PIPI
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering)JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering)Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mendorong lahirnya AI Agent sebagai komponen kunci dalam mendukung efisiensi dan automasi digital di berbagai sektor. AI Agent berfungsi sebagai sistem cerdas yang mampu melakukan tugas-tugas secara otonom dan adaptif, mulai dari chatbot hingga sistem multi-agent berbasis pembelajaran mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi AI Agent terhadap efisiensi operasional dan produktivitas kerja organisasi, serta mengevaluasi tantangan dan potensi pengembangannya di masa depan. Pendekatan penelitian dilakukan melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan merujuk pada metodologi Kitchenham, yang mencakup proses pencarian, seleksi, dan evaluasi terhadap 31 artikel ilmiah dari tahun 2017–2025, dengan 28 artikel memenuhi kriteria inklusi. Pencarian literatur dilakukan melalui lima database ilmiah utama, yaitu IEEE Xplore, ResearchGate, SpringerLink, Scopus, dan arXiv, dengan kata kunci terkait AI Agent dan efisiensi automasi digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerapan AI Agent dapat meningkatkan efisiensi operasional hingga 40% dan mengurangi waktu produksi sebesar 30%. Teknologi pendukung seperti Large Language Models (LLM), Internet of Things (IoT), dan arsitektur multi-agent turut memperkuat kemampuan adaptasi AI Agent dalam konteks industri kompleks. Namun, integrasi teknologi ini masih menghadapi kendala, seperti kurangnya kesiapan SDM, hambatan struktural organisasi, serta isu etika dan transparansi sistem. Sebagai usulan riset lanjutan, studi ini merekomendasikan pengembangan model evaluasi kinerja AI Agent lintas sektor, integrasi dengan teknologi emerging seperti digital twin dan edge computing, serta analisis kesiapan organisasi dalam implementasi sistem AI.
Analisis literatur menunjukkan bahwa AI Agent telah menjadi pilar utama automasi digital lintas sektor, meningkatkan efisiensi operasional hingga 40% dan mempercepat produksi sebesar 30%, serta memperluas kapabilitas melalui integrasi LLM, IoT, dan sistem multi‑agen.Namun, implementasi AI Agent masih menghadapi hambatan signifikan berupa kurangnya pemahaman teknis, kesiapan infrastruktur, serta tantangan etika dan transparansi, dengan 47% perusahaan mengalami kesulitan.Oleh karena itu, pengembangan ke depan harus menekankan optimalisasi kinerja teknis, penguatan tata kelola etis, dan peningkatan literasi teknologi untuk memastikan integrasi AI Agent yang strategis, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana teknologi digital twin dapat digabungkan dengan AI Agent untuk mensimulasikan dan mengoptimalkan alur proses produksi pada industri manufaktur, dengan mengukur dampaknya terhadap efisiensi dan ketahanan sistem. Selain itu, penting untuk mengevaluasi pengaruh penerapan edge computing terhadap latensi dan keandalan operasi AI Agent dalam lingkungan IoT real‑time, serta merumuskan metrik performa yang dapat digunakan lintas sektor. Selanjutnya, diperlukan pengembangan kerangka kerja kesiapan organisasi yang mencakup pelatihan berpusat pada manusia, tata kelola etika, dan penilaian infrastruktur, guna memprediksi keberhasilan adopsi AI Agent; kerangka ini dapat divalidasi melalui studi kasus multi‑organisasi untuk menghasilkan panduan praktis yang dapat diadaptasi secara luas.
- Review of autonomous systems and collaborative AI agent frameworks. review autonomous systems ai agent... doi.org/10.30574/ijsra.2025.14.2.0439Review of autonomous systems and collaborative AI agent frameworks review autonomous systems ai agent doi 10 30574 ijsra 2025 14 2 0439
- IoT and AI Integration: An Experiment on Smart Manufacturing Efficiency in Industry 5.0 | BIO Web of... bio-conferences.org/10.1051/bioconf/20248601062IoT and AI Integration An Experiment on Smart Manufacturing Efficiency in Industry 5 0 BIO Web of bio conferences 10 1051 bioconf 20248601062
- Organizational Challenges in Adoption and Implementation of Artificial Intelligence. challenges adoption... scholarspace.manoa.hawaii.edu/handle/10125/107083Organizational Challenges in Adoption and Implementation of Artificial Intelligence challenges adoption scholarspace manoa hawaii edu handle 10125 107083
| File size | 369.48 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis data historis kerusakan. Setiap mode kegagalan dinilai berdasarkanMetode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi, wawancara, dan analisis data historis kerusakan. Setiap mode kegagalan dinilai berdasarkan
SARI MUTIARASARI MUTIARA Perawatan berkala memperpanjang masa pakai mesin serta menghemat biaya penggantian dan perbaikan darurat. Selain itu, pemeliharaan ini memastikan mesinPerawatan berkala memperpanjang masa pakai mesin serta menghemat biaya penggantian dan perbaikan darurat. Selain itu, pemeliharaan ini memastikan mesin
IAIC PUBLISHERIAIC PUBLISHER Contoh-contoh ini menunjukkan bagaimana prinsip dan teknologi yang dieksplorasi dalam studi ini dapat mengatasi tantangan dan menggerakkan inovasi di berbagaiContoh-contoh ini menunjukkan bagaimana prinsip dan teknologi yang dieksplorasi dalam studi ini dapat mengatasi tantangan dan menggerakkan inovasi di berbagai
UNTAGUNTAG Studi ini menunjukkan tiga pendekatan pemodelan yang berbeda: pemodelan analitis, eksperimental dan numerik. Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahanStudi ini menunjukkan tiga pendekatan pemodelan yang berbeda: pemodelan analitis, eksperimental dan numerik. Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan
UNIBAUNIBA Sedangkan material yang dibutuhkan untuk poros ulir yaitu S 45 C. Untuk mengoperasikan alat ini menggunakan remote. Rancangan alat menunjukkan bahwa spesifikasiSedangkan material yang dibutuhkan untuk poros ulir yaitu S 45 C. Untuk mengoperasikan alat ini menggunakan remote. Rancangan alat menunjukkan bahwa spesifikasi
RCF INDONESIARCF INDONESIA Oleh karena itu, Sistem Informasi Manajemen dapat dipandang sebagai elemen strategis dalam mendukung kinerja dan keberlangsungan organisasi. Sistem InformasiOleh karena itu, Sistem Informasi Manajemen dapat dipandang sebagai elemen strategis dalam mendukung kinerja dan keberlangsungan organisasi. Sistem Informasi
POLBENGPOLBENG Berdasarkan hasil simulasi CFD, variasi double chine dengan sudut 10° memberikan performa hidrodinamika paling optimal dibandingkan desain tanpa chineBerdasarkan hasil simulasi CFD, variasi double chine dengan sudut 10° memberikan performa hidrodinamika paling optimal dibandingkan desain tanpa chine
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Sebaliknya, keterlambatan pengadaan suku cadang, kekurangan staf teknis yang terampil, dan celah dalam keahlian perawatan ditemukan melemahkan keandalanSebaliknya, keterlambatan pengadaan suku cadang, kekurangan staf teknis yang terampil, dan celah dalam keahlian perawatan ditemukan melemahkan keandalan
Useful /
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui telaah berbagai artikel dan buku akademikMetode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui telaah berbagai artikel dan buku akademik
JOURNALCENTERJOURNALCENTER 256 dan nilai p sebesar 0. 003, hasilnya menunjukkan bahwa pemasaran langsung secara signifikan dan positif memengaruhi niat pembelian kembali. Kualitas256 dan nilai p sebesar 0. 003, hasilnya menunjukkan bahwa pemasaran langsung secara signifikan dan positif memengaruhi niat pembelian kembali. Kualitas
JOURNALCENTERJOURNALCENTER Temuan ini mengindikasikan bahwa kesadaran merek merupakan faktor kunci dalam membentuk loyalitas konsumen Jamu Melydel, sementara citra merek dan persepsiTemuan ini mengindikasikan bahwa kesadaran merek merupakan faktor kunci dalam membentuk loyalitas konsumen Jamu Melydel, sementara citra merek dan persepsi
RISTEKRISTEK Dunia digital memberikan ketenangan, sementara kepercayaan dalam hubungan luring mendorong keterbukaan. Timbal balik yang melekat dalam Pendekatan PenetrasiDunia digital memberikan ketenangan, sementara kepercayaan dalam hubungan luring mendorong keterbukaan. Timbal balik yang melekat dalam Pendekatan Penetrasi