AKPOLAKPOL

Tanggon KosalaTanggon Kosala

Pencurian sepeda motor adalah kejahatan yang menimbulkan kekhawatiran di masyarakat. Kejadian pencurian sepeda motor yang marak di wilayah hukum Polsek Dau dan Polres Malang mengganggu ketertiban umum dan mengganggu masyarakat. Polisi adalah penjaga masyarakat yang wajib menjaga ketertiban umum melalui fungsi Binmas dengan melaksanakan bimluh sebagai bentuk tindakan nyata untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pencurian sepeda motor. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena pencurian sepeda motor, menganalisis peran bimluh Bhabinkamtibmas, mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi peran bimluh, serta mengulas teori dan konsep yang relevan dalam mencegah pencurian sepeda motor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran bimluh Bhabinkamtibmas dalam mencegah pencurian sepeda motor belum dilaksanakan dengan semestinya. Ada 2 faktor yang mempengaruhi peran bimluh Bhabinkamtibmas, yaitu faktor internal, termasuk kurangnya kualitas dan kuantitas personel, serta faktor eksternal, seperti kurangnya kesadaran masyarakat dalam mencegah pencurian sepeda motor.

Secara keseluruhan, peran bimluh dalam mencegah tindak pidana pencurian sepeda motor telah dilaksanakan melalui hal-hal seperti coaching, counseling, pelatihan mitra ketertiban dan keamanan, serta membangun kemitraan dengan seluruh lapisan masyarakat.Namun, masih terjadi peningkatan tindak pidana pencurian sepeda motor di Polsek Dau dan Polres Malang.Sehingga, diperlukan peningkatan kemampuan, keinginan, dan tanggung jawab Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan tugas sehari-hari.Bhabinkamtibmas harus berdasarkan Perkap Nomor 21 Tahun 2007 dalam melaksanakan bimluh di masyarakat agar berjalan lancar dan berhasil.Dalam melaksanakan tugasnya, Bhabinkamtibmas memiliki dua faktor yang mempengaruhi pelaksanaan bimluh dalam mencegah tindak pidana pencurian sepeda motor.terdapat kekurangan personel Bhabinkamtibmas, dan sedikit anggota yang telah mengikuti pendidikan vokasional, sehingga metode yang digunakan oleh Bhabinkamtibmas tidak optimal, dan Bhabinkamtibmas harus lebih fokus pada sasaran bimluh terhadap pencurian sepeda motor di masyarakat Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.Faktor eksternal terdiri dari masyarakat Dau yang memiliki beragam kepentingan individu, sehingga Bhabinkamtibmas kesulitan memberikan bimluh secara merata kepada masyarakat.Kesadaran keamanan masyarakat dinilai rendah karena sering melakukan kelalaian dalam memarkir kendaraan bermotor.Keahlian pelaku pencurian sepeda motor merupakan faktor yang mempengaruhi peran Bhabinkamtibmas.Oleh karena itu, pimpinan kepolisian tidak boleh meremehkan fungsi teknis binmas yang memprioritaskan upaya preventif untuk mencegah tindak pidana, terutama pencurian sepeda motor, yang modus operandi-nya semakin berkembang di era globalisasi ini.

Berdasarkan hasil penelitian, berikut ini adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. 1. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya siskamling atau kegiatan patroli di setiap wilayah, dengan pemilihan dan pertimbangan anggota siskamling atau patroli yang teliti, terutama dengan memperkuat kegiatan siskamling. Selain itu, bagi orang yang ditugaskan menjaga di malam hari, dianjurkan untuk menerapkan sistem buka-tutup pada portal penjaga untuk menghindari potensi pencurian kendaraan bermotor.. 2. Perlu adanya peningkatan koordinasi dengan anggota kepolisian, RT, dan RW setempat. Meningkatkan kewaspadaan yang tepat dan tinggi di kalangan warga dan kepolisian dapat mencegah tindak pidana yang tidak diinginkan, terutama di wilayah Polsek Dau. Partisipasi aktif warga dapat dilibatkan melalui pembentukan kelompok mitra polisi yang fokus pada pemeliharaan ketertiban dan keamanan di wilayah masing-masing.. 3. Kapolsek Dau perlu menambah personel di wilayah yang dianggap rentan atau memiliki tingkat masalah yang tinggi dengan mengintensifkan patroli dan penjagaan serta meningkatkan frekuensi kegiatan analisis dan evaluasi dalam melaksanakan tugas. Selain itu, kekurangan personel dan pelaksanaan pendidikan vokasional Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kompetensi dari Bhabinkamtibmas yang disebutkan di Polsek Dau menjadi isu yang perlu disampaikan kepada Kapolsek untuk memperoleh tambahan personel dan pelaksanaan pendidikan vokasional. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bimluh kepada masyarakat di wilayah Polsek Dau dapat ditingkatkan secara lebih optimal.. 4. Metode dan sasaran yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas harus lebih tepat, di antaranya Bhabinkamtibmas harus fokus pada memberikan bimluh kepada siswa, penghuni kost, anak sekolah, dan pengemudi ojek online yang sering menyimpan sepeda motornya. Bhabinkamtibmas dapat memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, WhatsApp, dan TikTok untuk membuat konten tentang pencegahan pencurian sepeda motor sehingga masyarakat menjadi lebih waspada terhadap pencurian sepeda motor.. 5. Dianjurkan kepada Unit Binmas, terutama kepada Bhabinkamtibmas, untuk berkoordinasi dengan Aparat Desa untuk mencatat siapa saja yang masuk atau tinggal di kost-kostan, karena kebiasaan buruk masyarakat, yaitu membiarkan pendatang tanpa melapor kepada Kepala RT atau RW setempat, serta menambah spanduk tentang bahaya pencurian sepeda motor di wilayah rawan pencurian sepeda motor. Tujuannya adalah untuk menghindari potensi pencurian kendaraan bermotor.. 6. Dianjurkan kepada Kapolsek untuk memberikan penghargaan kepada Bhabinkamtibmas yang aktif, inovatif, dan berhasil mencapai prestasi. Di sisi lain, hukuman harus diberikan kepada mereka yang melakukan pelanggaran atau tidak mematuhi peraturan. Harapan ini dapat memotivasi Bhabinkamtibmas untuk meningkatkan kemampuan dan kinerjanya. Selain itu, juga dianjurkan untuk melakukan perbaikan pada fasilitas dan infrastruktur yang dimiliki Polsek Dau Polres Malang untuk mendukung kegiatan Bhabinkamtibmas dan mengoptimalkan anggaran yang tersedia.. 7. Perlu diadakan pertemuan analisis dan evaluasi secara rutin di Polsek, minimal sekali dalam sebulan, yang melibatkan seluruh Bhabinkamtibmas. Pertemuan ini juga harus melibatkan fungsi lain, seperti Sabhara, intel, dan penelitian, untuk memahami perkembangan kegiatan masyarakat, intelijen, dan kerentanan. Tujuan pertemuan ini adalah untuk mengetahui kegiatan masyarakat sesuai dengan kalender Kalimbas sebagai upaya preventif dan sebagai bentuk fungsi terpadu dalam mencegah gangguan terhadap Kalimbas.

  1. A Optimization of Direction Finder in Disclosing Cases of Threatening By Jatanras Unit, Criminal Research... journal.akpol.ac.id/index.php/tanggonkosala/article/view/1491A Optimization of Direction Finder in Disclosing Cases of Threatening By Jatanras Unit Criminal Research journal akpol ac index php tanggonkosala article view 1491
  2. Police Duties and Functions in Realizing Justice and Legal Certainty Under Police Law No. 2 Of 2002 |... doi.org/10.58344/jii.v3i6.4941Police Duties and Functions in Realizing Justice and Legal Certainty Under Police Law No 2 Of 2002 doi 10 58344 jii v3i6 4941
  3. Effectiveness of Bhabinkamtibmas Through the Online Binmas Application System Version 2 (Bos V2) in Reducing... journal.akpol.ac.id/index.php/tanggonkosala/article/view/1671Effectiveness of Bhabinkamtibmas Through the Online Binmas Application System Version 2 Bos V2 in Reducing journal akpol ac index php tanggonkosala article view 1671
  4. Effectiveness of The Role of the Criminal Office in using Restorative Justice to Improve the Settlement... doi.org/10.70526/tk.v13i1.1666Effectiveness of The Role of the Criminal Office in using Restorative Justice to Improve the Settlement doi 10 70526 tk v13i1 1666
Read online
File size791.32 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test