JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial TeknikEquivalent: Jurnal Ilmiah Sosial TeknikLatar Belakang: Masalah kesehatan gigi seperti gingivitis, karang gigi, dan karies masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang umum terjadi baik secara global maupun nasional. Kondisi ini sering kali tidak terdeteksi sejak dini karena keterbatasan akses pemeriksaan dan rendahnya kesadaran masyarakat, sehingga penanganan baru dilakukan ketika penyakit telah berkembang ke tahap yang lebih parah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem deteksi masalah gigi berbasis web menggunakan algoritma YOLOv11 yang mampu mendeteksi tiga kondisi gigi, yaitu gingivitis, karang gigi, dan karies, sebagai upaya mendukung deteksi dini yang mudah diakses oleh masyarakat. Metode: Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode waterfall. Sistem memungkinkan pengguna untuk mengunggah citra gigi atau melakukan deteksi secara langsung melalui kamera, serta menyediakan dashboard dan riwayat hasil deteksi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan pendekatan black‑box testing untuk mengevaluasi fungsionalitas dari sisi pengguna dan white‑box testing untuk memverifikasi logika serta alur eksekusi program. Model YOLOv11 dilatih dengan teknik augmentasi data dan hyperparameter tuning berbasis mutasi untuk meningkatkan performa deteksi. Hasil: Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem deteksi yang dikembangkan mampu mencapai tingkat akurasi sebesar 81,47%, dengan nilai precision sebesar 0,935 dan recall sebesar 0,871. Nilai tersebut menunjukkan kemampuan model yang baik dalam mengidentifikasi dan membedakan kondisi gigi yang diuji. Kesimpulan: Sistem deteksi masalah gigi berbasis web menggunakan algoritma YOLOv11 memiliki potensi yang besar sebagai alat bantu deteksi dini kesehatan gigi. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat serta membantu pemantauan kondisi gigi secara mandiri dan berkelanjutan.
Model YOLOv11 berhasil mendeteksi tiga kondisi utama kesehatan gigi (karies, gingivitis, dan karang gigi) dengan akurasi keseluruhan 89,45% serta precision 0,935 dan recall 0,871.Meskipun performa umum baik, terdapat kesulitan dalam membedakan kelas dengan kemiripan visual, terutama antara karang gigi, karies, dan background, serta penurunan sensitivitas pada kelas gingivitis pada ambang kepercayaan tinggi.Oleh karena itu, diperlukan perbaikan lebih lanjut pada kemampuan model dalam mengenali fitur visual halus dan pada pengembangan sistem untuk meningkatkan akurasi deteksi kelas kecil.
Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana integrasi modul Clinical Decision Support System (CDSS) dengan model YOLOv11 dapat meningkatkan akurasi diagnosis klinis dan memberikan rekomendasi perawatan yang bersifat personalisasi; apakah penambahan layer interpretatif pada output deteksi dapat menghasilkan penilaian risiko yang lebih informatif bagi tenaga medis? Selanjutnya, studi dapat memperluas validasi model dengan mengumpulkan dataset multi‑center yang mencakup variasi populasi, pencahayaan, dan jenis kamera, untuk menilai generalisasi performa YOLOv11 pada kondisi klinis yang beragam serta mengidentifikasi batasan dalam mendeteksi objek kecil seperti karies awal; bagaimana strategi augmentasi data dan teknik fine‑tuning dapat memperbaiki sensitivitas pada kelas dengan visual subtle? Terakhir, pengembangan aplikasi mobile berbasis Android atau iOS yang mengimplementasikan deteksi real‑time secara offline dapat diuji efektivitasnya dalam meningkatkan akses layanan di daerah terpencil; apakah pendekatan kompresi model dan optimasi inferensi dapat mempertahankan akurasi tinggi sambil mengurangi beban komputasi pada perangkat seluler?.
- Korelasi Disparitas Ketersediaan Tenaga Medis Gigi Antardaerah Terhadap Pemanfaatan Layanan Gigi dan... doi.org/10.22146/jmpk.v25i03.5879Korelasi Disparitas Ketersediaan Tenaga Medis Gigi Antardaerah Terhadap Pemanfaatan Layanan Gigi dan doi 10 22146 jmpk v25i03 5879
- Penyakit Gigi Dan Gusi Sebagai Penyebab Penyakit Jantung | Jurnal Teras Kesehatan. penyakit gigi gusi... Doi.Org/10.38215/Jtkes.V7i2.131Penyakit Gigi Dan Gusi Sebagai Penyebab Penyakit Jantung Jurnal Teras Kesehatan penyakit gigi gusi Doi Org 10 38215 Jtkes V7i2 131
| File size | 947.73 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
USKUSK Email yang merupakan lapisan terluar dari anatomi mahkota gigi, dan substansi paling keras dalam tubuh dapat larut karena konsumsi minuman isotonik yangEmail yang merupakan lapisan terluar dari anatomi mahkota gigi, dan substansi paling keras dalam tubuh dapat larut karena konsumsi minuman isotonik yang
USKUSK Subjek penelitian sebanyak 100 orang berusia 15-50 tahun dengan kriteria inklusi mengalami kehilangan gigi sebagian, kooperatif dan mengkonsumsi obat antipsikotikSubjek penelitian sebanyak 100 orang berusia 15-50 tahun dengan kriteria inklusi mengalami kehilangan gigi sebagian, kooperatif dan mengkonsumsi obat antipsikotik
UHTUHT Mengenai penyakit penyerta, sebagian besar pasien memiliki kondisi kesehatan tambahan, dengan 296 orang (88%) yang terkena dampaknya. Evaluasi penggunaanMengenai penyakit penyerta, sebagian besar pasien memiliki kondisi kesehatan tambahan, dengan 296 orang (88%) yang terkena dampaknya. Evaluasi penggunaan
IAIDAIAIDA Program ini bertujuan meningkatkan motivasi santri di Pesantren Mathlaul Anwar Karyabakti, Karawang, untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Pesantren dipilihProgram ini bertujuan meningkatkan motivasi santri di Pesantren Mathlaul Anwar Karyabakti, Karawang, untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Pesantren dipilih
THAMRINTHAMRIN Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan kondisi kelembaban yang cukup tinggi sehingga mampu menciptakan suasana yang baik bagi pertumbuhan jamur.Indonesia merupakan negara beriklim tropis dengan kondisi kelembaban yang cukup tinggi sehingga mampu menciptakan suasana yang baik bagi pertumbuhan jamur.
USKUSK Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara tingkat pengetahuan ibu dan status karies ibu dengan status karies gigi anak balitaBerdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat korelasi antara tingkat pengetahuan ibu dan status karies ibu dengan status karies gigi anak balita
STMIKJAYAKARTASTMIKJAYAKARTA Masalah akurasi data juga sering muncul karena kesalahan pencatatan dan ketidakmampuan untuk memperbarui informasi secara real-time. Perusahaan yang menawarkanMasalah akurasi data juga sering muncul karena kesalahan pencatatan dan ketidakmampuan untuk memperbarui informasi secara real-time. Perusahaan yang menawarkan
UNTARUNTAR Dengan mengikuti pedoman ini, mahasiswa dapat memastikan bahwa artikel mereka memenuhi standar akademik yang diperlukan dan dapat dipublikasikan denganDengan mengikuti pedoman ini, mahasiswa dapat memastikan bahwa artikel mereka memenuhi standar akademik yang diperlukan dan dapat dipublikasikan dengan
Useful /
IAIN SUIAIN SU Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi PSMData diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, diskusi kelompok terarah (FGD), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi PSM
THAMRINTHAMRIN Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, sikap dan tindakan pedagang tentang kualitas es batu yang harus dijaga. Dapat disimpulkan bahwa es batuHal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, sikap dan tindakan pedagang tentang kualitas es batu yang harus dijaga. Dapat disimpulkan bahwa es batu
THAMRINTHAMRIN Analisis statistik mengungkapkan adanya hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur (p=0,001, r=0,273) dengan kekuatan hubunganAnalisis statistik mengungkapkan adanya hubungan positif yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas tidur (p=0,001, r=0,273) dengan kekuatan hubungan
LPKIALPKIA Pengelola perpustakaan sebuah perguruan tinggi memerlukan dukungan manajemen yang memadai untuk dapat memenuhi kebutuhan warga kampus. Perpustakaan MahasiswaPengelola perpustakaan sebuah perguruan tinggi memerlukan dukungan manajemen yang memadai untuk dapat memenuhi kebutuhan warga kampus. Perpustakaan Mahasiswa