
Sebuah penelitian longitudinal dapat mengevaluasi secara terperinci bagaimana faktor‑faktor pasien seperti usia, status merokok, tingkat kontrol diabetes, dan kondisi sistemik lainnya mempengaruhi tingkat keberhasilan prosedur Alveolar Socket Sealing (ASS) dengan cangkok mukosa pada preservasi ridge alveolar, serta mengidentifikasi prediktor klinis utama yang dapat dipakai dalam perencanaan kasus. Penelitian eksperimental dengan desain uji klinis acak berbilang lengan dapat membandingkan secara volumetrik, menggunakan CBCT tiga dimensi, efektivitas cangkok gingival bebas (FGG), membran Platelet‑Rich Fibrin (PRF), dan membran resorbabel dalam mempertahankan dimensi alveolar, serta menilai kualitas jaringan lunak, tingkat eksposur membran, dan kepuasan estetika pasien. Selain itu, pengembangan biomaterial sintetis yang meniru sifat biologis cangkok mukosa namun tanpa menyebabkan morbiditas donor dapat diuji dalam uji klinis pilot untuk menilai kemampuan regeneratif, kompatibilitas warna dengan jaringan sekitarnya, waktu penyembuhan, dan biaya relatif dibandingkan metode konvensional, sehingga membuka alternatif yang lebih nyaman bagi pasien.
| File size | 1.31 MB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
USKUSK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman dan perbedaan pengaruh lama perendaman silikon long term soft denture liner (LTSDL) swapolimerisasiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perendaman dan perbedaan pengaruh lama perendaman silikon long term soft denture liner (LTSDL) swapolimerisasi
USKUSK Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi antifungal daun Sungkai dengan menggunakan metode ekstraksi yang berbeda, konsentrasi yangPenelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi potensi antifungal daun Sungkai dengan menggunakan metode ekstraksi yang berbeda, konsentrasi yang
USKUSK Orang tua, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan menjaga kesehatan mulut pada anak-anak mereka dengan mengajarkan perilaku hidupOrang tua, khususnya ibu, memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan menjaga kesehatan mulut pada anak-anak mereka dengan mengajarkan perilaku hidup
USKUSK Disimpulkan, upaya terkoordinasi dari ahli hemato-onkologi dan periodontis diperlukan untuk perawatan periodontal, khususnya terapi invasif. Prosedur bedahDisimpulkan, upaya terkoordinasi dari ahli hemato-onkologi dan periodontis diperlukan untuk perawatan periodontal, khususnya terapi invasif. Prosedur bedah
USKUSK Sindrom Down merupakan kelainan kongenital yang ditandai dengan jumlah kromosom yang abnormal, yaitu kromosom 21 berjumlah 3 buah (trisomi 21). SindromSindrom Down merupakan kelainan kongenital yang ditandai dengan jumlah kromosom yang abnormal, yaitu kromosom 21 berjumlah 3 buah (trisomi 21). Sindrom
USKUSK Berdasarkan hasil penelitian, komunikasi efektif dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut UniversitasBerdasarkan hasil penelitian, komunikasi efektif dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas
USKUSK Cuka apel salah satu bahan alami yang mengandung asam asetat dan vitamin C yang dapat memberikan efek pemutihan pada gigi. Mengetahui pengaruh cuka apelCuka apel salah satu bahan alami yang mengandung asam asetat dan vitamin C yang dapat memberikan efek pemutihan pada gigi. Mengetahui pengaruh cuka apel
PDGIPDGI Bedah flap dilakukan dengan insisi internal bevel, sulcular, dan horizontal, membersihkan dan meratakan defek tulang, menerapkan cangkok tulang kolagenBedah flap dilakukan dengan insisi internal bevel, sulcular, dan horizontal, membersihkan dan meratakan defek tulang, menerapkan cangkok tulang kolagen
Useful /
USKUSK Laporan kasus ini dapat membantu perawat membuat diagnosa yang lebih tepat dan seterusnya menghasilkan perawatan EPL yang lebih berhasil. Penerapan sistemLaporan kasus ini dapat membantu perawat membuat diagnosa yang lebih tepat dan seterusnya menghasilkan perawatan EPL yang lebih berhasil. Penerapan sistem
UMAUMA 1) Kekerasan seksual didominasi oleh perempuan yang merupakan korban, kekerasan seksual paling banyak terjadi dalam bentuk verbal dan fisik, yaitu menyentuh1) Kekerasan seksual didominasi oleh perempuan yang merupakan korban, kekerasan seksual paling banyak terjadi dalam bentuk verbal dan fisik, yaitu menyentuh
PDGIPDGI Diagnosis dibuat dengan membandingkan teori-teori yang ada dalam literatur. Pemeriksaan CBCT dan histopatologi menunjukkan adanya lesi campuran radiolusenDiagnosis dibuat dengan membandingkan teori-teori yang ada dalam literatur. Pemeriksaan CBCT dan histopatologi menunjukkan adanya lesi campuran radiolusen
PDGIPDGI Kesimpulan: Radiografi panoramik dan CBCT dapat digunakan sebagai pemeriksaan pendukung dalam membuat diagnosis. Kista dentigerus yang terkait dengan molarKesimpulan: Radiografi panoramik dan CBCT dapat digunakan sebagai pemeriksaan pendukung dalam membuat diagnosis. Kista dentigerus yang terkait dengan molar