GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER

Jurnal Greenation Ilmu AkuntansiJurnal Greenation Ilmu Akuntansi

Desentralisasi fiskal adalah proses transfer wewenang kebijakan fiskal dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah, mencakup aspek pendapatan, pengeluaran, dan manajemen keuangan daerah. Tujuan utama proses ini adalah mengatur dan mengawasi sumber pendapatan serta alokasi pengeluaran negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan ekonomi daerah di Provinsi Jawa Barat, khususnya terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber utama pembiayaan pengeluaran rutin daerah. Selain itu, penelitian juga ingin mengukur tingkat desentralisasi fiskal dan seberapa besar ketergantungan pemerintah daerah Jawa Barat terhadap dana dari pemerintah pusat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pertanyaan deskriptif untuk menggambarkan fenomena berdasarkan fakta yang ada. Analisis data dilakukan dengan merujuk pada berbagai literatur relevan. Hasil menunjukkan bahwa Jawa Barat memiliki tingkat desentralisasi fiskal yang cukup tinggi, sekitar 76% tergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Sebagian besar pendapatan daerah masih berasal dari dukungan keuangan pusat. Oleh karena itu, manajemen anggaran yang efektif oleh pemerintah adalah kunci untuk menjamin kesejahteraan masyarakat dan mendorong pemulihan ekonomi.

Desentralisasi fiskal telah memainkan peran signifikan dalam tiga tahun terakhir, dengan Provinsi Jawa Barat menunjukkan kapasitas keuangan yang relatif kuat untuk mengelola sumber dayanya secara mandiri.Jawa Barat adalah provinsi yang mampu memenuhi sebagian besar kebutuhannya sendiri dan mandiri dari pemerintah pusat.Namun, berdasarkan data yang tersedia, desentralisasi fiskal belum sepenuhnya efektif dalam mengatasi berbagai masalah kunci secara optimal.Salah satu alasannya adalah tingkat ketergantungan yang masih tinggi terhadap stabilitas ekonomi nasional.Potensi daerah yang dioptimalkan dengan baik dapat meningkatkan pendapatan sendiri.Akhirnya, daerah-daerah ini dapat membiayai program pengembangan secara mandiri dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah pusat.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada aspek-aspek berikut: Pertama, menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat ketergantungan pemerintah daerah terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Kedua, mengeksplorasi strategi-strategi yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer. Ketiga, meneliti dampak desentralisasi fiskal terhadap pengembangan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang dinamika desentralisasi fiskal dan implikasinya bagi pembangunan daerah.

Read online
File size230.35 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test