ITSKESICMEITSKESICME
Jurnal KebidananJurnal KebidananPendahuluan baby gym merupakan bentuk stimulasi yang dapat diberikan orangtua, khususnya ibu untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak. Pada beberapa anak yang tidak diberikan stimulasi sejak dini, akan menyebabkan masalah keterlambatan tumbuh kembang. Melalui pelatihan, ibu diajarkan langsung tentang gerakan baby gym. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui di wilayah Ponkesdes Grogol, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Metode penelitian menggunakan preeksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi usia 3-12 bulan di wilayah kerja Ponkesdes Grogol, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang sejumlah 55, sampel penelitian sejumlah 7 diambil dengan teknik Purposive Sampling. Variabel independen adalah pelatihan baby gym. Variabel dependen adalah kemampuan ibu untuk melakukan baby gym. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah checklist. Pengolahan data editing, coding, scoring, tabulating. Analisa data menggunakan Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan dari 7 responden sebelum diberikan pelatihan baby gym sebagian besar ibu tidak mampu melakukan baby gym 4 (57, 1 %) dan setelah diberikan pelatihan baby gym sebagian besar ibu mampu melakukan baby gym 4 (57, 1%). Hasil Chi-Square Test Sig. x2 hitung (0, 047) < α (0, 05) sehingga H1 diterima. Kesimpulan ada pengaruh pelatihan baby gym terhadapat kemampuan ibu untuk melakukan baby gym di wilayah kerja Ponkesdes Grogol, Desa Grogol, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.
Diharapkan bidan dapat melanjutkan pelatihan baby gym secara rutin.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas pelatihan baby gym terhadap perkembangan motorik kasar bayi. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pelatihan baby gym yang lebih komprehensif dan mudah dipahami oleh ibu. Penting juga untuk mengeksplorasi peran dukungan keluarga dan komunitas dalam meningkatkan partisipasi ibu dalam kegiatan baby gym, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang optimal bayi.
| File size | 286.91 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
HUSADA KARYAJAYAHUSADA KARYAJAYA Sampel dalam penelitian sebanyak 6 orang dengan Teknik Non Probability sampling yaitu Purposive Sampling. Variabel dependennya adalah resiko neuropatik.Sampel dalam penelitian sebanyak 6 orang dengan Teknik Non Probability sampling yaitu Purposive Sampling. Variabel dependennya adalah resiko neuropatik.
MAHADEWAMAHADEWA Metode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (one group pretest-posttest) digunakan, dengan sampel 17 siswa. Teknik pengumpulan data terdiri dariMetode kuantitatif dengan desain pra-eksperimental (one group pretest-posttest) digunakan, dengan sampel 17 siswa. Teknik pengumpulan data terdiri dari
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Dari hasil penelitian yang dilakukan maka diketahui penggunaan media pembelajaran Quizziz berbasis game based learning pada mata pelajaran informatikaDari hasil penelitian yang dilakukan maka diketahui penggunaan media pembelajaran Quizziz berbasis game based learning pada mata pelajaran informatika
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan teknik simple random sampling,Penelitian ini menggunakan desain quasy eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampel mengunakan teknik simple random sampling,
UDSUDS Responden dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang tua. Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua setelah diberikan edukasi lebih tinggi dibandingkanResponden dalam penelitian ini terdiri dari 30 orang tua. Penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua setelah diberikan edukasi lebih tinggi dibandingkan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD The students learning outcomes were affective, psychomotor, and cognitive aspects. In replication class 1, the value of student learning outcomes was 71.37,The students learning outcomes were affective, psychomotor, and cognitive aspects. In replication class 1, the value of student learning outcomes was 71.37,
UISUUISU Teka-teki silang merupakan permainan kata yang dapat meningkatkan pengetahuan kosakata pembelajar. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-eksperimenTeka-teki silang merupakan permainan kata yang dapat meningkatkan pengetahuan kosakata pembelajar. Desain penelitian yang digunakan adalah desain pre-eksperimen
CERICCERIC Mayoritas bayi prematur akan mengalami perawatan yang lama di ruang intensif, sehingga terpapar sejumlah prosedur menyakitkan berulang yang menimbulkanMayoritas bayi prematur akan mengalami perawatan yang lama di ruang intensif, sehingga terpapar sejumlah prosedur menyakitkan berulang yang menimbulkan
Useful /
ITSKESICMEITSKESICME Uji statistik wilcoxon menunjukan bahwa nilai signifikan p value = 0,000 < (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan: ada Pengaruh Baby Massage TerhadapUji statistik wilcoxon menunjukan bahwa nilai signifikan p value = 0,000 < (0,05), sehingga H1 diterima. Kesimpulan: ada Pengaruh Baby Massage Terhadap
ITSKESICMEITSKESICME Variable independent adalah senam yoga dan variable dependent adalah nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.Variable independent adalah senam yoga dan variable dependent adalah nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner.
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas di kelas X MIA4 SMA Negeri 1 Palu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsawBerdasarkan hasil penelitian tindakan kelas di kelas X MIA4 SMA Negeri 1 Palu, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD 5-unit flat washers were identified with sample codes A, B, C, D, and E. Flat washers have an internal diameter of 22.65 - 22. 7 mm. In comparison, the5-unit flat washers were identified with sample codes A, B, C, D, and E. Flat washers have an internal diameter of 22.65 - 22. 7 mm. In comparison, the