FOURIERFOURIER

Jurnal FourierJurnal Fourier

Volatilitas harga minyak mentah (ICP) memiliki dampak yang luas dan kompleks terhadap ekonomi Indonesia, memengaruhi pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, dan kesejahteraan sosial. Harga minyak mentah (ICP) mengalami tren penurunan selama tiga tahun terakhir setelah mengalami kenaikan yang signifikan pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis volatilitas pada harga minyak mentah pada periode tahun 2016-2024 serta melakukan peramalan harga minyak mentah (ICP) pada periode 2025. Penelitian ini menggunakan model TGARCH dalam analisis volatilitas dan peramalannya. Model terbaik untuk analisis volatilitas dan peramalan harga minyak mentah (ICP) adalah model TGARCH (1,2), dengan nilai MAPE sebesar 6,7%. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa harga minyak mentah (ICP) mengalami volatilitas yang cukup tinggi serta memiliki tren yang terus menurun di tahun 2025. Penurunan ICP berdampak pada pendapatan dan belanja negara. Selain itu, penurunan harga minyak mentah juga dapat berkontribusi pada pengurangan biaya produksi dan inflasi, yang berpotensi menurunkan suku bunga serta meningkatkan pasar saham. Di tengah situasi ini, pemerintah diharapkan dapat menemukan cara untuk meningkatkan penerimaan negara meskipun kondisi ICP sedang menurun.

Harga minyak mentah Indonesia (ICP) mengalami fluktuasi harga yang dinamis selama periode 2016 – 2024 yang disebabkan oleh beberapa faktor.Namun, hal ini paling banyak disebabkan oleh perkembangan harga minyak dunia di mana harga minyak dunia dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global serta permintaan dan ketersediaan pasokan minyak dunia.Hasil penelitian menunjukkan model TGARCH (1,2) merupakan model terbaik dalam menjelaskan volatilitas harga minyak mentah Indonesia (ICP).Model ini telah memenuhi kriteria pemilihan model terbaik di antara kandidat model lainnya.Model ini termasuk dalam kategori sangat akurat karena nilai MAPE pada analisis peramalan berada di bawah 10% yaitu 6,7%.Volatilitas minyak mentah (ICP) cenderung fluktuatif dan bergerak dalam rataan dan 2 kali standar deviasinya.Peramalan harga minyak mentah Indonesia (ICP) menunjukkan tren yang menurun dari Desember 2024 - November 2025.Hal ini menandakan bahwa tren menurun akan terus berlangsung selama tahun 2025 melanjutkan tren penurunan sebelumnya yang telah terjadi selama dua tahun terakhir.Penurunan harga minyak mentah dapat memengaruhi asumsi ICP dalam RAPBN 2025, dengan dampak signifikan pada pendapatan negara, belanja negara, defisit, dan pembiayaan anggaran.Jika ICP lebih tinggi dari asumsi, APBN mendapat keuntungan, tetapi jika lebih rendah, pendapatan negara, termasuk PPh migas dan PNBP SDA migas, berkurang.Dalam analisis sensitivitas Kementerian Keuangan, penurunan ICP sebesar US$1 dapat menurunkan pendapatan negara hingga Rp3,2 triliun dan PNBP Rp1,9 triliun.Di sisi belanja, perubahan ICP memengaruhi subsidi energi, DBH migas, serta anggaran pendidikan dan kesehatan.Namun, penurunan ICP juga membawa manfaat seperti pengurangan harga BBM, biaya produksi, dan inflasi, yang meningkatkan daya saing ekspor dan mendorong potensi penurunan suku bunga oleh BI, memberikan dampak positif pada sektor manufaktur, transportasi, dan properti.

Untuk meningkatkan akurasi peramalan harga minyak mentah Indonesia, penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor-faktor eksternal seperti gejolak geopolitik global, perubahan kebijakan energi, dan perkembangan teknologi energi alternatif. Selain itu, studi komparatif antara model TGARCH dengan model-model lain seperti ARIMA, GARCH, dan EGARCH dapat dilakukan untuk mengidentifikasi model mana yang paling efektif dalam memprediksi volatilitas harga minyak mentah. Terakhir, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penurunan harga minyak mentah terhadap sektor-sektor ekonomi tertentu, seperti industri manufaktur, transportasi, dan properti, serta menganalisis strategi mitigasi risiko yang dapat diterapkan oleh pemerintah dan pelaku industri.

  1. Analisis Sistem Antrian dengan Simulasi di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga | Jurnal Fourier. analisis... doi.org/10.14421/fourier.2019.82.57-64Analisis Sistem Antrian dengan Simulasi di Puskesmas Cebongan Kota Salatiga Jurnal Fourier analisis doi 10 14421 fourier 2019 82 57 64
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.47709/jebma.v4i1.3451One moment please one moment please wait request verified doi 10 47709 jebma v4i1 3451
  3. PREDICTION OF CRUDE OIL PRICES IN INDONESIA USING FOURIER SERIES ESTIMATOR AND ARIMA METHOD | BAREKENG:... ojs3.unpatti.ac.id/index.php/barekeng/article/view/12205PREDICTION OF CRUDE OIL PRICES IN INDONESIA USING FOURIER SERIES ESTIMATOR AND ARIMA METHOD BAREKENG ojs3 unpatti ac index php barekeng article view 12205
Read online
File size605.88 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test