SALASIKASALASIKA
SalasikaSalasikaPeraturan Mahkamah Agung No. 1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan menetapkan bahwa semua sengketa perdata di Pengadilan Tingkat Pertama harus diselesaikan terlebih dahulu melalui mediasi dengan bantuan mediator. Keberhasilan mediasi di Pengadilan Negeri Jawa didukung oleh mediator non‑hakim bersertifikat, termasuk mediator perempuan yang memiliki peran serupa dengan mediator laki‑laki. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran profesi mediator non‑hakim perempuan dalam pengarusutamaan gender di Pengadilan Negeri Jawa. Penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data primer melalui observasi lapangan dan penelusuran dokumen. Data yang dikumpulkan mencakup persepsi mengenai kesetaraan gender, tantangan yang dihadapi, serta praktik yang diterapkan dalam mediasi. Hasil menunjukkan bahwa mediator non‑hakim perempuan memiliki tingkat kepedulian yang beragam terhadap isu gender; sebagian telah mengambil langkah untuk memastikan partisipasi aktif kedua belah pihak dan menghindari stereotip gender, namun masih terdapat tantangan berupa kurangnya pelatihan khusus tentang pengarusutamaan gender serta dukungan institusional yang terbatas. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan yang lebih mendalam, pedoman praktik, dan dukungan institusional untuk memperkuat kemampuan mediator non‑hakim perempuan dalam memajukan kesetaraan gender pada proses mediasi.
Profesi mediator non‑hakim perempuan di Jawa memiliki potensi besar untuk menjadi agen pengarusutamaan gender, namun masih diperlukan peningkatan kompetensi dan dukungan institusional agar dapat berkontribusi secara efektif dalam menciptakan proses mediasi yang inklusif dan setara.
Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi efektivitas pelatihan berbasis gender bagi mediator non‑hakim perempuan dengan mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan praktik mediasi setelah mengikuti program tersebut; selanjutnya, studi komparatif antara pengadilan yang memiliki dan tidak memiliki mediator perempuan dapat mengidentifikasi dampak kehadiran mediator perempuan terhadap hasil mediasi, termasuk tingkat kepuasan pihak yang bersengketa dan waktu penyelesaian kasus; terakhir, penelitian kualitatif mengenai hambatan rekruitmen dan retensi mediator non‑hakim perempuan di pengadilan yang belum memiliki mereka dapat mengungkap faktor sosial, budaya, dan institusional yang mempengaruhi partisipasi, sehingga memungkinkan pengembangan kebijakan dan intervensi yang lebih tepat sasaran untuk meningkatkan representasi gender dalam profesi mediasi.
| File size | 9.08 MB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
MAHESA INSTITUTEMAHESA INSTITUTE Hasilnya menunjukkan tiga pola dominan bias gender: wanita memiliki otoritas atas garis keturunan dan warisan tetapi tetap diasingkan dari kekuasaan politikHasilnya menunjukkan tiga pola dominan bias gender: wanita memiliki otoritas atas garis keturunan dan warisan tetapi tetap diasingkan dari kekuasaan politik
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini menunjukkan bahwa relasi bromance dalam novel Untuk Dia dibangun di antara para tokoh laki-laki dengan latar sekolah dan permasalahan remaja.Penelitian ini menunjukkan bahwa relasi bromance dalam novel Untuk Dia dibangun di antara para tokoh laki-laki dengan latar sekolah dan permasalahan remaja.
AREAIAREAI Dengan demikian, keberadaan Polwan yang menjalankan peran ganda ini membuktikan bahwa perempuan mampu berperan aktif di ruang publik tanpa meninggalkanDengan demikian, keberadaan Polwan yang menjalankan peran ganda ini membuktikan bahwa perempuan mampu berperan aktif di ruang publik tanpa meninggalkan
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Pendekatan progresif kedua outlet terbukti dalam narasi, karena mereka memposisikan perempuan sebagai subjek. Namun, dari citra visual, kedua outlet terusPendekatan progresif kedua outlet terbukti dalam narasi, karena mereka memposisikan perempuan sebagai subjek. Namun, dari citra visual, kedua outlet terus
UBBGUBBG Perwakilan gender dalam bahan pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk persepsi siswa tentang peran masyarakat. Studi sebelumnya telah banyakPerwakilan gender dalam bahan pendidikan memainkan peran penting dalam membentuk persepsi siswa tentang peran masyarakat. Studi sebelumnya telah banyak
UMNUMN Oleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan dan peningkatan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan inklusif, sehinggaOleh karena itu, diperlukan reformasi kebijakan dan peningkatan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang adil dan inklusif, sehingga
UMPRUMPR Penelitian menemukan bahwa kontribusi perempuan politik di Kalimantan Selatan, ditinjau dari komunikasi politik & budaya, terwujud dalam kerja-kerja politik,Penelitian menemukan bahwa kontribusi perempuan politik di Kalimantan Selatan, ditinjau dari komunikasi politik & budaya, terwujud dalam kerja-kerja politik,
UAIUAI Dengan adanya nilai positif dan nilai negatif dalam penggambaran perempuan pada masa ini, dapat disimpulkan bahwa wacana gender yang mengusung tema kesetaraanDengan adanya nilai positif dan nilai negatif dalam penggambaran perempuan pada masa ini, dapat disimpulkan bahwa wacana gender yang mengusung tema kesetaraan
Useful /
KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN Intervensi dilakukan selama empat hari dengan frekuensi tiga kali per hari. subjek I dan II mencapai efektivitas pada hari keempat, sedangkan subjek IIIIntervensi dilakukan selama empat hari dengan frekuensi tiga kali per hari. subjek I dan II mencapai efektivitas pada hari keempat, sedangkan subjek III
SALASIKASALASIKA Temuan menunjukkan bahwa perempuan-perempuan ini bekerja dalam kondisi yang tidak jelas secara hukum, menanggung beban ganda pekerjaan publik dan domestik,Temuan menunjukkan bahwa perempuan-perempuan ini bekerja dalam kondisi yang tidak jelas secara hukum, menanggung beban ganda pekerjaan publik dan domestik,
UMNUMN Prekariat merupakan kelompok yang rentan dalam kehidupan dan pekerjaannya. Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai kampus besar di Indonesia, menyorotiPrekariat merupakan kelompok yang rentan dalam kehidupan dan pekerjaannya. Universitas Negeri Yogyakarta, sebagai kampus besar di Indonesia, menyoroti
UMNUMN Penelitian ini menunjukkan bahwa generasi Z, sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan globalisasi, mengalami transformasi signifikan dalam interaksiPenelitian ini menunjukkan bahwa generasi Z, sebagai generasi yang tumbuh di era digital dan globalisasi, mengalami transformasi signifikan dalam interaksi