WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER

Jurnal Farmasi SYIFAJurnal Farmasi SYIFA

Pendahuluan. Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang, sehingga kepatuhan minum obat berperan penting dalam keberhasilan terapi yang dijalani. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan berkaitan dengan menurunnya keberhasilan jangka panjang, meningkatnya mortalitas, dan peningkatan biaya perawatan. Tujuan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang menyebabkan ketidakpatuhan minum obat pada pasien Diabetes Melitus. Metode. Metode penelitian yang digunakan adalah Literature review. Pencarian artikel menggunakan database google scholar dan pubmed menggunakan kata kunci kepatuhan (compliances) dan diabetes mellitus. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan banyak faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pada setiap penelitian tidak selalu sama. Hal ini dapat disebabkan karena kondisi lingkungan keadaan sosiodemografi, sosioekonomi, dan budaya setempat. Simpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Faktor yang mempengaruhi kepatuhan pasien berupa karakteristik pasien, karakteristik penyakit, obat yang digunakan, dukungan keluarga, dukungan tenaga kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien Diabetes Melitus meliputi pekerjaan, pendidikan, faktor yang berkait dengan karakteristik pasien pendapatan, (umur, pengetahuan), karakteristik penyakit (durasi penyakit dan kadar gula darah), hal terkait obat (frekuensi dan jumlah obat), dukungan keluarga (peran dalam membantu memantau minum obat), dukungan tenaga kesehatan (tindakan optimal, profesional dan empati), dan fasilitas pelayanan kesehatan (kelengkapan dan kemudahan dalam akses pengobatan).

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas intervensi pengingat digital, seperti aplikasi seluler, dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes di wilayah pedesaan Indonesia, dengan mengukur perubahan tingkat kepatuhan dan kontrol glukosa darah. Selain itu, studi eksperimental yang menilai program peningkatan literasi kesehatan khusus bagi pasien dengan tingkat pendidikan rendah dapat mengidentifikasi pengaruhnya terhadap pengetahuan obat dan perilaku kepatuhan. Selanjutnya, penelitian kualitatif mengenai peran dukungan keluarga, termasuk pelatihan bagi anggota keluarga sebagai pemantau obat, dapat mengungkap mekanisme bagaimana dukungan sosial memodifikasi kepatuhan dan hasil klinis pasien diabetes. Kombinasi ketiga pendekatan ini diharapkan memberikan bukti komprehensif untuk strategi intervensi yang lebih terarah dan berkelanjutan.

  1. Kepatuhan Terhadap Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jakarta Timur | Jurnal Farmasi... doi.org/10.22487/j24428744.2020.v6.i1.15002Kepatuhan Terhadap Pengobatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Jakarta Timur Jurnal Farmasi doi 10 22487 j24428744 2020 v6 i1 15002
  2. Analisis Faktor Kepatuhan Berobat Berdasarkan Skor MMAS-8 pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 | Jurnal... ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK/article/view/1267Analisis Faktor Kepatuhan Berobat Berdasarkan Skor MMAS 8 pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Jurnal ejurnal poltekkes tjk ac index php JK article view 1267
Read online
File size215.23 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test