EDUCASIAEDUCASIA
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan PembelajaranEDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan PembelajaranTransformasi pendidikan tinggi Indonesia di era pasca-COVID-19 menuntut rekontekstualisasi kompetensi lulusan untuk menghadapi dinamika pasar kerja global, yang memprioritaskan soft skills. Laporan World Economic Forum menekankan dominasi keterampilan perilaku seperti kolaborasi, komunikasi, pemikiran kreatif, dan kepemimpinan sebagai prioritas utama hingga tahun 2027, di mana kemajuan AI secara paradoks meningkatkan permintaan akan ketahanan, fleksibilitas, dan pembelajaran seumur hidup. Dalam konteks Program Magister Manajemen Pendidikan Islam (MMPI) di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) seperti UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, survei Kementerian Agama menunjukkan ketidaksiagaan lulusan untuk memenuhi tuntutan kepemimpinan institusi dalam pendidikan Islam. Fenomena ketidaksiagaan ini semakin akut di tengah krisis sumber daya manusia dalam pendidikan Islam, yang ditandai oleh tingkat pergantian tinggi di antara kepala madrasah akibat kekurangan dalam kepemimpinan adaptif. Undang-Undang Pendidikan Islam mewajibkan manajemen yang berlandaskan nilai-nilai Islam; namun, kurikulum MMPI tetap berakar pada fiqh konvensional dan administrasi, mengabaikan integrasi kecerdasan emosional Islam (EI) seperti empati dan pengaturan diri yang selaras dengan ajaran Al-Quran. Studi kontemporer tentang kurikulum pendidikan Islam memprioritaskan keterampilan keras, didominasi oleh alokasi konten normatif yang didigitalisasi. Studi UNESCO di negara-negara mayoritas Muslim mengidentifikasi integrasi minimal soft skills seperti kecerdasan emosional (EI) dan kolaborasi dalam kurikulum magister, meskipun meta-analisis mengonfirmasi korelasi kuat mereka dengan efektivitas. Di Indonesia, Permendikbud mengalokasikan proporsi yang signifikan untuk materi normatif, sehingga membatasi daya saing lulusan (Nisa, 2025). Kesenjangan dalam daya saing lulusan MMPI tampak dalam kegagalan seleksi untuk posisi kepemimpinan madrasah, yang dapat ditelusuri kembali ke kekurangan dalam resolusi konflik dan inovasi, seperti yang ditunjukkan oleh studi AL PENKPI dan peringkat indeks kepemimpinan Indonesia yang rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Laporan World Bank menempatkan sektor pendidikan Indonesia tertinggal dalam pengembangan kepemimpinan soft skills (Nazariah et al., 2025). Relevansi soft skills dalam kepemimpinan Islam berakar pada QS. An-Nisa: 59, yang menekankan taqwa dan musyawarah; studi longitudinal di UIN Sunan Kalijaga mengonfirmasi minimnya operasionalisasi praktis di sana akibat kurikulum yang tidak holistik. Data BPS menunjukkan permintaan akan pemimpin berbasis soft skills di Indonesia Timur, dengan daya saing lulusan MMPI yang rendah di luar Jawa (Solichati & Musfiqon, 2020). Studi-studi yang ada tentang kurikulum MMPI di Indonesia sebagian besar menekankan kerangka pedagogis Islam konvensional, seperti prinsip tasawuf Al-Ghazali, tetapi sebagian besar mengabaikan integrasi hikmah budaya lokal, khususnya lima pilar etnopedagogi Kutai (harmoni dengan alam, solidaritas komunitas, penghormatan leluhur, ketahanan adaptif, dan pengelolaan spiritual) ke dalam KKNI Tingkat 9 Hasil Belajar Lulusan. Tinjauan sistematis terhadap 25 jurnal peer-reviewed (misalnya Jurnal Pendidikan Islam dan Jurnal Manajemen Pendidikan) dari tahun 2015-2025 tidak menemukan prototipe sui generis yang secara sistematis menggabungkan elemen-elemen ini melalui model ADDIE (Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, Evaluasi) yang tervalidasi.
Studi ini menyimpulkan bahwa kurikulum MMPI di UIN Samarinda menunjukkan kekurangan struktural dalam pengembangan soft skills, yang dibatasi oleh dimensi muamalah fiqh normatif, sehingga menghambat kompetensi kepemimpinan lulusan dalam menavigasi dinamika sosio-budaya Kalimantan Timur.Prototipe kurikulum berbasis etnopedagogi Kutai yang mengintegrasikan laman, bawin, huma, olêh-olêh, dan ngepa ke dalam KKNI Hasil Belajar Lulusan melalui model ADDIE mengoperasionalkan sintesis pendidikan Islam glokal, menunjukkan efektivitas melalui studi pilot IKIP PGRI Samarinda dengan transfer perilaku ke praktik manajemen madrasah pada Kirkpatrick Level 3.Hambatan seperti resistensi budaya, disparitas pedagogis, dan tantangan skalabilitas nasional berhasil diatasi melalui koalisi multistakeholder, intervensi realitas virtual yang digamifikasi, dan kerangka kerja matriks transferabilitas, sehingga memosisikan prototipe ini sebagai kontribusi asli untuk dekolonisasi kurikulum pendidikan Islam Indonesia.
Saran penelitian lanjutan meliputi implementasi prototipe MMPI berbasis soft skills secara wajib di seluruh PTKIN Kalimantan melalui dekret rektor dan kebijakan Ditjen Diktis Kemenag; replikasi modular ke daerah adat lainnya (Minangkabau, Batak) melalui Delphi hibrida antar-regional; dan penelitian berbasis desain longitudinal untuk validasi dampak retensi kepemimpinan madrasah. Institusi pendidikan Islam harus mengadopsi alokasi SKS soft skills kontekstual minimal 40% melalui pembelajaran blended yang digamifikasi, sementara Kemendikbudristek harus mengintegrasikan etnopedagogi lokal ke dalam KKNI Tingkat 9 sebagai mandat Kurikulum Merdeka nasional. Penelitian ini memulai trajektori transformasi glokalisasi dalam pendidikan tinggi Islam, memosisikan hikmah Kutai sebagai arsitektur kompetensi kepemimpinan berkelanjutan.
- Development of Soft Skills-Based Islamic Education Curriculum to Enhance Leadership Competencies of Master... educasia.or.id/educasia/article/view/459Development of Soft Skills Based Islamic Education Curriculum to Enhance Leadership Competencies of Master educasia educasia article view 459
- Strategi Penguatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Islam dalam Merespons Tantangan Dunia Kerja di Era Society... Doi.Org/10.20414/Maharah.V2i1.97Strategi Penguatan Kompetensi Lulusan Pendidikan Islam dalam Merespons Tantangan Dunia Kerja di Era Society Doi Org 10 20414 Maharah V2i1 97
- Kasus Pendayagunaan Sumber Daya Pendidikan | Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya. sumber daya pendidikan... journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpbb/article/view/4615Kasus Pendayagunaan Sumber Daya Pendidikan Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya sumber daya pendidikan journal amikveteran ac index php jpbb article view 4615
| File size | 600.89 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
EDUCASIAEDUCASIA Studi ini menggarisbawahi bahwa revitalisasi pendidikan nonformal bergantung pada kemampuannya untuk menghasilkan dampak nyata dan relevan dengan konteks.Studi ini menggarisbawahi bahwa revitalisasi pendidikan nonformal bergantung pada kemampuannya untuk menghasilkan dampak nyata dan relevan dengan konteks.
UASUAS Mubtada, sebagai elemen pertama dalam kalimat nominal, selalu dalam keadaan marfu dan dapat berupa Isim Dzohir (kata benda yang jelas terlihat) atau IsimMubtada, sebagai elemen pertama dalam kalimat nominal, selalu dalam keadaan marfu dan dapat berupa Isim Dzohir (kata benda yang jelas terlihat) atau Isim
UNRAMUNRAM Instrumen angket telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil semua item dinyatakan valid dan nilai Cronbachs Alpha >0,7, menunjukkan bahwaInstrumen angket telah melalui uji validitas dan reliabilitas, dengan hasil semua item dinyatakan valid dan nilai Cronbachs Alpha >0,7, menunjukkan bahwa
UNRAMUNRAM Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pengembangan kompetensi guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) melaluiPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program pengembangan kompetensi guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) melalui
UIN BUKITTINGGIUIN BUKITTINGGI Fourth, it is concluded that the mudhorot that the informants mean leads to several things, including the potential to disrupt the focus of male studentFourth, it is concluded that the mudhorot that the informants mean leads to several things, including the potential to disrupt the focus of male student
UNIVEDUNIVED Disarankan kepada kepala desa untuk meningkatkan komitmen organisasi perangkat desa dengan cara menciptakan lingkungan kerja yang positif, peningkatanDisarankan kepada kepala desa untuk meningkatkan komitmen organisasi perangkat desa dengan cara menciptakan lingkungan kerja yang positif, peningkatan
UNIVEDUNIVED Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dalam pengumpulan data ilmiah serta informasi menggunakan kuesioner sertaPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan dalam pengumpulan data ilmiah serta informasi menggunakan kuesioner serta
UNIVEDUNIVED Kualitas produk yang baik, harga yang terjangkau, dan brand image yang positif meningkatkan keputusan pembelian produk Wardah. Hasil penelitian menunjukkanKualitas produk yang baik, harga yang terjangkau, dan brand image yang positif meningkatkan keputusan pembelian produk Wardah. Hasil penelitian menunjukkan
Useful /
UNJAYAUNJAYA Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepatuhan terapi ARV (p = 0,309). Kesimpulan:Analisis bivariat menunjukkan tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kepatuhan terapi ARV (p = 0,309). Kesimpulan:
UNIVEDUNIVED 990) dan taraf signfikansi 0. 000 < 0. 05. Hasil penelitian menunjukkan secara mandiri Stress Kerja berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja Pegawai990) dan taraf signfikansi 0. 000 < 0. 05. Hasil penelitian menunjukkan secara mandiri Stress Kerja berpengaruh dan signifikan terhadap kinerja Pegawai
UNIVEDUNIVED Artikel yang digunakan dalam telaah ini merupakan publikasi berbahasa Indonesia atau Inggris yang dapat diakses penuh dan terindeks di Scopus, Copernicus,Artikel yang digunakan dalam telaah ini merupakan publikasi berbahasa Indonesia atau Inggris yang dapat diakses penuh dan terindeks di Scopus, Copernicus,
UNIVEDUNIVED Secara bersama-sama, seluruh variabel bauran pemasaran jasa berpengaruh signifikan terhadap keputusan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktorSecara bersama-sama, seluruh variabel bauran pemasaran jasa berpengaruh signifikan terhadap keputusan pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor