IAIDAIAIDA

LOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatLOYALITAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Teknologi telah menjadi hal yang esensial dalam kehidupan setiap manusia, di mana teknologi berperan dalam mendukung semua aktivitas sehari‑hari. Kondisi ini berdampak pada anak‑anak, baik yang masih di usia balita maupun yang berada di usia sekolah, karena pemanfaatan teknologi informasi masih belum optimal; mereka cenderung lebih memilih bermain game dan media sosial daripada mengeksplorasi pengetahuan serta informasi baru yang sangat diperlukan dalam proses pendidikan mereka. Masalah tersebut menjadi alasan pelaksanaan program literasi di Desa Tebel dengan anak‑anak sebagai sasaran utama, mengingat anak‑anak di sekitar desa lebih memilih bermain dengan perangkat elektronik daripada membaca buku. Faktor kurangnya pengawasan orang tua dan pengaruh lingkungan bermain menjadi penyumbang utama, sementara program mikro‑perpustakaan yang terletak di tepi sungai desa Tebel bertujuan meningkatkan minat membaca anak‑anak. Hasil studi menunjukkan keberhasilan yang cukup signifikan, dimana lebih banyak anak mulai membaca buku dan mengalami gangguan yang lebih sedikit dari pengaruh gadget yang sebelumnya menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.

Kegiatan KKN‑P 2022 oleh mahasiswa UMSIDA berhasil meningkatkan minat membaca warga Tebel Village melalui penyediaan dan penataan buku di mikro‑perpustakaan serta pembimbingan anak‑anak untuk mengurangi penggunaan gadget dan belajar bahasa Inggris secara menyenangkan.Mahasiswa menyadari pentingnya melanjutkan dan memperbaiki program ini agar dapat berkontribusi pada pencapaian akademik dan kesadaran masyarakat dalam melestarikan ikon desa literasi.Diharapkan program tersebut dapat terus meningkatkan minat baca, kemampuan membaca yang baik, serta kepedulian warga terhadap keberlanjutan mikro‑perpustakaan di tepi sungai.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pertanyaan apakah program mikro‑perpustakaan dapat mempertahankan peningkatan minat membaca anak‑anak dalam jangka waktu panjang, misalnya selama tiga hingga lima tahun, dengan mengukur perubahan perilaku membaca secara periodik; selanjutnya, studi dapat menyelidiki efektivitas integrasi sumber bacaan digital yang terkurasi dalam mikro‑perpustakaan untuk menyeimbangkan penggunaan gadget sekaligus meningkatkan aksesibilitas materi bacaan, sehingga dapat mengidentifikasi model hybrid yang optimal bagi anak‑anak di daerah pedesaan; terakhir, penelitian dapat mengkaji peran keterlibatan orang tua dan dukungan komunitas dalam keberlanjutan program literasi, termasuk strategi pelibatan keluarga, pelatihan orang tua, dan mekanisme pendanaan lokal, guna menentukan faktor‑faktor kunci yang memperkuat keberlangsungan mikro‑perpustakaan dan meningkatkan dampak sosialnya.

Read online
File size974.23 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test