IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA

Journal of Education and ResearchJournal of Education and Research

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelayakan media video pembelajaran, efektivitasnya dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dan tingkat praktikalitasnya. Penelitian ini termasuk dalam kategori Penelitian dan Pengembangan (R&D). Model pengembangan 4D digunakan dan diimplementasikan hingga tahap Develop. Desain percobaan yang dipakai adalah desain One-Group Pretest-Posttest. Subjek penelitian terdiri dari 36 siswa kelas X-5 serta tim pakar. Penelitian dilaksanakan di SMAN 21 Surabaya. Hasil validasi aspek materi mencapai 85%, aspek penyajian 87%, aspek desain 84%, dan aspek grafis 83%, sehingga media video pembelajaran dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Rata-rata hasil belajar siswa setelah perlakuan media video meningkat sebesar 34 poin, dan nilai N‑Gain rata‑rata sebesar 0,84; sehingga media video pembelajaran dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada kategori tinggi. Hasil kuesioner praktikalitas menunjukkan rata-rata 96%, yang menandakan media video pembelajaran sangat praktis untuk digunakan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa media video pembelajaran sangat layak, efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dan sangat praktis untuk dipakai.

Berdasarkan hasil validasi pakar, media video pembelajaran tentang materi lembaga jasa keuangan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran ekonomi bagi siswa SMAN 21 Surabaya.Hasil pretest‑posttest serta uji N‑Gain menunjukkan bahwa media video tersebut efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa SMAN 21 Surabaya.Hasil kuesioner praktikalitas menunjukkan bahwa media video pembelajaran ini sangat praktis untuk digunakan sebagai media pembelajaran ekonomi, karena mencakup materi, kuis, dan skor kuis.

Penelitian selanjutnya dapat mengembangkan media video pembelajaran yang mencakup materi ekonomi lain, seperti kebijakan makroekonomi, pasar tenaga kerja, atau perdagangan internasional, untuk menguji apakah tingkat kelayakan, efektivitas, dan praktikalitas yang tinggi tetap terjaga pada topik yang lebih beragam. Penelitian tersebut dapat dirumuskan sebagai pertanyaan: Bagaimana pengaruh media video pembelajaran pada materi kebijakan makroekonomi terhadap peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan dengan media konvensional? Selain itu, diperlukan sebuah studi kuasi‑eksperimental dengan kelompok kontrol yang menggunakan desain pretest‑posttest dan analisis statistik t‑test untuk membandingkan perbedaan signifikan antara kelompok yang menerima video pembelajaran dan kelompok yang tidak, sehingga validitas temuan dapat diperkuat secara statistik. Penelitian selanjutnya juga dapat mengeksplorasi pengembangan platform video pembelajaran hybrid yang dapat diakses secara daring maupun luring, misalnya melalui aplikasi yang dapat diunduh, untuk mengatasi keterbatasan akses internet di daerah terpencil. Pertanyaan penelitian yang dapat diajukan: Apakah penggunaan platform video pembelajaran hybrid meningkatkan tingkat kehadiran, motivasi, dan hasil belajar siswa dibandingkan dengan platform berbasis daring saja? Akhirnya, studi longitudinal yang memantau penggunaan media video selama satu semester penuh dapat memberikan gambaran tentang keberlanjutan efektivitas dan praktikalitas media tersebut dalam konteks pembelajaran ekonomi di SMA.

Read online
File size494.31 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test