ISI SURAKARTAISI SURAKARTA

Abdi SeniAbdi Seni

Pelatihan “Pembuatan Totebag Batik dengan Teknik Batik Ciprat Memudahkan bagi Teman Tuli untuk Berkarya dan Meningkatkan Kreativitas Seni. Teknik batik ciprat merupakan salah satu metode kreatif dalam seni batik yang dapat diadaptasi untuk berbagai media, termasuk totebag. Pelatihan ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknik batik ciprat sebagai pendekatan inklusif dalam Pelatihan pembuatan totbag bagi teman-teman tuli. Dilaksanakan sebagai program pengabdian seni untuk menciptakan ruang kreatif yang inklusif. Melalui pelatihan ini, teman tuli tidak hanya belajar keterampilan seni, tetapi juga berkesempatan untuk berinteraksi dan berkolaborasi dalam lingkungan yang mendukung. Metodologi yang digunakan meliputi pengenalan alat dan bahan, pelatihan teknik dasar, serta praktik langsung dalam menciptakan batik totbag. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan keterlibatan sosial di antara peserta. Selain itu, totebag yang dihasilkan dapat menjadi produk yang dipasarkan, memberikan nilai ekonomi bagi teman-teman tuli. Pelatihan ini menekankan pentingnya seni sebagai alat pemberdayaan dan inklusi sosial, serta potensi teknik batik ciprat dalam menciptakan ruang kreatif bagi individu dengan kebutuhan khusus.

Pelatihan batik ciprat bagi teman tuli terbukti menjadi pendekatan kreatif dan inklusif yang meningkatkan pemahaman serta partisipasi aktif peserta dalam proses seni batik.Metode visual, demonstratif, dan pendampingan intensif oleh fasilitator serta juru bahasa isyarat secara signifikan meningkatkan rasa percaya diri dan kemampuan komunikasi peserta.Hasilnya menunjukkan bahwa kolaborasi lintas kemampuan dapat menghasilkan karya batik yang estetis dan sarat makna sosial, sekaligus berfungsi sebagai advokasi untuk hak dan potensi penyandang disabilitas dalam seni.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak jangka panjang pelatihan batik ciprat terhadap pemberdayaan ekonomi peserta tuli, misalnya dengan melacak pendapatan dan keberlanjutan usaha kreatif selama satu hingga tiga tahun setelah pelatihan. Selanjutnya, perlu dieksplorasi efektivitas modul pembelajaran digital berbasis visual yang terintegrasi dengan bahasa isyarat untuk memperluas jangkauan pelatihan batik kepada kelompok tuli yang lebih luas, termasuk analisis tingkat retensi keterampilan dan kepuasan peserta. Terakhir, penelitian dapat menilai adaptasi teknik batik ciprat ke media kerajinan lain seperti tekstil, aksesoris, atau produk rumah tangga, serta mengukur pengaruhnya terhadap integrasi sosial dan partisipasi komunitas tuli dalam pasar kreatif lokal.

Read online
File size958.68 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test