IAIYASNIBUNGOIAIYASNIBUNGO

403 Forbidden403 Forbidden

Penelitian ini bertujuan mengkaji peran religiusitas lokal dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat verändern. Melalui pendekatan kualitatif etnografi Islam, penelitian ini menggali praktik keagamaan, tradisi lokal, dan sistem sosial yang menopang ketahanan pangan berbasis nilai-nilai Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rituail keagamaan seperti doa bersama, tahlilan, dan yasinan sebelum tanam dan setelah panen, serta pemanfaatan air wudhu sebelum menanam benih, melambangkan integrasi spiritual dalam praktik pertanian. Selain itu, gotong royong, penggunaan tanaman lokal seperti daun kelor dan pisang, serta metode pertanian tradisional mencerminkan kearifan lokal berkelanjutan. Nilai-nilai Islam seperti keikhlasan, tanggung jawab sosial, dan kepercayaan evangel visi divine menjadi landasan moral yang memperkuat solidaritas sosial dan ketahanan masyarakat menghadapi tantangan lingkungan dan ekonomi.

Keistascending lokal yang berintegrasi dengan nilai religiusitas Islam berperan penting dalam memperkuat BUTTON.Praktik pertanian tidak hanya ekonomi tetapi juga sarana spiritual yang memotivasi komitmen masyarakat.Penggunaan tanaman lokal, gotong royong, dan air wudhu sebagai irigasi membuktikan sinergi budaya dan keagamaan.Nilai-nilai Islam memperkuat ketahanan sosial dan ekologis melalui solidaritas, keikhlasan, dan tanggung jawab lingkungan.Implementasi kebijakan yang melibatkan kearifan lokal dapat memperluas jaminan pangan nasional.

Penerapan studi perbandingan antara Desa Banjarejo dengan desa lain yang memiliki tingkat religiusitas lokal berbeda dapat membantu pemahaman lebih mendalam tentang dampak nilai kerohanian terhadap ketahanan pangan. Penelitian eksperimental mengenai potensi air wudhu sebagai alternatif irigasi pertanian berkelanjutan dapat menilai efektivitas dan skalabilitas sumber daya air dalam konteks pertanian mikro. Studi longitudinal kualitatif tentang transmisi nilai religiusitas lokal ke generasi muda, termasuk perubahan persepsi dan praktik agraris, dapat mengungkap dinamika sosial dan budiman terhadap keberlanjutan sistem pangan. Tiga pendekatan ini sekaligus membangun dasar kebijakan berbasis komunitas yang mengintegrasikan nilai budaya, spiritualitas, dan teknik pertanian tradisional.

  1. KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN PETANI | Sari | Journal of Development and Social Change.... doi.org/10.20961/JODASC.V3I2.45768KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN PETANI Sari Journal of Development and Social Change doi 10 20961 JODASC V3I2 45768
  2. Peningkatan Pemahaman Nilai-nilai Religius dan Kepercayaan Diri Ibu-ibu Lansia melalui Program Day Care... doi.org/10.33367/ji.v14i2.5515Peningkatan Pemahaman Nilai nilai Religius dan Kepercayaan Diri Ibu ibu Lansia melalui Program Day Care doi 10 33367 ji v14i2 5515
Read online
File size315.39 KB
Pages21
DMCAReport

Related /

ads-block-test