UBUB

Journal of Psychiatry Psychology and Behavioral ResearchJournal of Psychiatry Psychology and Behavioral Research

Pendahuluan: Dysphoric Milk Ejection Reflex (D-MER) adalah fenomena yang terkait dengan menyusui, ditandai dengan respons emosional negatif singkat yang terjadi segera sebelum atau selama ejeksi susu. Meskipun muncul dari perubahan neuroendokrin normal pada periode postpartum, D-MER dapat mempengaruhi kesehatan mental ibu dan kelanjutan menyusui jika tidak dikenali atau dikelola dengan tidak tepat.

Identifikasi dini dan dukungan yang tepat dapat mencegah komplikasi psikologis yang lebih serius.Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengklarifikasi mekanismenya dan menetapkan strategi manajemen berbasis bukti.

Untuk penelitian lanjutan, penting untuk menyelidiki lebih lanjut mekanisme biologis dan psikologis D-MER, serta mengembangkan strategi manajemen yang efektif. Selain itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan kesadaran dan pelatihan di antara penyedia layanan kesehatan tentang D-MER, agar mereka dapat mengenali gejala dan memberikan dukungan yang tepat kepada ibu yang mengalami kondisi ini. Akhirnya, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi hubungan antara D-MER dan faktor-faktor sosial dan budaya, serta dampak jangka panjangnya pada kesehatan mental ibu dan hubungan ibu-bayi.

  1. The Mystery of D-MER: What Can Hormonal Research Tell Us About Dysphoric Milk-Ejection Reflex? | Springer... doi.org/10.1891/2158-0782.9.1.23The Mystery of D MER What Can Hormonal Research Tell Us About Dysphoric Milk Ejection Reflex Springer doi 10 1891 2158 0782 9 1 23
  2. DYSPHORIC MILK EJECTION REFLEX [D-MER] AND ITS IMPLICATIONS FOR POSTPARTUM MATERNAL MENTAL HEALTH: A... jppbr.ub.ac.id/index.php/jppbr/article/view/202DYSPHORIC MILK EJECTION REFLEX D MER AND ITS IMPLICATIONS FOR POSTPARTUM MATERNAL MENTAL HEALTH A jppbr ub ac index php jppbr article view 202
Read online
File size427.3 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test