STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA
Jurnal Hilirisasi Pengabdian MasyarakatJurnal Hilirisasi Pengabdian MasyarakatModel bisnis yang benar adalah kunci kesuksesan bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK). Temuan di lapangan menunjukkan kurangnya pemahaman mengenai model bisnis yang sesuai dengan kondisi bisnis. Banyak pelaku usaha yang bergabung pada kelompok swadaya masyarakat Guyub Rukun PPA Sikhar Malang memiliki konsep yang kurang tepat tentang potensi produk mereka, pemetaan pelanggan, dan pengelolaan keuangan usaha, sehingga mereka tidak dapat mengembangkan usaha mereka dan tidak meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Pelatihan dan pendampingan membuat model bisnis menggunakan Business Model Canvas (BMC) dilaksanakan dengan fokus pada perubahan pola pikir dan perilaku pengelolaan UMK. Hasil dari pelatihan ini adalah terciptanya model bisnis yang baru. Pendampingan dilaksanakan untuk menerapkan model yang baru tersebut ke usaha mikro para anggota. Dampak pelatihan dan pendampingan ini tampak pada peningkatan pendapatan dari usaha mikro dan kecil anggota kelompok swadaya masyarakat Guyub Rukun PPA Sikhar Malang.
Setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan, pelaku usaha menemukan ritme baru untuk memenuhi permintaan pasar dan mengalami peningkatan signifikan pada penjualan, produksi, dan pendapatan.Pelatihan BMC membentuk ekosistem bisnis di mana mereka dapat berkomunikasi dan berbagi inspirasi untuk menghadapi kesulitan di masa depan.Untuk keberlanjutan, perlu ditingkatkan literasi keuangan, mental kewirausahaan, dan kemampuan pengambilan kebisnisan antar anggota kelompok.
Penelitian lanjutan perlu mengkaji bagaimana transformasi digital dapat diintegrasikan ke dalam model bisnis pelaku usaha mikro untuk mengatasi tantangan manajemen keuangan, seperti pengembangan aplikasi pencatatan transaksi otomatis. Selain itu, perlu dikembangkan strategi untuk membangun ketahanan usaha mikro terhadap fluktuasi ekonomi dan persaingan yang semakin ketat, dengan fokus pada inovasi produk dan diversifikasi pasar. Terlebih, penelitian dapat mengeksplorasi cara memperkuat ekosistem bisnis kolaboratif antar usaha mikro untuk meningkatkan efisiensi rantai pasokan dan akses pasar, sehingga pelaku usaha dapat bersaing lebih efektif dalam lingkungan bisnis yang dinamis.
| File size | 597.74 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEPEMUDASTIEPEMUDA Kualitas tata kelola dan pengembangan modal manusia membentuk kesiapan institusional dan menjamin kesinambungan. Tinjauan ini memperluas pemahaman teoretisKualitas tata kelola dan pengembangan modal manusia membentuk kesiapan institusional dan menjamin kesinambungan. Tinjauan ini memperluas pemahaman teoretis
STIEPEMUDASTIEPEMUDA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dimensi nilai yang dirasakan; nilai emosional, nilai sosial, nilai fungsional (nilai uang) dan nilai fungsionalPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dimensi nilai yang dirasakan; nilai emosional, nilai sosial, nilai fungsional (nilai uang) dan nilai fungsional
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Keunggulan produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Tambakmas, yang ditunjukkan olehKeunggulan produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah di Desa Tambakmas, yang ditunjukkan oleh
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo menyediakan ruang terbuka tanpa beban biaya tinggi bagi pelaku UMKM, memungkinkan mereka memperluas aksesKegiatan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Ponorogo menyediakan ruang terbuka tanpa beban biaya tinggi bagi pelaku UMKM, memungkinkan mereka memperluas akses
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pengembangan produk jus baru tidak hanya meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa saja, tetapi juga membantuHasil dari program ini menunjukkan bahwa pengembangan produk jus baru tidak hanya meningkatkan keterampilan kewirausahaan siswa saja, tetapi juga membantu
POLIMEDIAPOLIMEDIA Kedua metode penelitian tersebut dapat digunakan bersama-sama atau digabungkan dalam suatu penelitian yang dilakukan secara bersamaan. Materi BMC diperkenalkanKedua metode penelitian tersebut dapat digunakan bersama-sama atau digabungkan dalam suatu penelitian yang dilakukan secara bersamaan. Materi BMC diperkenalkan
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Penggunaan sosial media menjadi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi melalui konten digital. Dengan fenomena ini, sisipan pemasaran denganPenggunaan sosial media menjadi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan informasi melalui konten digital. Dengan fenomena ini, sisipan pemasaran dengan
STIEMAHARDHIKASTIEMAHARDHIKA Inovasi mesin produksi bubuk jahe ini diharapkan menjadi bagian dari ide untuk pembuatan bubuk jahe yang lebih praktis.mesin yang diciptakan memiliki kualitasInovasi mesin produksi bubuk jahe ini diharapkan menjadi bagian dari ide untuk pembuatan bubuk jahe yang lebih praktis.mesin yang diciptakan memiliki kualitas
Useful /
POLIMEDIAPOLIMEDIA Pembahasan mengenai kontribusi Islam dalam bidang seni dan sains sangat melekat dengan pembahasan sejarah peradaban dan kebudayaan Islam. Pesatnya pertumbuhanPembahasan mengenai kontribusi Islam dalam bidang seni dan sains sangat melekat dengan pembahasan sejarah peradaban dan kebudayaan Islam. Pesatnya pertumbuhan
POLIMEDIAPOLIMEDIA Dari dua scene dengan total durasi 1 menit 3 detik, sudah sedemikian banyak terjadi proses pemaknaan tanda-tanda visual yang berimpilikasi pada perkembanganDari dua scene dengan total durasi 1 menit 3 detik, sudah sedemikian banyak terjadi proses pemaknaan tanda-tanda visual yang berimpilikasi pada perkembangan
POLIMEDIAPOLIMEDIA Temuan dari wawancara dengan masyarakat dan pengunjung menunjukkan bahwa fotografi mampu merangsang kesadaran, apresiasi, dan keterlibatan emosional terhadapTemuan dari wawancara dengan masyarakat dan pengunjung menunjukkan bahwa fotografi mampu merangsang kesadaran, apresiasi, dan keterlibatan emosional terhadap
ICJAMBIICJAMBI 0 menuntut karakter berpikir analitis, mandiri, inovatif, kreatif, dan tekad tinggi pada generasi muda agar dapat menghadapi tantangan otomatisasi, digitalisasi,0 menuntut karakter berpikir analitis, mandiri, inovatif, kreatif, dan tekad tinggi pada generasi muda agar dapat menghadapi tantangan otomatisasi, digitalisasi,