UBAYAUBAYA

ANIMA Indonesian Psychological JournalANIMA Indonesian Psychological Journal

Validitas konstruk dengan metode analisis faktor konfirmatori (CFA) seringkali digunakan peneliti untuk mengidentifikasi struktur dari suatu alat ukur psikologis. Pada metode CFA, peneliti melakukan komparasi beberapa model mengenai jumlah faktor yang dimiliki dalam suatu tes dan menentukan struktur skala yang paling adekuat. Di sinilah, metode analisis jaringan dapat berperan. Pada analisis jaringan ini, hasil analisis disajikan dalam bentuk visual, peneliti dapat dengan cepat menemukenali struktur skala berdasarkan keterikatan yang ditampilkan dalam bentuk garis (tebal-tipis) dan warna (hijau-merah). Ada pun tujuan penelitian ini adalah untuk pengujian reliabilitas dan validitas konstruk; selain itu, menunjukkan bahwa model jaringan bisa menjadi alternatif dalam menyajikan visualisasi dan interpretasi selain pengujian validitas konstruk dengan metode faktor analisis, khususnya CFA. Kami menggunakan The Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) dengan 954 partisipan berusia 16-57 tahun. Hasilnya, baik dengan metode analisis CFA juga jaringan, terbukti bahwa ERQ memiliki dua faktor, yaitu suppression dan reappraisal. Hal ini menunjukkan bahwa metode analisis jaringan ini dapat dijadikan sebagai alternatif dalam identifikasi struktur dari suatu alat tes.

The Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) is a reliable psychological measure with adequate internal validity.The result of ERQ analysis consistently showed that ERQ has two factors as its structure both using CFA analysis methods and network analysis.Network analysis enables researchers to immediately recognize the structure of the scale by looking at the distribution of variables in the form of nodes in their interconnections (edge).Therefore, network analysis has an advantage compared to factor analysis.It can detect factors that occur from several variables (items) very well even when variables (items) had a high correlation with each other.The implication is the same structure with both methods, opens the opportunity for network analysis methods as an alternative in identifying the structure of a test.Furthermore, this opens up an alternative to using open-source software for researchers for statistical analysis, namely JASP.

Penelitian lanjutan dapat mengembangkan pendekatan jaringan untuk mengidentifikasi struktur alat ukur psikologis multidimensi yang kompleks, terutama untuk skala yang masih mengalami kesulitan dalam menentukan keanggotaan item. Penelitian juga dapat memperluas sampel ke wilayah pedesaan untuk memastikan representasi geografis yang lebih luas dan menghindari bias lokasi. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi perbedaan strategi regulasi emosi antara laki-laki dan perempuan dengan pendekatan jaringan, mengingat perbedaan gender dalam ekspresi emosi yang tercatat dalam studi ini.

  1. Validation of the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ): Network Analysis as an Alternative of Confirmatory... doi.org/10.24123/aipj.v34i3.2300Validation of the Emotion Regulation Questionnaire ERQ Network Analysis as an Alternative of Confirmatory doi 10 24123 aipj v34i3 2300
  2. DOI Name 10.1192 Values. name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston... doi.org/10.1192DOI Name 10 1192 Values name values index type timestamp data serv crossref email admin cnri reston doi 10 1192
  3. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0022-3514.85.2.348APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0022 3514 85 2 348
  4. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/apl0000175APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 apl0000175
Read online
File size442.36 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test