KARYAKESEHATANKARYAKESEHATAN

TERAPEUTIK JURNAL : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran KomunitasTERAPEUTIK JURNAL : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Kedokteran Komunitas

Hipertensi atau penyakit darah tinggi sebenarnya adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi, yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkan. Hipertensi sering kali disebut sebagai pembunuh gelap (Silent Killer), karena termasuk penyakit yang mematikan tanpa disertai dengan gejala‑gejalanya lebih dahulu sebagai peringatan bagi korbannya. Tujuan studi kasus ini penerapan teknik massage punggung pada penderita hipertensi untuk mengurangi intensitas nyeri kepala di Ruang Laika Waraka Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Desain studi kasus deskriptif menggunakan pendekatan studi kasus. Berdasarkan hasil studi kasus yang dilakukan oleh peneliti pada penderita hipertensi di Ruang Laika Waraka Rumah Sakit Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara dengan subyek studi kasus yang diteliti sebanyak 2 orang responden didapatkan hasil adanya penurunan tingkat nyeri kepala pada pasien hipertensi sesudah diberikan massage punggung. Subjek I sebelum diberikan massage punggung skala nyeri 6 menjadi skala nyeri 2 sesudah diberikan massage punggung dalam waktu 4 hari. Subjek II sebelum diberikan massage punggung skala nyeri 7 menjadi skala nyeri 2 sesudah diberikan massage punggung dalam waktu 4 hari.

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian terapi massage punggung dapat menurunkan intensitas nyeri kepala pada pasien hipertensi di ruang Laika Waraka RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara.Pada subjek I sebelum diberikan massage punggung skala nyeri 6 menjadi skala nyeri 2 sesudah diberikan massage punggung.Pada subjek II sebelum diberikan massage punggung skala nyeri 7 menjadi skala nyeri 2 sesudah diberikan massage punggung.

Penelitian selanjutnya dapat memfokuskan pada uji coba terkontrol secara randomisasi dengan sampel yang lebih besar untuk mengevaluasi efektivitas terapi massage punggung dalam menurunkan intensitas nyeri kepala serta menstabilkan tekanan darah pada pasien hipertensi di berbagai rumah sakit; selanjutnya, studi komparatif dapat membandingkan variasi durasi dan frekuensi pemberian massage punggung, misalnya 5 menit versus 15 menit serta pemberian harian dibandingkan tiga kali seminggu, untuk menentukan protokol optimal dalam pengurangan nyeri dan kontrol tekanan darah; terakhir, penelitian mekanistik dapat meneliti perubahan biologis seperti tingkat endorfin, kortisol, dan parameter kardiovaskular (tekanan darah, denyut jantung) sebelum dan sesudah sesi massage guna memahami jalur fisiologis yang mendasari efek analgesik dan antihipertensi terapi tersebut, sehingga memberikan dasar ilmiah yang kuat bagi implementasi klinis yang lebih luas.

Read online
File size570.31 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test