POLTEKTRANSSDP PALEMBANGPOLTEKTRANSSDP PALEMBANG

One moment, please...One moment, please...

Danau Rawa Pening merupakan sebuah danau yang terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dengan luas sekitar 2.670 hektar, danau ini mencakup wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru. Penelitian ini membahas perlengkapan keselamatan berdasarkan Peraturan Direktur No.: Land KP.3424/AP.402/DRJD/2020. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kesesuaian dan ketersediaan perlengkapan keselamatan pada kapal yang beroperasi di Pier Bukit Cinta dengan menggunakan metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, kondisi perlengkapan keselamatan pada motorboat yang beroperasi di Pier Bukit Cinta tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini disebabkan masih adanya kapal yang belum dilengkapi perlengkapan keselamatan serta terdapat perlengkapan yang tidak sesuai dan tidak memenuhi jumlah yang seharusnya. Oleh karena itu, diperlukan penambahan perlengkapan keselamatan pada setiap kapal yang beroperasi di Pier Bukit Cinta agar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan dan kesesuaian perlengkapan keselamatan pada motorboat yang beroperasi di Pier Bukit Cinta, Danau Rawa Pening, masih jauh di bawah ketentuan regulasi, dengan tingkat ketersediaan Life Jacket 52%, Life Buoy 6%, Whistle 35%, serta tidak ada Rocket Parachute dan Fire Bucket.Faktor utama yang menyebabkan rendahnya kepatuhan meliputi persepsi jarak tempuh yang dianggap cukup (42%), biaya perlengkapan yang tinggi (26%), kebiasaan tidak melengkapi perlengkapan (19%), dan persepsi risiko kecelakaan yang rendah (13%).Penelitian menyarankan beberapa strategi, antara lain pembelian kolektif, sistem penyewaan perlengkapan, dukungan subsidi atau bantuan keuangan dari pemerintah, serta pembiayaan melalui koperasi simpan pinjam untuk meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas skema pembelian kolektif dalam meningkatkan tingkat kepatuhan terhadap regulasi perlengkapan keselamatan pada kapal-kapal di Pier Bukit Cinta, misalnya dengan membandingkan tingkat pemenuhan regulasi sebelum dan sesudah implementasi skema tersebut. Selanjutnya, studi dapat mengevaluasi dampak sistem penyewaan perlengkapan keselamatan yang dikelola oleh pihak pelabuhan terhadap keinginan operator kapal untuk melengkapi perlengkapan yang diperlukan, termasuk analisis biaya manfaat dan persepsi keamanan pengguna. Selain itu, penelitian dapat meneliti peran subsidi pemerintah dan pembiayaan melalui koperasi simpan pinjam dalam mengurangi beban biaya bagi operator kapal, serta mengukur perubahan tingkat kepatuhan setelah penerapan bantuan keuangan tersebut, dengan memperhatikan variabel seperti tingkat penggunaan perlengkapan, persepsi risiko, dan keberlanjutan finansial operator.

Read online
File size327.12 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test