MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE

Warisan: Journal of History and Cultural HeritageWarisan: Journal of History and Cultural Heritage

Studi ini menyelidiki dinamika evolusi Kesawan Area di Kota Medan sebagai destinasi wisata warisan dari tahun 2010 hingga 2025. Tujuan utamanya adalah menganalisis proses revitalisasi, strategi branding, dan transformasi digital yang dilakukan untuk menetapkan Kesawan sebagai ikon sejarah kota, serta memeriksa bagaimana proses-proses ini membentuk persepsi tentang warisan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-historis, dengan mengandalkan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa periode 2010-2020 menandai fase awal revitalisasi, yang ditandai dengan branding warisan melalui festival budaya, pelestarian arsitektur, dan promosi identitas regional. Sebaliknya, periode 2020-2025 menyaksikan adopsi pariwisata cerdas dan teknologi digital, yang secara signifikan meningkatkan kunjungan wisatawan dan merangsang pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah lokal. Merek yang kuat memperkuat citra sejarah Kesawan, sementara transformasi digital memperluas aksesibilitas dan meningkatkan keterlibatan wisatawan, meskipun masih ada tantangan seperti kesenjangan digital dan risiko komodifikasi. Studi ini menekankan bahwa pelestarian warisan dapat dikelola secara adaptif dan berkelanjutan melalui integrasi strategi branding dan inovasi digital. Secara teoritis, penelitian ini berkontribusi pada bidang pariwisata warisan dengan menawarkan wawasan tentang bagaimana dinamika sejarah dan transformasi digital bersinggungan untuk membentuk makna warisan dalam ruang perkotaan.

Studi ini mengungkapkan bahwa Kesawan Area telah mengalami dua fase transformasi utama antara tahun 2010 dan 2025.Fase pertama (2010-2020) menekankan revitalisasi dan branding warisan melalui konservasi bangunan, festival budaya, dan upaya untuk memperkuat identitas Kesawan sebagai ikon sejarah Medan.Fase kedua (2020-2025) ditandai dengan revitalisasi digital dan adopsi pariwisata cerdas, dengan media sosial, tur virtual, dan platform online yang memperluas visibilitas Kesawan dan mendukung pertumbuhan industri kreatif lokal.Perubahan ini tidak hanya meningkatkan pariwisata tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat yang lebih besar, khususnya di kalangan generasi muda, sambil mengangkat masalah seperti kesenjangan digital dan risiko terhadap keaslian budaya.

Untuk penelitian selanjutnya, studi perbandingan lintas kota akan bermanfaat untuk memahami bagaimana destinasi warisan yang berbeda mengelola keseimbangan antara branding, digitalisasi, dan keaslian. Penilaian kuantitatif, seperti melacak jumlah pengunjung, pertumbuhan UMKM, dan partisipasi masyarakat, juga dapat memperkuat evaluasi dampak sosial-ekonomi. Melalui pendekatan seperti itu, penelitian pariwisata warisan dapat melampaui akun deskriptif menuju wawasan yang lebih kritis dan berbasis bukti tentang kompleksitas pengelolaan kota warisan.

  1. Morphological Investigations: Cutting into the Substance of Urban...: Ingenta Connect. cutting substance... openurl.ingenta.com/content/xref?genre=article&issn=0263-7960&volume=37&issue=4&spage=393Morphological Investigations Cutting into the Substance of Urban Ingenta Connect cutting substance openurl ingenta content xref genre article issn 0263 7960 volume 37 issue 4 spage 393
  2. Kesawan Square in Heritage Tourism: Historical Dynamics and Digital Transformation, 2010-2025 | Tanjung... mahesainstitute.web.id/ojs2/index.php/warisan/article/view/2864Kesawan Square in Heritage Tourism Historical Dynamics and Digital Transformation 2010 2025 Tanjung mahesainstitute ojs2 index php warisan article view 2864
  3. Exploring the Invisibility of Women’s Resilience in Facing Anthropogenic Disasters | International... doi.org/10.47814/ijssrr.v6i1.859Exploring the Invisibility of WomenAos Resilience in Facing Anthropogenic Disasters International doi 10 47814 ijssrr v6i1 859
Read online
File size283.45 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test