STIESTEKOMSTIESTEKOM

Dinamika: Jurnal Manajemen Sosial EkonomiDinamika: Jurnal Manajemen Sosial Ekonomi

Olahraga merupakan kebutuhan dasar untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan yang baik, serta berperan penting dalam pembangunan nasional. Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan menekankan pentingnya olahraga pendidikan, olahraga prestasi, dan olahraga rekreasi. Salah satu bentuk olahraga rekreasi yang populer di Kota Payakumbuh adalah senam aerobik, yang tidak hanya diminati untuk kebugaran tetapi juga sebagai kegiatan rekreasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi masyarakat berolahraga senam Aerobik di Kota Payakumbuh, dengan fokus pada kompetensi instruktur, kesadaran hidup sehat, dan fasilitas olahraga. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Kota Payakumbuh. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data primer dalam bentuk kuesioner dengan jumlah sampel penelitian adalah sebanyak 60 responden yang diambil berdasarkan teknik Random sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif dan analisa statistik inferensia dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbagai varian Partial Least Square (PLS). Model pengukuran atau outer model, uji model struktural atau inner model, dan uji hipotesis dengan bantuan Software Smart-PLS 4.0 sebagai alat uji. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi instruktur dan fasilitas berpengaruh signifikan terhadap motivasi masyarakat berolahraga senam Aerobik di Kota Payakumbuh. Sedangkan kesadaran hidup sehat tidak berpengaruh terhadap motivasi masyarakat berolahraga senam Aerobik di Kota Payakumbuh.

Berdasarkan hasil analisis data penelitian, dapat disimpulkan bahwa fasilitas berpengaruh terhadap motivasi masyarakat berolahraga senam Aerobic di Kota Payakumbuh.Kemudian kesadaran hidup sehat tidak berpengaruh terhadap motivasi masyarakat berolahraga senam Aerobik di Kota Payakumbuh.Terakhir, kompetensi instruktur berpengaruh terhadap motivasi masyarakat berolahraga senam Aerobik di Kota Payakumbuh.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat meneliti lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang mempengaruhi motivasi masyarakat berolahraga senam aerobik, seperti pengaruh dukungan sosial dari keluarga dan teman sebaya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi program-program intervensi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran hidup sehat dan mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan masyarakat dalam olahraga, misalnya melalui pengembangan aplikasi mobile yang menyediakan informasi, panduan, dan dukungan untuk berolahraga. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi masyarakat berolahraga senam aerobik, serta dapat dirumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga dan meningkatkan kualitas hidup.

  1. Pengaruh Kompetensi Instruktur, Motivasi, dan Lokasi Terhadap Kepuasan Pelanggan (Studi Kasus Studio... doi.org/10.31334/abiwara.v3i1.1840Pengaruh Kompetensi Instruktur Motivasi dan Lokasi Terhadap Kepuasan Pelanggan Studi Kasus Studio doi 10 31334 abiwara v3i1 1840
Read online
File size388.61 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test