USUUSU
Mahadi: Indonesia Journal of LawMahadi: Indonesia Journal of LawPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dan fungsi struktur hukum adat dalam masyarakat adat Pakpak, dengan perhatian khusus pada pelestarian norma-norma adat yang berkaitan dengan tanah ulayat, pewarisan, perkawinan, dan sistem kekerabatan. Penelitian ini berfokus pada Sulang Silima sebagai lembaga hukum adat tertinggi dalam masyarakat Pakpak yang memiliki kewenangan dalam menetapkan, menafsirkan, dan menegakkan norma-norma adat yang mengatur hubungan sosial dan hukum dalam komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai bagaimana hukum adat berfungsi sebagai living law dalam kehidupan masyarakat adat Pakpak. Melalui observasi lapangan dan analisis kualitatif, penelitian ini menelaah bagaimana struktur kelembagaan Sulang Silima mengatur tata kelola internal serta proses pengambilan keputusan, khususnya dalam hal transaksi tanah adat, pengaturan pewarisan, dan kewajiban kekerabatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sulang Silima berfungsi sebagai institusi normatif utama yang menjaga keteraturan sosial sekaligus melindungi hak-hak kolektif masyarakat adat Pakpak. Dalam praktiknya, seorang kepala adat dapat diangkat dari marga yang sama untuk berperan sebagai perantara antara masyarakat dengan unsur-unsur Sulang Silima. Namun demikian, kepala adat tidak memiliki kewenangan dalam pengambilan keputusan hukum adat dan lebih berfungsi secara seremonial. Selain itu, mekanisme adat seperti pago-pago dan ajeg-ajeg memiliki peran penting dalam memberikan legitimasi terhadap transaksi tanah adat melalui proses musyawarah dan pengesahan secara adat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan Sulang Silima menunjukkan masih kuatnya eksistensi sistem hukum adat dalam tatanan hukum pluralistik di Indonesia. Oleh karena itu, pengakuan dan perlindungan terhadap lembaga adat serta hak-hak atas tanah ulayat menjadi penting untuk menjamin kepastian hukum, menjaga identitas masyarakat adat, serta mendukung pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Sulang Silima merupakan otoritas utama dalam komunitas Pakpak, mengatur aspek-aspek penting hukum adat seperti hak atas tanah, pewarisan, perkawinan, dan kekerabatan, sementara kepala adat berfungsi hanya sebagai perantara seremonial.Proses adat seperti pago-pago dan ajeg-ajeg memperkuat keabsahan transaksi tanah adat dan menjaga integritas struktur sosial.Pengakuan konstitusional terhadap hak-hak adat serta regulasi daerah yang mengukuhkan Sulang Silima memastikan perlindungan dan keberlanjutan warisan budaya serta hak atas tanah Pakpak.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana mekanisme pago-pago dan ajeg-ajeg memengaruhi penyelesaian sengketa tanah di kalangan masyarakat Pakpak dibandingkan dengan komunitas adat lain, guna memahami efektivitasnya dalam konteks yang lebih luas. Selain itu, penting untuk menyelidiki dampak integrasi institusi Sulang Silima ke dalam sistem pendaftaran tanah daerah formal terhadap kepastian hukum dan perkembangan ekonomi desa-desa Pakpak, sehingga dapat menilai manfaat dan tantangan implementasinya. Selanjutnya, sebuah studi lintas generasi dapat meneliti persepsi anggota komunitas Pakpak mengenai peran kepala adat yang bersifat seremonial dalam era pluralisme hukum modern, guna mengidentifikasi perubahan sikap dan potensi adaptasi institusional di masa depan.
| File size | 315.52 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
USUUSU Penelitian ini mengeksplorasi keabsahan pencatatan perkawinan menurut hukum adat di Indonesia serta hubungannya dengan peraturan perundang‑undangan nasional.Penelitian ini mengeksplorasi keabsahan pencatatan perkawinan menurut hukum adat di Indonesia serta hubungannya dengan peraturan perundang‑undangan nasional.
USUUSU Hasil penelitian memperlihatkan adanya ketidaksinkronan secara vertikal antara Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dengan peraturanHasil penelitian memperlihatkan adanya ketidaksinkronan secara vertikal antara Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik dengan peraturan
USUUSU Metode penelitian yang digunakan adalah normatif-hukum dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Pemerintah berupaya melindungi pengetahuanMetode penelitian yang digunakan adalah normatif-hukum dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Pemerintah berupaya melindungi pengetahuan
USUUSU Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi perdagangan karbon masih rendah, dengan terbatasnya pemahaman terhadap konsep, manfaat, dan implikasiHasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat literasi perdagangan karbon masih rendah, dengan terbatasnya pemahaman terhadap konsep, manfaat, dan implikasi
USUUSU Melalui eksplorasi yang komprehensif, studi ini bertujuan menawarkan pemahaman yang bernuansa tentang kedudukan hukum Tanda Tangan Digital QR-Code, memberikanMelalui eksplorasi yang komprehensif, studi ini bertujuan menawarkan pemahaman yang bernuansa tentang kedudukan hukum Tanda Tangan Digital QR-Code, memberikan
USUUSU Proses ini melibatkan mekanisme hukum melalui peninjauan Mahkamah Konstitusi dan keputusan politik oleh DPR serta MPR, sehingga penyesuaian regulasi terkaitProses ini melibatkan mekanisme hukum melalui peninjauan Mahkamah Konstitusi dan keputusan politik oleh DPR serta MPR, sehingga penyesuaian regulasi terkait
USUUSU Penggunaan mangrove sangat diperlukan untuk mengendalikan karbon dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga pengetahuan tentang perdaganganPenggunaan mangrove sangat diperlukan untuk mengendalikan karbon dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga pengetahuan tentang perdagangan
USUUSU Peralihan ke budaya digital memerlukan institusionalisasi, dengan pemerintah memainkan peran sentral. Selain itu, partisipasi aktif dari pengguna internetPeralihan ke budaya digital memerlukan institusionalisasi, dengan pemerintah memainkan peran sentral. Selain itu, partisipasi aktif dari pengguna internet
Useful /
USUUSU Geoedukasi atau pendidikan kebumian merupakan komponen penting dalam upaya pelestarian alam dan peningkatan kesadaran lingkungan di kawasan geopark. SalahGeoedukasi atau pendidikan kebumian merupakan komponen penting dalam upaya pelestarian alam dan peningkatan kesadaran lingkungan di kawasan geopark. Salah
USUUSU Kebijakan hukum tata ruang, secara umum pada tingkat paling dasar, dimana desa memiliki peran strategis dalam rangka pengelolaan tata ruang. BerdasarkanKebijakan hukum tata ruang, secara umum pada tingkat paling dasar, dimana desa memiliki peran strategis dalam rangka pengelolaan tata ruang. Berdasarkan
USUUSU Diperlukan perluasan infrastruktur, khususnya pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik, serta kebijakan konsisten yang memberikan kepastian bagiDiperlukan perluasan infrastruktur, khususnya pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik, serta kebijakan konsisten yang memberikan kepastian bagi
USUUSU Penelitian menemukan tingkat kegagalan mediasi harta bersama di Pengadilan Agama Medan tinggi, dipengaruhi oleh faktor‑faktor seperti kurangnya pengetahuanPenelitian menemukan tingkat kegagalan mediasi harta bersama di Pengadilan Agama Medan tinggi, dipengaruhi oleh faktor‑faktor seperti kurangnya pengetahuan