WASTUKANCANAWASTUKANCANA

Jurnal TeknologikaJurnal Teknologika

Penggunaan gudang di bidang industri dan UMKM di Indonesia menjadi hal yang harus diperhatikan dengan serius. Kebanyakan sistem pergudangan masih menggunakan sistem manual seperti pengecekan kelembaban, suhu, dan pengecekan kadar gas pada gudang. Hal ini menjadi kurang efisien karena memerlukan waktu dan tenaga manusia untuk dilakukan secara berkala. Penggunaan secara manual menggunakan tenaga manusia memiliki kekurangan dari segi tenaga, efisiensi waktu, tingkat akurasi, dan pengeluaran biaya operasional untuk gaji karyawan. Oleh karena itu, dalam penelitian ini menjawab permasalahan di atas dengan membuat alat otomatiasasi berbasis mikrokontroler ESP32 untuk pengontrol penuh, sensor DHT-11 sebagai sensor suhu dan kelembaban, dan sensor MQ-135 sebagai sensor gas serta implementasi bahasa pemrograman Python untuk visualisasi data dari alat supaya bisa ditampilkan di laptop atau komputer untuk mempermudah pengguna untuk memantau keadaan gudang. Fungsi alat yang dibangun ialah untuk membaca, mengontrol, dan mengirimkan nilai sensor. Alat ini mampu membaca kelembaban, suhu, dan PPM gas serta dapat mengontrol aktuator seperti relay untuk mengaktifkan buzzer dan lampu sesuai dengan algoritma program yang ditanamkan pada ESP32. Pada hasil penelitian menunjukkan bahwa alat mampu membaca suhu dan kelembaban dengan persentase data-data error sebesar 6% dan membaca konsentrasi gas dengan persentase error 2% juga pada pengiriman data.

Kesimpulan dalam penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan alat otomatisasi berbasis mikrokontroler NodeMCU ESP32 untuk sistem kontrol gudang, yang memanfaatkan sensor DHT11 untuk pengukuran suhu dan kelembaban, serta sensor MQ-135 untuk deteksi gas.Sistem ini mencapai tujuan penelitian dengan baik melalui beberapa langkah sebagai berikut.Mikrokontroler NodeMCU ESP32 berhasil diterapkan sebagai kendali utama dalam sistem, yang mampu mengumpulkan data dari sensor DHT11 dan MQ-135 secara efektif.ESP32 berfungsi sebagai otak sistem, menghubungkan sensor dengan komputer server melalui jaringan Wi-Fi, memungkinkan pengumpulan data sensor secara real-time.Program berbasis C yang dikembangkan untuk NodeMCU ESP32 telah berhasil mengirimkan data dari sensor ke komputer server melalui jaringan Wi-Fi.Protokol UDP digunakan untuk mengirimkan data secara cepat dan efisien, meskipun dengan sedikit.Program Python yang menggunakan pustaka Matplotlib berhasil membuat antarmuka pengguna yang intuitif dan mampu memvisualisasikan data sensor secara real-time.Visualisasi ini menampilkan grafik suhu, kelembaban, dan kadar gas yang dipantau, sehingga mempermudah pengguna dalam memantau kondisi lingkungan gudang dengan jelas dan mudah dimengerti.Grafik dilengkapi dengan marker merah untuk menandai perubahan signifikan, dan latar belakang gelap serta grid yang mempermudah pembacaan data.Secara keseluruhan, sistem ini berhasil memenuhi tujuan penelitian dengan baik, memberikan solusi yang efisien untuk pemantauan kondisi gudang melalui sensor suhu, kelembaban, dan deteksi gas secara otomatis.Implementasi mikrokontroler NodeMCU ESP32, pemrograman berbasis C , serta visualisasi data menggunakan Python telah terbukti efektif dalam mempermudah pengelolaan gudang secara real-time.

Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru yang dapat dikembangkan: 1. Mengembangkan sistem kontrol gudang yang lebih canggih dengan menambahkan fitur-fitur tambahan, seperti sistem peringatan dini untuk kondisi gudang yang kritis, sistem pemantauan stok barang secara otomatis, dan sistem pengendalian suhu dan kelembaban yang lebih akurat. 2. Melakukan penelitian lebih lanjut tentang implementasi teknologi IoT dalam pengelolaan gudang, khususnya dalam hal efisiensi energi dan penghematan biaya operasional. Mempelajari dan menganalisis berbagai kasus studi sukses dalam penerapan IoT di industri gudang dapat menjadi dasar pengembangan sistem yang lebih optimal. 3. Mengkaji dan mengevaluasi kinerja sensor-sensor yang digunakan dalam sistem, seperti sensor DHT-11 dan MQ-135, untuk meningkatkan akurasi dan keandalan data yang diperoleh. Penelitian ini dapat dilakukan dengan melakukan kalibrasi ulang sensor, menguji sensitivitas dan responsivitas sensor, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja sensor dalam kondisi nyata.

  1. Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Teknologika | Jurnal Teknologika. vol jurnal teknologika skip main content... doi.org/10.51132/teknologika.v14i2Vol 14 No 2 2024 Jurnal Teknologika Jurnal Teknologika vol jurnal teknologika skip main content doi 10 51132 teknologika v14i2
  2. Prototype of Air Quality Sensor for Gas Pollutants Monitoring System in Industrial and Residential Estates... doi.org/10.25105/jetri.v19i1.9812Prototype of Air Quality Sensor for Gas Pollutants Monitoring System in Industrial and Residential Estates doi 10 25105 jetri v19i1 9812
  3. Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Berbasis IoT (Internet of Thing) pada Gudang Penyimpanan PT Sakafarma... doi.org/10.47233/jteksis.v5i4.943Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban Berbasis IoT Internet of Thing pada Gudang Penyimpanan PT Sakafarma doi 10 47233 jteksis v5i4 943
Read online
File size742.09 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test