UNJAUNJA

Edu-Sains : Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan AlamEdu-Sains : Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam

Kemampuan literasi sains merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki peserta didik untuk berpikir kritis, mengambil keputusan, dan berpartisipasi aktif dalam dunia pendidikan dan masyarakat. Rendahnya hasil literasi sains Indonesia pada penilaian sains tingkat internasional menunjukkan perlunya media pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta efektivitas e-modul bermuatan etnosains pembuatan serabi untuk membekali literasi sains peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan dengan model 4D, yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan secara sistematis melalui model 4D, dinilai sangat layak dengan presentase 95,85% berdasarkan hasil validasi, dan mendapat respon positif sebesar 94,5% dari peserta didik, serta terbukti cukup efektif dalam meningkatkan literasi sains peserta didik dengan hasil nilai signifikansi uji wilcoxon sebesar <0,001, dan n-gain 0,66. Oleh karena itu, e-modul ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mampu meningkatkan literasi sains peserta didik.

Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa pengembangan e-modul bermuatan etnosains pembuatan serabi untuk membekali literasi sains peserta didik dilakukan melalui tahapan model 4D, yaitu define, design, develop, dan layak dikembangkan digunakan berdasarkan hasil validasi dari aspek materi dan media, serta respon positif dari peserta didik, dengan rata-rata persentase kelayakan dan respon positif peserta didik masing-masing sebesar 95,85% dan 94,5%, yang termasuk dalam kategori sangat layak dan sangat baik.Selain layak, e-modul ini juga terbukti efektif meningkatkan literasi sains peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Ungaran, yang ditunjukkan melalui hasil uji wilcoxon dengan nilai signifikansi < 0,05, menandakan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest, serta didukung oleh hasil uji n-gain sebesar 0,662 yang termasuk dalam kategori cukup efektif digunakan dalam pembelajaran.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar e-modul bermuatan etnosains ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengangkat materi IPA lainnya serta mengintegrasikan ragam kearifan lokal di berbagai daerah, guna memperkaya konten pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi peserta didik. Selain itu, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan e-modul dengan pendekatan etnosains yang lebih interaktif dan kolaboratif, serta mengeksplorasi dampak jangka panjang dari penggunaan e-modul ini terhadap literasi sains peserta didik.

  1. DOI Name 10.1016 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support namespace... doi.org/10.1016DOI Name 10 1016 Values name values index type timestamp data serv crossref email support namespace doi 10 1016
Read online
File size509.24 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test