ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH

Advances in Applied Accounting ResearchAdvances in Applied Accounting Research

Tujuan: Penelitian ini menyelidiki tantangan dan peluang yang terkait dengan implementasi Akuntansi Sosial dan Lingkungan (SEA) pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di pasar berkembang serta dampak standar pelaporan global yang tidak konsisten terhadap perusahaan multinasional. Desain dan Metodologi Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, mengintegrasikan tinjauan literatur sistematis, untuk menganalisis studi-studi yang ada tentang SEA, dengan fokus utama pada UKM di pasar berkembang. Studi ini juga mengkaji peran ketidakstabilan ekonomi dan celah regulasi dalam membentuk praktik SEA. Temuan dan Diskusi: Temuan menunjukkan bahwa UKM di pasar berkembang menghadapi tantangan signifikan dalam mengimplementasikan SEA karena ketidakstabilan ekonomi, keterbatasan sumber daya, dan dukungan regulasi yang tidak memadai. Di sisi lain, perusahaan multinasional memerlukan standar pelaporan global yang lebih harmonis, yang mempersulit konsistensi dan komparabilitas pelaporan keberlanjutan lintas batas. Studi ini menyoroti kebutuhan akan mekanisme dukungan yang disesuaikan untuk UKM dan pentingnya mengadvokasi standardisasi pelaporan global. Implikasi: Studi ini memiliki dua implikasi utama: berkontribusi pada diskursus akademik dengan membahas area yang belum banyak dieksplorasi dalam penelitian SEA, dan menawarkan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan serta pemimpin bisnis untuk meningkatkan adopsi praktik SEA. Studi ini juga menekankan pentingnya membangun kerangka kerja pelaporan keberlanjutan yang konsisten untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam praktik bisnis global.

Studi ini mengidentifikasi bahwa UKM di pasar berkembang menghadapi kendala signifikan dalam implementasi Akuntansi Sosial dan Lingkungan (SEA) karena ketidakstabilan ekonomi, keterbatasan sumber daya, dan celah regulasi, sementara perusahaan multinasional kesulitan dengan standar pelaporan global yang tidak konsisten, menyoroti kompleksitas integrasi keberlanjutan.Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana kondisi ekonomi dan lingkungan regulasi mempengaruhi adopsi SEA, menyarankan dukungan khusus bagi UKM dan advokasi dari perusahaan multinasional untuk kerangka pelaporan keberlanjutan global yang konsisten.Meskipun studi ini terbatas pada konteks ekonomi dan regulasi tertentu, penelitian selanjutnya dapat menyelidiki dampak jangka panjang SEA di berbagai pengaturan dan peran inovasi teknologi dalam mengatasi hambatan adopsi.

Penelitian mendatang dapat menyelidiki bagaimana Akuntansi Sosial dan Lingkungan (SEA) dapat disesuaikan secara efektif untuk sektor-sektor yang secara tradisional kurang terlibat dalam upaya keberlanjutan, seperti industri manufaktur berat dan ekstraktif. Studi lebih lanjut bisa mengeksplorasi tantangan spesifik yang dihadapi sektor-sektor ini, tidak hanya dalam hal biaya dan sumber daya, tetapi juga terkait dengan persepsi nilai dan integrasi operasional. Misalnya, bagaimana metrik keberlanjutan yang relevan dan dapat diterapkan bisa dikembangkan agar sesuai dengan model bisnis mereka, serta bagaimana insentif yang tepat dapat dirancang untuk mendorong adopsi yang lebih luas dan tidak hanya sekadar kepatuhan minimal. Selain itu, penting untuk memahami mekanisme dukungan non-teknologi yang paling efektif bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di pasar berkembang. Ini mencakup bagaimana program peningkatan kapasitas, pelatihan kepemimpinan, dan kemitraan strategis dengan organisasi eksternal dapat dirancang untuk secara substansial meningkatkan kemampuan UKM dalam mengimplementasikan praktik SEA. Bagaimana kita bisa menciptakan ekosistem yang mendukung di mana UKM tidak melihat SEA sebagai beban tambahan, melainkan sebagai bagian integral dari strategi pertumbuhan dan daya saing mereka? Terakhir, sebuah arah penelitian menarik adalah untuk menganalisis secara komparatif dampak berbagai pendekatan regulasi—mulai dari panduan sukarela hingga mandat wajib dan tekanan pasar dari investor atau konsumen—terhadap kualitas dan kedalaman adopsi SEA oleh perusahaan di berbagai negara. Dengan memahami faktor pendorong mana yang paling efektif dalam mendorong perubahan perilaku perusahaan yang berkelanjutan, kita dapat merancang kebijakan yang lebih cerdas dan strategi bisnis yang lebih responsif terhadap tuntutan keberlanjutan global.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s10551-016-3375-4Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s10551 016 3375 4
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s10551-015-2634-0Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s10551 015 2634 0
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... jstor.org/stable/258788?origin=crossrefClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site jstor stable 258788 origin crossref
Read online
File size240.17 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test